Kategori
Argumentum in Absurdum

Cintanometer dan Couplepreneur

yongseo-couple

Hei kamu! Ya, kamu gadis manis yang suatu saat bakal jadi pendamping di sisa hidupku. Kamu yang sekarang entah sedang berada dimana, sedang apa, dan dengan siapa. Yang kehadiranmu belum terdeteksi oleh radarku.

Cintanometer. Oh. Andai teknologi ultra canggih ini benar-benar ada.

Hai kamu yang akan jadi ibu bagi anak-anak kita, kalau ada. Insya Allah, kamu seorang berkelamin berbeda denganku kan? Kalau sama, naudzubillah berarti.

Cintanometer. Andai gadget ini nyata, tak hanya fiksi seperti dalam cerpennya Kang Darwis Tere Liye. Aku tak sabar ingin mengidentifikasi siapa kamu sebenarnya.

Hei kamu yang akan sekamar dan pastinya akan seranjang bersama, sedang apa kamu malam ini? Semoga sedang tidak melakukan hal senonoh. Dan harusnya tidak, karena kan laki-laki baik untuk perempuan baik. Nah, aku kan baik. Kesimpulannya kamu pun baik hati dan tidak songong.

Apakah dalam kantong ajaibnya Doraemon ada alat yang bernama cintanometer ini? Apakah ada yang menjual cintanometer ini di Kaskus atau Tokobagus yang sekarang berganti jadi OLX?

Hei kamu yang akan menghiasi bangunku dengan rona senyum indahmu tiap pagi, apakah kita punya selera musik yang sama? Apakah dikau suka dengan Britpop dan K-Pop juga? Kalau kau suka kan kita bisa berduet karaoke, bahkan bergoyang bersama mungkin.

Membikin rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah. Membikin keluarga yang rahmatan lil tetangga. Membikin anak yang imut dan berbakti pada kita. Membikin banyak hal denganmu. Dan aku punya mimpi suatu saat bisa bikin restoran, kamu mau kan membantu membangun impian ini?

Oh andai cintanometer itu benar-benar ada. Aku cuma mau tahu, bukan tahu Sumedang ya. Aku mau tahu siapa couplepreneur-ku. Oh oh oh.

Ah kenapa aku jadi sok romantis gini. Gara-gara nonton variety show We Got Married mungkin. Duh.

Oleh Arif Abdurahman

Pekerja teks komersial, yang juga mengulik desain visual dan videografi. Pop culture nerd dan weeboo yang punya minat pada psikologi, sastra, dan sejarah.

45 tanggapan untuk “Cintanometer dan Couplepreneur”

Tinggalkan Balasan