Kategori
Anime

Alasan Titan Memakan Manusia di Shingeki no Kyoujin

Sejak pertama ditayangkan, Attack on Titan telah memukau penonton dengan dunianya yang gelap dan suram; terutama ketika para Titan mengancam untuk melahap seluruh populasi manusia. Selama bertahun-tahun, penggemar bertanya-tanya mengapa para raksasa ini makan manusia padahal mereka bahkan tak punya organ pencernaan.

Para Titan mendapatkan semua energinya dari sinar matahari, dan yang lebih misterius lagi, mereka tak pernah menyerang binatang. Manusia tampaknya menjadi satu-satunya makhluk hidup yang mereka serang.

Asal Muasal Titan

Leluhur bangsa Eldia, Ymir Fritz, membuat perjanjian dengan iblis yang kemudian memberinya kekuatan titan. Ketika Ymir meninggal dunia, kekuatan titan ini terpecah menjadi sembilan titan: Attack Titan, Female Titan, Armored Titan, Colossal Titan, Dancing Titan, Beast Titan, Jaw Titan, dan Quadrupedal Titan. Kesembilan titan ini, juga kemampuan untuk menjadi Titan, terus diwariskan di bangsa Eldia.

ymir attack on titan

Titan pada mulanya dimanfaatkan tenaganya untuk membangun jembatan, gedung, dan sebagainya. Namun, bangsa Eldia kemudian memanfaatkan Titan sebagai kekuatan militer. Dari sini, karena pecah beragam peperangan, Titan dari bangsa Eldia mulai melakukan tindak genosida terhadap bangsa lain, terutama pada Marley. Untuk membalas dendam, bangsa Marley mencuri 7 dari 9 Titan punya bangsa Eldia.

Raja Fritz, raja dari bangsa Eldia saat itu, kabur ke Pulau Paradise, dan melindungi kotanya dengan membangun 3 tembok yang terbuat dari Titan. Raja Fritz mengancam bila ada yang berani mengganggu Pulau Paradise maka dia akan membangunkan Titan yang ada di dalam dinding dan menghancurkan semuanya yang ada di bumi.

Kenapa Titan Memakan Manusia?

Alasan untuk perilaku aneh ini akhirnya terungkap pada Attack on Titan musim ketiga, meski petunjuk tentang itu sudah dimunculkan sejak musim kedua. Kebenaran aslinya bukan hanya mengerikan, tetapi juga sangat tragis: para Titan memakan manusia karena secara tak sadar mereka berharap bahwa salah satu korban mereka akan memiliki kekuatan pemindah atau Titan shifter – kekuatan yang memungkinkan mereka untuk berubah kembali menjadi manusia.

Petunjuk pertama untuk ini ditunjukkan ketika Ymir mengungkapkan identitas aslinya. Menurut Ymir, dia adalah Titan yang berkeliaran dan tak punya pikiran selama beberapa dekade sampai dia memakan Marcel, seorang Titan shifter dan teman Reiner, Annie dan Bertoldt. Setelah memakan Marcel, yang murni karena insting saja, ia segera mendapatkan kembali bentuk manusianya kembali.

Ymir menggambarkan ingatannya saat menjadi Titan sebagai “mimpi buruk yang panjang.” Sejak pengungkapan itu, penggemar telah berteori bahwa para Titan mencari manusia mengikuti keinginan bawah sadar untuk mendapatkan kembali bentuk manusia mereka dan, dengan demikian, bangun dari keadaan menyakitkan mereka.

Dengan informasi baru ini, para Titan menjadi makhluk yang simpatik dan tragis, sama sekali tidak seperti kesan jahat yang mereka tampilkan di musim pertama anime hit bikinan Wit Studio ini ketika para penggemar tak menyadari bahwa para Titan dulunya adalah manusia normal. Teori ini sepenuhnya dikonfirmasi pada bagian pertama musim ketiga ketika Rod Reiss berubah menjadi Titan terbesar yang terlihat di anime sejauh ini.

Bagaimana Titan Melihat Manusia?

Episode setelah transformasi Rod juga memberi penggemar sekilas tentang bagaimana para Titan melihat manusia. Ketika kamera mengambil perspektif Rod, dan mengungkapkan visi yang hanya melihat konsentrasi titik-titik bercahaya di kejauhan.

rod reiss attack on titan

Titan raksasa secara obsesif bergerak ke arah sumber cahaya yang memikat, seperti ngengat menuju nyala api, tak sadar dan tak menyadari fakta bahwa lampu-lampu itu benar-benar hidup, bernapas layaknya manusia.

Pengungkapan ini juga menjelaskan mengapa para Titan tertarik pada kota-kota besar yang berpenduduk, dan juga mengapa para Titan tidak sepenuhnya memakan manusia, sebaliknya, hanya memakan porsi yang mengandung cairan tulang belakang mereka.

Setelah Titan yang tak berotak akhirnya menemukan dan memakan cairan tulang belakang Titan shifter, Titan itu seperti yang terlihat ketika Armin memakan Bertoldt, yang akan berubah kembali menjadi manusia dan mendapatkan kembali kesadarannya, tetapi juga menjadi pewaris kekuatan shifter itu, seperti terlihat dalam praktik keluarga Reiss yang mewariskan kekuatan Founding Titan melalui kanibalisme.

Segala Jawaban Attack on Titan Akan Hadir di Final Season

Meski season 3 memang mengungkapkan banyak hal, itu tidak mengungkapkan semuanya. Pertanyaan masih muncul mengapa manusia tampak sebagai cahaya bersinar untuk para Titan. Beberapa orang berteori bahwa itu karena jalur yang secara tak terlihat menghubungkan semua Eldia, satu-satunya ras yang mampu menjadi para Titan.

Namun teori itu memiliki masalah sendiri, karena tak menjelaskan mengapa para Titan juga memakan non-Eldia, seperti sersan mayor Marley, Gross, yang terjadi di bagian kedua di musim ketiga.

attack on titan season finale

Bisa jadi non-Eldia juga terhubung, tapi itu tak mungkin mengingat mereka tak bisa berubah jadi Titan seperti yang bisa dilakukan oleh Eldia. Apa pun jawabannya, semua akhirnya akan terungkap di musim keempat dan terakhir Attack on Titan, yang akan tayang pada musim gugur 2020.

Oleh Arif Abdurahman

Pekerja teks komersial, yang juga mengulik desain visual dan videografi. Pop culture nerd dan weeboo yang punya minat pada psikologi, sastra, dan sejarah.

Satu tanggapan untuk “Alasan Titan Memakan Manusia di Shingeki no Kyoujin”

Berkomentarlah sebelum komentar dilarang