Kategori
Bahasa

20 Kata Kasar dan Makian dalam Bahasa Jepang

Dalam setiap bahasa, ada beberapa kata yang harus kita gunakan dengan sangat hati-hati. Terutama kata-kata umpatan.

Bahasa Jepang tak berbeda. Perbedaan besar dalam huruf, aksen, dan budaya Jepang dapat menyebabkan lebih banyak kebingungan daripada biasanya. Namun jangan salah paham tentang pentingnya mengetahui kata-kata umpatan Jepang yang paling umum, jika kita serius ingin mempelajari bahasa ini.

swear word japan
Foto: GAHAG

Langkah pertama adalah mempelajari kata-kata umpatan dasar dalam bahasa Jepang sehingga kita dapat belajar menghindarinya (atau menggunakannya saat diperlukan). Jika kita baru mulai belajar bahasanya, jangan khawatir tentang menguasai huruf pada awalnya. Kenali bunyi dan definisinya terlebih dahulu, kemudian sisanya akan mengikuti.

1. ば か (Baka)

Arti: Bodoh

Bodohadalah kata ofensif yang cukup umum yang biasa digunakan banyak bahasa lainnya. Beberapa orang mungkin memperdebatkan apakah baka termasuk kata makian atau bukan. Baka masih bisa berada di sisi aman dalam banyak kasus.

2. う ざ い (Uzai)

Arti: Mengganggu

Uzai adalah kata yang tepat untuk menggambarkan orang-orang yang merepotkan kita sampai bikin pusing. Ini juga bisa berarti berisik, yang mungkin membuat kesal. Jika kita ingin menerapkan beberapa penekanan padanya, akhiri uzai dengan ‘e’ yang panjang, yaitu uzaeee, dan ini berarti mengatakan bahwa ‘seseorang sangat menjengkelkan’.

3. わ る が き (Warugaki)

Arti: Bocah

Warugaki kemungkinan adalah kata yang akan kita gunakan untuk seseorang yang lebih muda dari kita. Ketika kita memiliki anak yang menjengkelkan, kita dapat menggunakan kata ini.

4. ぶ す (Busu)

Arti: Wanita jelek

Bukan jenis kata yang ingin kita gunakan untuk orang asing, tetapi jika kita bercanda dengan teman masih mungkin. Apa pun pilihannya, sebaiknya kita mengetahui hal ini.

5. 奴 (Yatsu)

Arti: Lelaki

Sekilas, kita mungkin bingung, apa hubungan kata lelaki dengan kata-kata makian Jepang? Sebenarnya, ada nuansa Jepang yang berbeda dengan budaya lain. Kata yatsu dapat memiliki konotasi negatif yang digunakan sebagai cara merendahkan untuk menempatkan orang lain di bawah level kita.

6. ち く し ょ う (Chikushō)

Artinya: Oh sial!

Kata ini tidak ditujukan kepada seseorang, tetapi kemungkinan digunakan saat kita lupa membawa sesuatu atau terlambat berangkat.

Di sisi lain, kata ini tidak selalu harus digunakan untuk situasi negatif. Tidak jarang menggunakan chikusho ketika sesuatu yang hebat terjadi, seperti ketika tim sepak bola favorit kita bangkit dari kekalahan.

7. ど け! (Doke)

Artinya: Minggir!

Bayangkan kita terlambat ke kantor atau berkencan, dan kita mencoba melewati jalur kereta bawah tanah sebelum pintu ditutup. Gunakan doke untuk memberi tahu orang-orang agar menyingkir.

8. てめぇ (Teme)

Arti: Kamu

Kata ini secara teknis bukanlah kata makian. Namun kata ini termasuk dengan kata-kata makian, karena sangat kasar dan informal.

9. く そ く ら え (Kusokurae)

Arti: Makan Tai

Sekarang kita mulai mengarahkan beberapa kata makian Jepang yang ditujukan buat orang lain. Kita harus menggunakan kata-kata ini dengan lebih hati-hati. Sudah cukup jelas. Kuso artinya tai, jadi kita menambahkan kata lain kurae yang berarti makan.

10. ば か や ろ う (Bakayarou)

Arti: Idiot

Baka artinya bodoh. Bakayarou hanyalah satu level lebih tinggi dari itu, menekankan betapa bodohnya seseorang.

11. し ん じ ま え (Shinjimae)

Arti: Mati / Pergi ke neraka

Shinjimae adalah makian pamungkas yang kita gunakan saat kita muak dengan seseorang dalam sebuah percakapan. Kita juga tak bisa mencapai kesepakatan atau resolusi, dan jalan satu-satunya adalah memakai umpatan ini.

12. ち く し ょ う (Chikushou)

Artinya: Bangsat

Terjemahan literal untuk ini adalah: orang yang tercela. Mengingat kerumitan kata, kita dapat menggunakan ini dalam beberapa cara berbeda bergantung pada konteksnya. Chikushou juga bisa berarti ‘sial’ atau ‘omong kosong’ jika digunakan tiba-tiba setelah peristiwa yang mengejutkan.

13. く そ (Kuso)

Arti: Setara umpatan anjing

Kuso adalah cara yang lebih umum untuk mengumpat dibandingkan dengan chikusho. Dan seperti chikushou, ini adalah kata serbaguna yang dapat digunakan dengan berbagai cara. Fakta menarik, itu adalah salah satu kata paling populer untuk digunakan oleh orang asing dan pelajar baru Jepang.

14. ふ ざ け る な (Fuzakeruna)

Arti: Jangan main-main

Kata na digunakan untuk meniadakan sebuah kata. Fuzakeru berarti membodohi atau mengacau. Fuzakeruna secara harfiah berarti ‘jangan main-main’ dengan saya. Jika digunakan secara agresif terhadap seseorang, itu juga bisa berarti semacam makian ‘goblog anjing!’.

15. だ ま れ こ の や ろ う (Damarekonoyarou)

Arti: Tutup mulutmu bajingan!

Jika damare masih kurang, kita dapat menyisipkan konoyarou, yang berarti bajingan, untuk menambahkan sedikit bumbu ke dalamnya.

16. や り ま ん (Yariman)

Arti: Pelacur

Kata yang sangat menyinggung, terutama terhadap wanita. Tidak ada bedanya di Jepang, dan bersiaplah untuk menghadapi beberapa reaksi agresif jika digunakan secara tak benar terhadap seseorang. Apalagi jika kita tidak tahu siapa mereka.

17. く た ば れ (Kutabare)

Arti: Mati kau

Kata makian yang bagus yang ada di hampir semua bahasa. Itu adalah bentuk perintah dari kata kerja kutabaru, yang berarti mati, dan seperti beberapa kata lain di daftar ini, sangat buruk sehingga sering disensor di media Jepang.

18. 死 ね え (Shinee)

Arti: Mati!

Kita benar-benar tidak bisa lebih ofensif dari kata makian Jepang ini. Kecuali jika kita menggunakannya sebagai lelucon, ini dapat merusak persahabatan.

19. ケツメド野郎 (Ketsumedoyarou)

Arti: Bajingan

Kata kuso dan yarou sudah disebut sebelumnya, dan meskipun tak seburuk kelihatannya, kata-kata itu bisa dibumbui menjadi sesuatu yang cukup eksplosif seperti pada ketsumedoyarou.

Sering disensor di media, karena kata ini menggabungkan ketsu (pantat), medo (lubang) dan yarou (brengsek / bajingan) menjadi satu kata yang dijamin bakal memulai perkelahian. Yang ini juga mungkin lebih umum di anime daripada di kehidupan nyata.

20. まんこ (Manko)

Arti: Memek

Ini bahkan bukan kata-kata sumpah serapah karena sangat tabu. Saat kata ini keluar dari mulut kita, tidak ada kata mundur; hidup kita akan berubah, kemungkinan besar menjadi lebih buruk.

Ingat kata untuk yariman sebelumnya? Man dalam yariman berasal dari kata manko, yang secara harfiah berarti seseorang yang memberikan manko mereka. Pada dasarnya orang-orang tidak menggunakannya, terutama di depan kelompok campur lelaki-perempuan, meskipun kita mungkin mendengar teman pria dekat melemparkannya.

3 tanggapan untuk “20 Kata Kasar dan Makian dalam Bahasa Jepang”

Dulu, waktu ada sensei. Sering banget di katain "Baka Ie" sakit cuy hati gue.. wkwkwk tapi beliau baik sih, mungkin kesel kali yah sering di ajarin cuma kitanya yng sering nggak 'dong'.. hehehe

Tinggalkan Balasan