Kategori
Hype

Adamantium, Mithril, dan Orichalcum: Ragam Logam Fantasi

Dalam kehidupan nyata, logam atau metal adalah salah satu unsur dalam tabel periodik yang termasuk dalam salah satu golongan / kolom tertentu dan memiliki kisi kristal jenis tertentu dengan elektron bebas.

Dalam fiksi, terutama fantasi, logam adalah benda berkilau yang punya sifat luar biasa seperti kekuatan super, ringan, tahan sihir, dan sebagainya, sering kali tidak menyerupai logam mana pun yang ditemukan dalam tabel periodik.

Logam yang rapuh, mudah terbakar, bereaksi keras dengan air atau udara, atau tidak berguna untuk menempa pedang dan perisai tidak pernah muncul dalam fantasi, meskipun ada banyak hal seperti ini di kehidupan nyata, misalnya merkuri.

Jenis logam yang sering ada dalam kiasan fantasi adalah yang “berkilau dan menakjubkan”. Jenis metal fantasi yang paling sering ditemui ini adalah:

1. Adamantium

Adamantium, juga dikenal sebagai adamantine, adamantite atau adamant, adalah metal fantasi terkenal di komunitas budaya pop. Ini sangat terkenal karena terikat pada kerangka dan cakar tulang dari karakter X-Men Wolverine.

Namanya berasal dari kata Yunani ‘adamas’, yang berarti ‘berlian.’ Nama itu masuk akal, karena logam ini sekeras berlian dan jauh lebih kuat dan tangguh dibandingkan dengan berlian sebenarnya. Jika adamantium tidak dideskripsikan sebagai benar-benar tidak bisa dihancurkan dan memiliki sifat yang lebih membumi, adamantium secara kasar menyerupai logam tungsten dan renium di dunia nyata.

2. Mithril

Ini adalah logam ringan, sangat kuat dan keperakan yang juga menggunakan berbagai ejaan termasuk mithral, mythral dan mythril. Logam fantastik ini sebanding dengan logam titanium dunia nyata.

Nama ini dibuat dari bahasa fiksi Sindarin, dan berarti ‘kilau perak’. Mithril pertama kali muncul dalam karya terkenal J.R.R. Tolkien, Lord of the Rings sebagai ‘Infinity Plus One Metal’, tetapi dalam contoh-contoh (pasca-Tolkien), Mithril sebenarnya hanya dianggap sebagai logam ajaib tingkat menengah, yang berada di atas baja tetapi di bawah adamantium yang perkasa.

3. Orichalcum

Logam ini pertama kali muncul dalam mitos Atlantis versi Plato. Juga dieja sebagai orichalcon, orihalcon atau orichalc, nama ini berarti ‘tembaga gunung’ dalam bahasa Yunani, dan memang, warna ini sering muncul sebagai warna tembaga atau perunggu.

Orichalcum dianggap logam fantasi yang cukup dinamis karena propertinya sangat bervariasi. Kadang-kadang sifat utama orichalcum terletak pada kekuatannya, nilainya yang tinggi, superkonduktivitas suhu ruangannya, atau ketahanannya yang ajaib. Juga, terkadang orichalcum dikatakan mengapung.

Oleh Arif Abdurahman

Pekerja teks komersial, yang juga mengulik desain visual dan videografi. Pop culture nerd dan weeboo yang punya minat pada psikologi, sastra, dan sejarah.

Berkomentarlah sebelum komentar dilarang