12 Anime Coming-of-Age Penuh Gejolak Jiwa dan Rasa

Tumbuh dewasa sering kali penuh dengan peristiwa yang akhirnya membentuk siapa diri kita. Coming-of-age adalah cerita yang berfokus pada pertumbuhan karakter dan peralihan dari masa kanak-kanak menjadi dewasa.

Serial coming-of-age biasanya lebih mengutamakan pengembangan karakter daripada elemen cerita lainnya. Selain itu, mereka juga menunjukkan bagaimana karakter berinteraksi dengan orang lain, atau bagaimana mereka bereaksi terhadap lingkungan atau masyarakat baru.

Kita menyukai anime coming-of-age karena mengingatkan kita akan kegembiraan dan keajaiban masa kanak-kanak, atau menunjukkan kepada kita pengalaman yang dapat membantu kita untuk terus tumbuh! Jadi, tanpa basa-basi lagi, berikut 10 serial anime coming-of-age yang akan menghangatkan hati!

1. Beck

beck anime
  • Episode: 26
  • Genre: Comedy, Drama, Music, Slice of Life
  • Studio: Madhouse

Kehidupan membosankan Koyuki mulai berubah setelah dia menyelamatkan seekor anjing yang tampak aneh. Anjing ini dimiliki oleh seorang musisi rock bernama Ryuusuke yang mendorong Koyuki untuk belajar gitar.

Perlahan, Koyuki menjadi tertarik dengan musik rock Barat dan akhirnya bergabung dengan band baru Ryuusuke bernama Beck. Kehidupan Koyoki berubah saat Beck mengincar ketenaran dan pengakuan di Jepang dan Amerika Serikat.

2. Hachimitsu to Clover (Honey and Clover)

Hachimitsu to Clover (Honey and Clover) anime
  • Episode: 24
  • Genre: Comedy, Drama, Romance, Slice of Life
  • Studio: J.C. Staff

Serial anime coming-of-age ini mengikuti kisah mahasiswa Yuuta, Takumi, dan Shinobu, yang semuanya tinggal di kompleks apartemen yang sama. Mereka bertemu dengan seniman mungil namun berbakat bernama Hagu dan seorang pembuat tembikar cantik bernama Ayumi.

Mereka berlima melewati keadaan dan tantangan yang berbeda, dari cinta segitiga, cinta tak berbalas, rencana setelah kuliah, mencari pekerjaan, tujuan pribadi dan mengejar kesuksesan dan kebahagiaan.

3. Nana

nana anime
  • Episode: 47
  • Genre: Comedy, Drama, Music, Romance, Slice of Life
  • Studio: Madhouse

Nana Osaki adalah vokalis band punk rock. Dia berangkat ke Tokyo untuk mengejar karir profesional di bidang musik. Sementara itu, Nana Komatsu pindah ke Tokyo untuk menemukan tujuannya sendiri dan mengejar pacarnya.

Kedua Nana ini bertemu di kereta saat bepergian ke Tokyo untuk mengejar tujuan mereka sendiri. Setelah mereka menjadi teman sekamar di sebuah apartemen, mereka menjadi dekat satu sama lain meskipun kepribadian dan prinsip mereka berbeda. Persahabatan mereka tumbuh saat kedua Nana ini saling mendukung dalam mengejar impian, cinta, dan kebahagiaan mereka sendiri.

Baca juga: Rekomendasi 10 Anime Shoujo Terbaik

4. Nodame Chantable

Nodame Cantabile anime
  • Episode: 23
  • Genre: Comedy, Drama, Romance, Music
  • Studio: J.C. Staff

Chiaki adalah seorang musisi arogan dan perfeksionis yang bermimpi pergi ke Eropa tetapi terjebak di Jepang karena ketakutannya terhadap pesawat terbang dan laut. Lalu ada Megumi, yang dikenal sebagai Nodame, seorang siswa piano dengan nada sempurna tetapi juga dikenal karena perilakunya yang eksentrik.

Lewat gabungan kedua karakter ini, kita akan mendapatkan kisah romantis, musik, dan mimpi yang mengharukan. Hubungan mereka diuji ketika mereka menghadapi cobaan yang berbeda dan bertemu saingan baru.

5. Clannad After Story

Clannad After Story anime
  • Episode: 24
  • Genre: Comedy, Drama, Romance, Slice of Life
  • Studio: Kyoto Animation

Hidup terus berlanjut untuk Tomoya dan Nagisa, yang lulus dari sekolah menengah. Mereka memutuskan untuk membawa hubungan mereka ke tingkat yang sama sekali baru dengan memulai keluarga. Namun, pasangan ini dihadapkan dengan tantangan yang berbeda di sepanjang jalan.

Sekuel coming-of-age Clannad yang emosional ini berfokus pada bagaimana Tomoya mulai memahami tanggung jawab yang diperoleh seseorang saat tumbuh dewasa, dan pentingnya keluarga.

Baca juga: 10 Anime Romantis Sekolah Menengah Bikin Baper

6. Anohana: Ano Hi Mita Hana no Namae wo Bokutachi wa Mada Shiranai.

Anohana anime Ano Hi Mita Hana no Namae wo Bokutachi wa Mada Shiranai
  • Episode: 11
  • Genre: Drama, Romance, Supernatural
  • Studio: A-1 Pictures

Sekelompok teman masa kecil terpisah ketika salah satu dari mereka, Menma, meninggal dalam kecelakaan. Tiba-tiba, arwah Menma muncul pada pemimpin kelompok tadi, Jintan. Dia menjangkau teman-teman masa kecilnya yang terasing untuk membantu Menma mengingat keinginannya yang terlupakan.

Rasa sakit, perasaan tersembunyi, konflik internal, dan rasa bersalah mereka kemudian terungkap saat kelompok tersebut berusaha memenuhi keinginan terakhir Menma. Mereka saling membantu Menma, juga diri mereka sendiri.

7. Sakamichi no Apollon (Kids on the Slope)

Sakamichi no Apollon (Kids on the Slope) anime
  • Episode: 12
  • Genre: Drama, Romance, School, Music
  • Studio: MAPPA

Pianis klasik Kaoru pindah ke Kyushu untuk tinggal bersama kerabatnya selama tahun pertamanya di sekolah menengah. Kaoru yang terbiasa pindah dari tempat yang berbeda karena pekerjaan ayahnya, menyebabkan dia menjadi seorang introvert.

Hidupnya mulai berubah ketika Kaoru bertemu dengan seorang berandalan bernama Sentarou, yang sangat mencintai musik jazz. Keduanya memulai sesi jazz setelah sekolah bersama dengan teman sekelas mereka Ritsuko, ayahnya dan seorang mahasiswa bernama Junichi.

8. Chihayafuru

Chihayafuru anime
  • Episode: 25
  • Genre: Drama, School, Sport, Slice of Life
  • Studio: Madhouse

Chihaya tidak memiliki mimpinya sampai dia bertemu Arata, yang memperkenalkannya pada karuta, permainan kartu Jepang. Bersama Taichi, ketiganya menghabiskan masa kecil mereka bermain karuta dan bahkan membentuk tim mereka sendiri untuk sebuah kompetisi.

Karena keadaan tertentu, mereka terpisah saat mereka tumbuh dewasa. Chihaya bertemu kembali dengan Taichi di sekolah menengah dan mereka membentuk klub karuta. Selain bertujuan agar klubnya menjadi nomor satu, Chihaya juga bertujuan untuk menjadi pemain karuta terbaik di dunia dan bertemu Arata sekali lagi.

9. Gin no Saji (Silver Spoon)

Gin no Saji (Silver Spoon) anime
  • Episode: 11
  • Genre: Drama, School, Slice of Life
  • Studio: A-1 Pictures

Serial anime coming-of-age ini menunjukkan penyesuaian Yuugo dengan lingkungan barunya, sebuah sekolah menengah pertanian. Ketika Yuugo pindah ke pedesaan untuk menghindari masalah keluarga, dia yakin dia akan berhasil di sekolah barunya. Namun, ketika kelas dimulai, ia berjuang untuk memahami dunia pertanian yang menantang dan keras.

Selain tidak tahu tentang kehidupan pedesaan, Yuugo juga tidak yakin apa yang ingin dia lakukan di masa depan. Seiring berjalannya seri, ia bertemu teman-teman yang membantunya di sepanjang jalan dan belajar nilai kerja keras.

10. Free!: Eternal Summer

free anime kyoto animation
  • Episode: 13
  • Genre: Drama, School, Sports, Slice of Life
  • Studio: Kyoto Animation

Anggota Klub Renang Iwatobi kembali lagi di anime Free!, dan sekarang mereka memulai tahun terakhir sekolah menengah mereka. Sementara para anggota berjuang dengan rencana individu mereka untuk masa depan, tim juga harus merekrut anggota baru untuk klub mereka dan melanjutkan kompetisi mereka dengan harapan masuk ke turnamen nasional.

Baca juga: 10 Anime dari Studio Kyoto Animation

11. 3 gatsu no Lion (March Comes In Like a Lion)

march comes in like lion
  • Episode: 22 (S01), 22 (S02)
  • Genre: Drama, Seinen, Slice of Life
  • Studio: Shaft

Rei Kiriyama merupakan seorang pemain shogi profesional yang hidup sendiri. Ia memiliki sifat depresif dan melankolis, yang di awal, tampak terisolasi dan terpisah dari orang lain di sekitarnya.

Serial ini mengikuti kehidupannya yang kemudian berkenalan dengan keluarga Kawamoto, utamanya tiga bersaudara perempuan yang hangat dan bersemangat. Dari sini timbul kisah tentang pertumbuhan dalam menghadapi depresi.

Baca juga: 12 Anime dari Studio Shaft

12. Wonder Egg Priority

wonder egg priority anime
  • Episode: 13
  • Genre: Drama, Fantasy, Psychological
  • Studio: CloverWorks

Menyusul bunuh diri sahabat dan satu-satunya sahabatnya, Ai Ooto dibiarkan bergulat dengan realitas barunya. Dengan tidak ada yang tersisa untuk hidup, dia mengikuti instruksi dari entitas misterius untuk membeli telur ajaib, Wonder Egg.

Setelah memecahkan telur di dunia mimpi, Ai ditugaskan untuk menyelamatkan orang-orang dari kesulitan yang menghadang mereka. Ia bertemu dengan tiga gadis lainnya, yang melakukan misi serupa.

Saat trauma masa lalu, penyesalan yang tak terlupakan, dan ketakutan menetas di dunia aneh Wonder Egg Priority, gadis-gadis itu menemukan berbagai perjuangan batin yang menyiksa umat manusia dan menyelamatkan mereka dari ketakutan terburuk mereka.

4 pemikiran pada “12 Anime Coming-of-Age Penuh Gejolak Jiwa dan Rasa”

  1. Iseng cari tahu lebih lanjut tentang Silver Spoon, ternyata itu karya lain dari si pembuat Fullmetal Alchemist, Hiromu Arakawa. Jadi pengin coba tonton nantilah.

    Sekitar 2-3 bulan lalu akhirnya berhasil nuntasin 3 Gatsu. Mengingat musim pertamanya cukup lambatt dan aura melankolis protagonisnya kuat banget sampai bikin nular, saya beberapa kali memilih jeda. Baru deh di musim kedua terasa lebih asyik. Kelar nonton entah kenapa saya berharap di dunia nyata bisa ketemu orang-orang semacam keluarga Kawamoto. Haha. Apalagi Kak Airi. Enaknya ini anime, di tiap episodenya juga dikasih tau itu chapter berapa, jadi buat lanjut baca komiknya gampang.

    Balas
    • Iya Silver Spoon salah satu proyek manga dari Arakawa, desain karakternya juga mirip Fullmetal Alchemist. Ada lagi Arslan Senki, tapi itu adaptasi dari novel jadul, Arakawa bikin manga dan udah ada animenya juga.

      3-gatsu no Lion emang mantap. Ciri khas dari Studio Shaft emang bener2 adaptasi langsung dari manga, sekaligus ditambah efek simbolisme ala studio itu.

      Balas
      • Eh, baru sadar, kenapa saya kemarinan ketik namanya Airi. Aturan Akari. Airi mah cewek di anime Boku Dake. Haha.

        Sip deh. Boleh juga nanti ditambah ke daftar tontonan itu anime Arslan.

        Balas

Tinggalkan komentar