Kategori
Bandung

Ngaleut Toko Buku Bandung Tempo Dulu

Dalam Ngaleut Toko Buku dan Percetakan Tempo Dulu, kita akan menyusuri jejak beberapa toko buku dan percetakan yang pernah dan mungkin masih ada di Kota Bandung.

Kategori
Bandung

Momotoran ke Situ Malabar

Situ Malabar adalah sebuah danau buatan yang berada di kawasan perkebunan Kertamanah, Pangalengan. Berlokasi di atas sebuah bukit, berada dekat dengan perkebunan kopi dan sayur milik salah seorang warga Kertamanah yang juga pemilik Kopi Malabar.

Kategori
Bandung

Ngaleut Helen Sukanta

Diterbitkan oleh The Panasdalam Publishing di ujung tahun 2019, Helen dan Sukanta adalah novel berlatar era kolonial yang ditulis oleh Pidi Baiq. Roman ini bercerita tentang hubungan percintaan penuh tantangan antara kedua tokohnya: Helen, anak seorang pengusaha Belanda yang tinggal di kawasan Ciwidey dan selalu merasa kesepian karena tidak ada teman bermain, dan Sukanta, seorang pemuda kelahiran Cicadas yang bersama ibunya terpaksa pindah ke Ciwidey setelah ayahnya yang bergabung dengan kelompok revolusioner ditangkap dan dieksekusi oleh tentara Belanda.

Kategori
Bandung

Ngaleut Gereja Katedral Bandung

Terletak di Jalan Merdeka, gereja ini menjadi saksi bisu sejarah Keuskupan di Bandung yang dibangun sepanjang tahun 1921. Gereja Katedral Santo Petrus menjadi gereja tertua di Kota Bandung yang masih berdiri

Didesain oleh arsitek C.P. Wolff Schoemaker dan dibangun oleh ahli bangunan M. Kunst itu pun lalu dipersembahkan kepada Santo Petrus atau Pastor P.J.W. Muller SJ sehingga kini disebut Gereja Katedral Santo Petrus. Katedral ini diberkati oleh Mgr. Luypen pada 19 Februari 1922.

Kategori
Bandung

Workshop Pemetaan Warisan Budaya Curug Dago

Di Curug Dago terdapat warisan cagar budaya yang bernilai namun kurang terkenal. Sebagai jalan untuk mengenalkannya dibutuhkan pemetaan potensi wisata di kawasan tersebut.

Kategori
Bandung

Cagar Budaya Indonesia Menangkal Gegar Bahaya

Merancang seminar atau lokakarya soal cagar budaya jadi terlihat gampang, tinggal undang akademisi atau tenaga ahli dan siapkan tempat untuk presentasi. Dibuat pusing ketika Ibu Profesional Bandung meminta Komunitas Aleut merancang cara edukasi soal cagar budaya dan sejarah di Kota Bandung, namun pesertanya bocah-bocah. Karena kebanyakan kami belum berkeluarga, mengurus anak adalah pengalaman tak terbayangkan.

Tentu, tidak ada PowerPoint berisi paparan definisi, konsep, peraturan pemerintah atau kajian ilmiah soal cagar budaya. Orang dewasa saja seringnya ngantuk. Jadi yang dibutuhkan adalah taman terbuka, beragam permainan, berbagai sorak dan nyanyian, seni bercerita dan tak lupa foto-foto bangunan cagar budaya yang diedit warna-warni.