Kisah Putri Kaguya

kaguya hime

Dari penceritaan ulang lewat The Tale of the Princess Kaguya (2013) oleh Isao Takahata dari Studio Ghibli sampai sebagai inspirasi romcom berlatar modern Kaguya-sama: Love is War, atau bahkan sering jadi karakter dalam manga dan anime, seperti yang menjadi raja terakhir di Naruto, Kisah Pemotong Bambu, juga dikenal sebagai Putri Kaguya, dianggap sebagai salah satu narasi Jepang tertua.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Seratus Tahun Pengampunan” Karya Clarice Lispector

eugenia uniflora fruits

Seseorang yang tidak pernah mencuri tidak akan mengerti diriku. Dan seseorang yang tidak pernah mencuri mawar tidak akan pernah bisa mengerti diriku. Ketika aku masih kecil, aku mencuri mawar.

Di Recife ada banyak sekali jalan. Di jalan-jalan orang kaya berjajar istana-istana mungil yang dibangun di tengah-tengah taman luas. Temanku dan aku suka bermain mengaku-aku milik siapa istana kecil tadi. “Yang putih itu punyaku.” “Tidak, aku sudah bilang yang putih itu punyaku.” “Tapi yang ini enggak putih semua. Jendelanya hijau.” Kadang kami menghabiskan waktu yang lama seharian dengan wajah menempel di pagar, memandangi.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Sang Korban” Karya Junichiro Tanizaki

tato jepang yakuza geisha

Hal-hal ini terjadi pada sebuah masa saat kebajikan adiluhung, tingkah laku tak keruan, masih berkembang, ketika pergulatan tanpa henti untuk eksistensi seperti hari ini belum dikenal. Wajah para aristokrat muda dan tuan tanah tidak menggelap oleh awan apa pun; di istana para pelayan kehormatan dan gundik agung selalu menyunggingkan senyum di bibir mereka; pekerjaan badut dan peracik teh profesional dijunjung tinggi; hidup begitu damai dan penuh sukacita. Di teater dan dalam tulisan-tulisan pada waktu itu, keindahan dan kekuatan digambarkan sebagai suatu yang tak terpisahkan.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Naga Cina” Karya Jorge Luis Borges

china dragon

Kosmogoni Tiongkok mengajarkan bahwa Sepuluh Ribu Hal atau Arketip (dunia) lahir dari konjungsi berirama dari dua prinsip abadi yang saling melengkapi, yin dan yang. Yang termasuk yin adalah konsentrasi, kegelapan, kepasifan, angka genap, dan dingin; sementara yang, pertumbuhan, cahaya, aktivitas, angka ganjil, dan panas. Simbol yin adalah perempuan, bumi, warna oranye, lembah, dasar sungai, dan harimau; yang, laki-laki, langit, biru, gunung, pilar, naga.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Kematian Seorang Teolog” Karya Jorge Luis Borges

van_goghs_bedroom_in_arles

Para malaikat menuturkan kepadaku bahwa ketika Melancthon wafat, dia diberi sebuah rumah yang menyerupai rumahnya di dunia ini. (Hal ini terjadi pada kebanyakan para pendatang baru di alam baka pada awal kedatangan mereka – itu sebabnya mereka tidak menyadari kematian mereka dan mengira masih berada di alam dunia.) Semua benda di kamarnya serupa dengan yang dulu pernah dimilikinya – meja, meja tulis berlaci, rak-rak buku. Begitu bangun di kediaman baru ini, Melancthon duduk di mejanya, memulai karangannya, dan berhari-hari menulis – seperti biasa – tentang pengampunan dosa melalui iman semata-mata, tanpa sepatah pun kata tentang amal. Pengabaian ini dipergoki oleh para malaikat, mereka mengirimkan utusan untuk menanyainya. “Aku telah membuktikan tanpa dapat disangkal lagi,” jawab Melancthon kepada mereka, “Bahwa amal tak mengandung apa pun yang hakiki bagi jiwa. Untuk meraih penebusan, iman saja sudah cukup.” Dia berbicara dengan penuh keyakinan, tanpa syak sedikit pun bahwa dia sudah mati dan jatahnya ada di luar Surga. Demi mendengar ucapannya itu, para malaikat pun pergi.

Baca Selengkapnya

Cerita Terjemahan: “Perbedaan Antara Cinta dan Siksaan Menunggu” Karya Orhan Pamuk

cinta dan siksaan menunggu orhan pamuk

Tetapi, Ipek tidak segera naik. Dan menunggu adalah sebuah siksaan – yang terburuk sepengetahuan Ka. Sekarang Ka teringat bahwa kepedihan inilah, siksaan saat menanti inilah, yang membuatnya takut jatuh cinta. Sesampainya di kamar, dia membaringkan diri di ranjang, hanya untuk berdiri kembali dan merapikan bajunya. Dia mencuci tangan, merasakan darahnya mengalir meninggalkan lengan, jemari, dan bibirnya. Dengan tangan gemetar, dia menyisir rambut; kemudian, melihat bayangannya sendiri di jendela, dia mengacak-acak rambutnya lagi. Semua ini hanya memakan sangat sedikit waktu, dan akhirnya dia mengarahkan perhatian dan kecemasannya pada pemandangan di luar jendela.

Baca Selengkapnya