Kategori
Hiburan & Musik

6 Album Untuk Berkenalan dengan Skena Hardcore Jepang

Jepang bertanggung jawab untuk menghidangkan hardcore canggih – jauh sejak pembentukan Typhus pada tahun 1980, salah satu band hardcore pertama Jepang, jika bukan yang pertama. Namun, distribusi internasional yang buruk dan kesempatan terbatas untuk tur di luar Jepang telah membuat sulit bagi seluruh dunia untuk mengikuti.

Kategori
Hiburan & Musik Korea Fever

10 Rilisan SM Station Paling Asyik

Musik populer, atau musik pop, bagi saya ibarat Pop Mie, memang kandungan gizinya sedikit, yang jika dikonsumsi kebanyakan dan terus-terusan bakal merusak kesehatan, tapi ini teman setia ketika lapar mendesak. Musik pop, layaknya Pop Mie, diproduksi oleh pabrik besar, disebarluaskan secara masif, dibesar-besarkan dengan iklan, untuk kemudian dimakan dan menjadi berak. Musik hari ini hanya tai, keluh banyak orang, fenomena yang sudah ada bahkan dari sejak Hegel, mereka yang selalu sinis terhadap apa-apa yang didengarkan para bocah. Saya pun mengakuinya, meski dengan wawasan musik cemen, bahwa musik pop itu kacangan, enggak menawarkan kebaruan, penuh kedangkalan, dan tentunya: pasaran. Maka, seperti Pop Mie, saya enggak bisa enggak untuk menikmati musik pop sebagai barang konsumsi. K-Pop adalah rasa yang saya sukai.

Lee Sooman sang pendiri SM Entertainment, yang namanya melambung sebagai penyanyi folk, dan pernah membentuk band hard rock, adalah master arsitek K-pop. SM Entertainment adalah perusahaan yang membentuk K-pop, puji majalah bisnis Forbes. SM Station sendiri adalah proyek musik digital yang dicanangkan langsung Lee Sooman, untuk melepaskan satu single tiap hari Jumat selama satu tahun, mulai dari 3 Februari 2016. Dari beragam musik video yang dirilis, saya mencoba memilih 10 yang menurut saya paling asyik, tentu banyak biasnya.

Rain

Kim Taeyeon membuka SM Station dengan lagu bertema hujan; yang menceritakan soal kenangan yang ikut turun beserta kesedihan yang kemudian menyusul.

| Baca: Hujan, Taeyeon dan Sylvia Plath

+

Spring Love

Videonya sendiri memamerkan dua sejoli, Wendy dan Eric Nam, yang tertawa dan bersenang-senang di sebuah taman bermain di suatu kencan yang manis di musim semi, sebuah duet ceria dan romantis tentang persahabatan yang berubah menjadi hubungan cinta.

+

Deoksugung Stonewall Walkway

Im Yoona adalah member pertama yang dapat saya ingat dan bedakan di Girls Generation, saat saya masih belum denger Kpop, dan hanya suka drama Korea saja. Soal akting memang Yoona jagonya, tapi kalau nyanyi, hmm. Suaranya imut, kok. Vokal Yoona yang gemesin dikolaborasi dengan band duo 10cm yang sering mengisi lagu latar ceria di berbagai drakor. Menonton videonya, kita serasa sedang kencan dengan Yoona mengitari tembok Deoksugung, sambil jepret-jepret yang Instagram.

+

Wave

Berkat ini, saya jadi suka EDM. Luna dan Amber berkolaborasi dengan R3hab, nama panggung dari Fadil El Ghoul, yang merupakan seorang DJ dari Belanda berkebangsaan Maroko.

+

No Matter What

Bisa dibilang awal mula kesukaan saya pada lagu ballad Korea adalah berkat Kwon Boa yang menyanyikan lagu latar Inuyasha. Meski di SM Station kali ini Boa sang ratu Kpop menawarkan house upbeat yang riang. Musik electronica mix yang diselingi rap dari Beenzino. Videonya sendiri berupa animasi, bagus sih, tapi saya lebih mengharapkan kalau Boa ngedance di sini.

+

All Mine

Lagi-lagi EDM. Lagu ini adalah EDM upbeat, yang cocok di musim panas, dengan video menampilkan member f(x) yang melakukan self-cam sambil memberi senyum cerah dan tampak benar-benar bahagia ketika persiapan konser di Jepang.

+

Sailing (0805)

Saya pikir jika dibikin lirik Jepang, lagu ini akan sangat cocok jadi soundtrack ending buat anime One Piece. Karena enggak ada yang dikeluarkan SNSD tahun ini, tentu ini sebuah hadiah membahagiakan di ulang tahun mereka yang ke sembilan. Tapi sayang, cuma animasi doang.

+

Dancing King

Jangan pernah berhenti bermimpi! Yoo Jaesuk, yang berusia hampir setengah abad, bisa menjadi member EXO, dan langsung menjadi main vocal, lead dancer, bahkan maknae – kalau dilihat dari jauh. Melihat variety show Infinite Challenge episode 498 makin membuat saya terharu, tentang proyek kolaborasi Jaesuk yang harus mempersiapkan diri tampil di konser EXO di Bangkok. Seperti judulnya, lagunya enak buat dipakai joget, dan ngedab.

+

Always In My Heart

Video menampilkan kedua penyanyi sebagai pasangan yang baru putus, yang masih teringat kenangan saat mereka masih bersama, dan kemampuan akting mereka mengesankan! Dalam hal vokal, suara Joy dan Seulong berbaur lembut dalam lagu bertempo menengah ini.

+

Sweet Dream

Dengan nuansa J-Pop, cerita di videonya memparodikan Crow’s Zero, dengan mendatangkan orang Jepang asli, Momo Twice. Siapa sangka, bromance di variety show Knowing Brother bisa bikin duet beneran. Kim Heechul sendiri yang menulis lagunya. Sebelumnya, di SM Stasion pun Heechul pernah berduet sama Wheein Mamamoo, dan dia yang nulis liriknya. Untuk proses di balik layarnya bisa nonton Knowing Brother episode 51, asli ngakak.

Kategori
Hiburan & Musik Korea Fever

Kim Taeyeon, “I” dan Eksistensialisme

Apakah Selandia Baru membayar Taeyeon untuk bikin video klip ini? Entahlah, yang pasti kalau iya, ini bener-bener promosi wisata yang tepat. Sinematografinya asyik, sukses ngambil beragam pemandangan ciamik. Jangan-jangan pihak National Geographic pun ikutan andil pas bikin mv ini.

Musik video ini juga rada banyak mengingatkan saya pada ‘Stars’-nya The Cranberries, dengan lebih ngepop, dan ada selingan rap. Oh ya, permainan drone pun yang makin apik. Ya iya lah, teknologi kekinian sama tahun 2000an emang udah beda, tapi saya akui kalau teknik pengambilan lewat dronenya mantap abis udah kayak Phillip Bloom aja.

Musik instrumennya juga cihuy, apalagi memasuki bagian tengah akhir udah serasa lagi dengerin Coldplay. Kpop dengan aroma Britpop. Dan ada rasa-rasa kayak lagu tema video game gitu, Final Fantasy mungkin. Ya ya ya, saya tak terlalu paham sih, tapi ini tipikal musik pop Barat sebenarnya.

Kalau soal liriknya, maaf karena nggak paham Bahasa Korea, dan belum ada lirik terjemahannya di internet, jadi belum bisa analisis. Tapi kalau ngeliat cerita di video klipnya sendiri, ini tentang kebebasan, lebih jauhnya mungkin tentang pencarian makna hidup. Taeyeon diceritakan nggak nyaman kerja di sebuah kafe, utamanya karena sering dibentak-bentak sang bos. Dan kalau tellah dari judulnya aja deh, “I”, udah ngegambarin soal eksistensialisme gitu lah.

Mencoba  mengelaborasi dari omongannya Kierkegaard sang Bapak Eksistensialisme itu, penggunaan kata “Aku” di sini menjadi sangat penting. Individu sebagai aku adalah yang menjadi aktor dalam kehidupan yang bisa mengambil arah hidupnya sendiri, bukan spektator kehidupannya belaka. Hanya individu yang benar-benar mengarahkan hidupnya yang bisa di sebut bereksistensi.

Mungkin bisa dibilang lagu ini mempertanyakan soal apakah kebebasan itu? Bagaimanakah manusia yang bebas itu? Dalam liriknya sendiri sering terdengar pengulangan kata “fly” dan ditampilkan pula kupu-kupu dalam klip sebagai simbol, ini membuat kita bertanya, bisakah manusia bebas terbang sesukanya layaknya kupu-kupu? Adakah kehendak bebas itu? Sesuai dengan doktrin utamanya yaitu kebebasan, eksistensialisme menolak mentah-mentah bentuk determinasi terhadap kebebasan kecuali kebebasan itu sendiri. Ah ya, mungkin saya terbang kejauhan.

Yang pasti, ini lagu produksi SM yang paling saya suka sejauh ini, konsepnya beda banget dari yang biasanya. Tipikal musik Barat banget, dengan nuansa semacam alternative rock. Tapi tetap, kalau kata Eka Kurniawan mah mendengarkan Kpop itu seperti membaca novel-novelnya Murakami, Barat yang rasa Timur.

Kategori
Hiburan & Musik Korea Fever

The Red, Red Velvet

Saat menjelajahi toko Bandung Book Center yang ada di barisan paling belakang Pasar Buku Palasari, berkumandang lagu yang sangat saya kenal dari band kesukaan. Oh bukan band sih, lebih tepatnya girlband. Yang pasti pegawai toko buku itu, yang kebanyakan perempuan, emang pada terinfeksi demam Korea. Jadi wajar kalau lagu ‘Dumb Dumb’-nya Red Velvet diputar.

Ya, belakangan ini lagi suka sama girlband di bawah label SMTown ini. Tentu saja, akhirnya bisa juga membedakan mana Irene, Wendy, Seulgi, Joy, sama Yeri. Untuk biasnya saya pilih Taeyeon, eh Wendy maksudnya.

Awalnya rada nggak suka sama kehadiran grup ini, soalnya bakal jadi saingan buat f(x), dan emang sih. Saya pun jatuh hati pada kelompok ini, yang menawarkan konsep sesuai kedua kata di nama mereka yang ngambil dari spesies kueh ini. “Red” mencerminkan konsep warna-warni, kuat, dan berani, dengan lagu-lagu seperti Happiness, Ice Cream Cake dan Dumb Dumb, sementara “Velvet” untuk menampilkan konsep feminin dan sensual, lewat lagu-lagu seperti Be Natural dan Automatic.

Setelah pada Maret 2015 bikin mini-album, pada September kemarin dirilis album penuhnya, The Red. Adapun daftar lagunya:

  1. Dumb Dumb
  2. Huff n Puff
  3. Campfire
  4. Red Dress
  5. Oh Boy
  6. Lady’s Room
  7. Time Slip
  8. Don’t U Wait No More
  9. Day 1
  10. Cool World

red velvet the red dumb dumb

Adiknya SNSD ini memilih ‘Dumb Dumb’ sebagai lagu utama. Dengan konsep dance-pop yang enerjik, lagu ini sedikit banyak mengingatkan kita pada ‘Bang Bang’ milik trio Jessie J, Ariana Grande, dan Nicki Minaj. Bahkan ada yang mengatakan kalau 91% lagunya emang mirip banget, dalam arti plagiat. Hmm.

Klip videonya sendiri gabungan antara keanehan, keimutan, sekaligus kengerian, dan tentunya kekerenan. Campur-campur. Dan seperti lotek, saya paling suka yang kayak gini. Fashion dan koreografinya juga asyik banget. Ada juga bagian lirik yang ngutip Michael Jackson dan lagu-lagunya.

Nah, setelah ‘Dumb Dumb’, lagu favorit saya di album ini adalah ‘Huff n Puff’. Track kedua yang ceritanya soal dongeng Alice in Wonderland gitu.

Dan yang paling jadi kesukaan adalah ‘Oh Boy’.

 

Kategori
Fotografi Hiburan & Musik

10 Artis Muda Cantik Indonesia yang Pengen Dipacarin

Pacar. Bagi saya makhluk ini adalah salah satu hal yang paling sulit saya dapatkan. Tampang pas-pasan, duit juga pas-pasan, siapa cewek yang mau coba? Inginnya sih punya pacar cantik biar bisa dijadiin model buat foto-foto. Dan solusi yang paling tepat ya sebatas berkhayal.

Nah, mumpung berimajinasi mah gratis, berikut 7 artis Indonesia yang pengen banget mimin pacarin. Artis-artis yang dipilih adalah mereka yang lahirnya tahun 90an awal. Biar seumuran kan.

#1 Kimberly Ryder

Kimberly Alvionnella Ryder yang lahir di Jakarta, 6 Agustus 1993 ini berdarah Makassar-Inggris. Artis yang pada tahun 2008 menjadi siswi SMU Mentari Jakarta ini dapat bakat akting dari sang bokap yang berkewarganegaraan Inggris, Nigel Ryde, dan untuk urusan modeling ada warisan dari sang nyokap, Irvina Ryder, yang emang model senior.

Cewek blasteran emang sesuatu, dan pastinya buat ngejadiin dia jadi pacar tingkat kesulitannya masuk kategori ‘insane’, bahkan mungkin ‘impossible’.

#2 Jessica Veranda JKT48

Oke, saya mah bukan wota ya, cuma suka aja personel-personelnya.

Jessica Veranda Tanumihardja adalah anggota generasi pertama dari grup idola JKT48. Nama Ve digunakan sebagai nama panggilan untuk menghindari kekeliruan dengan anggota JKT48 yang lain yaitu Jessica Vania yang dipanggil Jeje.

Ve merupakan salah satu dari anggota JKT48 yang telah memiliki pengalaman dalam dunia modeling sebelum bergabung dengan JKT48. Gadis penggemar cerita detektif ini masih memiliki garis keturunan Portugis dari kakek buyutnya. Di JKT48, ia berteman dekat dengan Devi Kinal Putri. Saat ini Ve merupakan seorang mahasiswi DKV.

Sebelum bergabung dalam JKT48, Ve pernah tampil dalam sinetron mini seri dan film bioskop. Ve dikenal dengan nama Jessica Lontoh. Lontoh merupakan marga keturunan Manado yang dimiliki Ve.

#3 Maudy Ayunda

Ayunda Faza Maudia ini lahir di Jakarta, 19 Desember 1994. Debutnya dalam dunia hiburan tanah air diawali lewat film “Untuk Rena” yang dibintanginya bersama Surya Saputra pada tahun 2006. Dalam film tersebut, Maudy berperan sebagai Rena.

Sejak itu namanya mulai diperhitungkan sebagai artis belia berbakat di Indonesia. Dia merupakan finalis GADIS Sampul 2009. Ga hanya berkarya di seni peran, Maudy juga merilis album yang berjudul “Panggil Aku. . .”. Dalam album yang berisi 10 lagu ini Maudy memasukkan salah satu lagu ciptaannya berjudul “Tetap Bersama”. Karir menyanyinya tidak hanya berhenti sampai di situ. Dalam film terbarunya, “Perahu Kertas”, Maudy juga didapuk untuk mengisi soundtracknya yang berjudul “Perahu Kertas” ciptaan Dewi Lestari.

#4 Raisa Andriana

Ada tiga godaan bagi pria: harta, tahta, dan Raisa.

Raisa Andriana adalah seorang penyanyi Indonesia yang lahir di Jakarta pada 6 Juni 1990. Ia mulai dikenal setelah membawakan lagu berjudul Serba Salah. Sebelum bernyanyi solo, Raisa merupakan vokalis band bentukan Kevin Aprilio bernama Andante.

Album pertama Raisa yang diberi judul namanya sendiri diproduksi dan dirilis pada tahun 2011 oleh Solid Records dan Universal Music Indonesia. Produser album tersebut adalah 3 musisi muda dari band Indonesia, yaitu Asta Andoko (RAN), Ramadhan Handy (Soulvibe), dan Adrianto Ario Seto (Soulvibe), didukung oleh Nanda Oka dan Asta Andoko yang berlaku sebagai Executive Producer untuk Solid Records.

#5 Isyana Sarasvati

Ada tiga godaan bagi pria: harta, tahta, dan Raisa. Dan sekarang hadir godaan lainnya bernama Isyana.

Isyana Sarasvati ini lahir di Bandung, 2 Mei 1993 merupakan musisi, penyanyi, dan penulis lagu. Isyana merupakan lulusan dari Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura dan Royal College of Music, Britania Raya. Isyana yang menulis sendiri semua lagunya ini juga pernah menjadi penyanyi opera di Singapura.

#6 Pevita Pearce

Pevita Cleo Eileen Pearce yang lahir di Jakarta pada 6 Oktober 1992 ini blasteran dari bokap berdarah Inggris dengan nyokap yang kelahiran Banjarmasin. Dikenal lewat film Denias, Senandung di Atas Awan (2006) sebagai Angel. Film pertama Pevita dalam berakting.

Pada tahun 2010, Pevita telah menjalin hubungan kasih dengan Anindyo Baskoro, personel grup band RAN. Tuh kan, pacarannya ya sama yang selevel juga, buat kita-kita mah ya cuma bisa ngiler aja.

#7 Ana Octarina

Ana Octarina lahir di Jakarta, 24 Oktober 1990. Ia pertama kali berperan sebagai Ana di sinetron utamanya di sinetron Aprilio dan Julie pada tahun 2012. Ia merupakan mantan anggota girlband Princess. Ana ini kalau lihat Instagram-nya paling artsy dan stylish.

#8 Nina Zatulini

Shadrina Zatulini Munaf yang lahir di Jakarta, 22 November 1991 adalah seorang pemeran Indonesia berdarah Minangkabau. Nina mengawali debutnya dengan membintangi sinetron Tarzan Cilik yang ditayangkan di RCTI. Ia juga pernah bermain dalam sinetron Buku Harian Baim dan namanya mulai dikenal publik melalui sinetron Arti Sahabat di Indosiar sebagai Angel. Nina adalah lulusan SMAN 70 Jakarta.

#9 Citra Kirana

Citra Kirana yang lahir di Bogor, Indonesia, 23 April 1994 ini memulai kariernya dengan menjadi finalis pada pemilihan GADIS Sampul tahun 2007. Dia pertama kali bermain di film pertamanya seperti FTV Janji Cinta dan sinetron Nikita. Di sinetron, Citra ini sering digambarkan sebagai wanita dewasa sehingga sering ga banyak yang nyangka kalau doi masih umur 20an.

#10 Jessica Milla

Jessica Mila Agnesia yang lahir di Kota Langsa, Aceh, 3 Agustus 1991 ini blasteran dari ayah yang bersuku Jawa dan ibunya yang berdarah Belanda-Manado. Doi ini adalah lulusan SMAN 70 Jakarta, sama kayak Nina Zatulini.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Ya, inilah ke-10 cewek yang mustahil buat kamu-kamu pacarin. Jadi silahkan tetap mengkhayal dan ambil sabunmu. :p

Kategori
Hiburan & Musik

Pasar Bisa Diciptakan dan Radiohead-nya Indonesia

pasar bisa diciptakan efek rumah kaca

‘Cinta Melulu’ memang diciptakan bernada sinis, bahkan ada sebagian yang merasa risih karena menganggap lagu ini rasis akibat bawa-bawa suku Melayu. Maka ‘Pasar Bisa Diciptakan’ terbentuk dengan nuansa optimis.

Akhirnya, setelah vakum beberapa tahun sehubungan dengan sang vokalis yang sedang tholabul ilmi di New York sana, band ini menelurkan album ketiga, dengan pelepasan lagu ‘Pasar Bisa Diciptakan’ ini. Tahun 2015 menandainya genapnya satu dasawarsa perjalanan Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (bass, vokallatar), dan Akbar Bagus Sudibyo (drum, vocal latar) sebagai unit musik bernama Efek Rumah Kaca.