ji chang wook melting me softly laptop

Memahami Deus Ex Machina: Definisi dan Contohnya

Dalam fiksi seperti sastra atau film, deus ex machina adalah perangkat plot yang digunakan ketika konflik yang tampaknya mustahil diselesaikan oleh karakter atau peristiwa yang tidak terduga, bisa diselesaikan begitu saja dengan mudah. Deus ex machina umumnya dianggap sebagai cara yang mudah untuk menyisipkan kesimpulan. Meski kadang dapat berfungsi sebagai perangkat komedi atau menambahkan unsur … Read more

game dev girl

Apa Beda Font dan Typeface?

Perdebatan font vs typeface adalah pengingat bahwa terminologi dalam industri bisa berubah dari waktu ke waktu. Seringkali, kedua kata tadi digunakan secara bergantian dan tak jadi masalah.

Namun, pada tingkat teknis, istilah ‘font’ dan ‘typeface’ memang memiliki arti yang berbeda dan bisa jadi jika kita menggunakannya secara tidak benar, akan jadi masalah.

Read more

ombak besar lukisan jepang

Katsushika Hokusai: Seniman di Balik Lukisan Ombak Besar

Seniman Jepang terbesar yang dikenal dunia, Katsushika Hokusai (1760-1849) adalah yang melukis salah satu gambar paling ikonik dari sejarah seni: Kanagawa-oki Nami Ura (神奈川沖浪裏) atau The Great Wave off Kanagawa.

Setelah membuat rangkaian cetakan balok kayu itu, dalam Tiga Puluh Enam Pemandangan Gunung Fuji, Hokusai yang saat itu berusia 80-an, akan dengan rendah hati mengumumkan bahwa tujuannya adalah mencapai tingkat kesempurnaan artistik dan spiritual pada usia kearifan ketika menginjak 110 tahun. Hanya pada saat itulah, ‘setiap titik, setiap garis memiliki kehidupannya sendiri’.

Read more

sugimura jihei shunga erotica

10 Karya Erotis Jepang Klasik

Secara historis, pornografi di Jepang mungkin telah dimulai pada awal periode Edo (1603-1868) dengan karya seni erotis yang disebut sebagai shunga. Secara harfiah berarti “gambar musim semi”, shunga ini biasanya dikerjakan pada cetakan balok kayu.

Read more

kinbaku bondage

Kinbaku: Seni Erotika Bondage dari Jepang

Kinbaku (緊縛), yang berarti mengikat ketat, adalah jenis bondage Jepang, dihargai karena estetika dan daya tarik seksualnya. Teknik ini berakar pada Periode Edo feodal, tetapi bukan bentuk seni seksual sampai abad kedua puluh.

Di Jepang, tali telah memainkan peran budaya yang signifikan selama ribuan tahun. Tentu saja itu digunakan untuk alasan praktis, seperti untuk mengoperasikan katrol dan menutup kimono, tetapi juga untuk yang spiritual: Dalam Shinto ada shimenawa (tali pemurnian), atau batas ring sumo.

Read more