Ngeblog di Dagdigdug

WordPress menurut saya masih menjadi primadona sebagai sarana ngeblog, karena kemudahan fitur yang userfriendly. WordPress.com yang disediakan sebagai penyedia layanan blog gratis yang siap pakai memang sangat menguntungkan.

Namun ada tapinya, namanya juga gratis pasti tidak perfect, ya the big problem–nya si WP.com ini tidak mengijinkan yang namanya JavaScript, berarti tak bisa pasang adsense dan fitur lain yang musti pakai ini. Bagai garam tanpa sayur dong. ;(

Setelah googling dan ngubek-ngubek ternyata banyak juga penyedia blog baik lainnya disamping WP.com dan Blogspot, macam Multiply, Blogsome, blogdrive, typepad dan sebagainya sebagainya. Pernah nyoba pake hosting sendiri –yang gratis tentunya- , dan beruntungnya tak berhasil 🙁

Eh ketemu deh ama dagdigdug, cukup aneh memang untuk sebuah penyedia blog, kayak suara kentut aja. Ternyata eh ternyata punya Indonesia, dan denger-denger sih buatan para blogger Indonesia yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, masa sih buatan amatiran.

Ya langsung aja kelebihan-kelebihan dari si dagdigdug ini:

  • Memakai mesin wordpress, yang pasti sudah sangat saya pahami. sebagian kecil tentunya.
  • Mendukung SMS blogging. Belum begitu ngerti juga sih.
  • Halaman admin untuk mobile view, sehingga bisa ngeblog di hp.
  • Akses cepat bagi pengunjung dari Indonesia.
  • Nah ini dia, dukungan JavaScript, meski belum begitu bisa.
  • Memberikan widget shoutbox dan perlengkapan lainya seperti tema secara default.

Dagdigdug hanyalah sebuah ciptaan manusia dan pasti ada kekurangannya yaitu

  • Jika dibandingkan dengan penyedia blog internasional gratis kayak wp.com ato blogspot, kapasitas yang ditawarkan kalah telak, hanya 50 Mb. Namun ya untuk newbie seperti saya, itu sudah lebih dari cukup.
  • Akses lambat untuk pengunjung dari luar negeri. Rencananya juga blog ini hanya akan memuat postingan bahasa indonesia  yang tidak sesuai EYD sahaja, karena kan yang basa Sunda sudah punya di silumanmaung.wordpress.com.
  • Embel-embel dagdigdug di alamat blog kita, namun subdomainnya menurut saya cukup keren dan yunik

Kesimpulannya disamping berbagai kekurangan tidak da salahnya mencoba, lagi pula ga perlu ngeluarin kocek ini, dan juga sudah cukup banyak penggunanya kok.

Ya segitu saja postingan perdana yang bisa dibuat oleh seorang pemula, semoga bermanfaat. Dan kita doakan dagdigdug semoga Di lain waktu tambah maju, tambah spacenya dan disukai penggunanya.

Hayu ah, jangan pada bengong. Maju terus para blogger Indonesia!

2 pemikiran pada “Ngeblog di Dagdigdug”

    • Waktu itu provider WordPress gratisan yg lokal ada Dagdigdug sama Blogdetik. Udah tutup, tapi untung sudah pindah duluan waktu itu.

      Sebenarnya udah dari 2008, tapi nulis ga jelas, masih doyan maen Point Blank.

      Balas

Tinggalkan komentar