OOTrad Unpad 7

Gara-gara Unpad dan ITB, jalanan seputaran Dago-Dipatiukur macet parah pas kemarin Minggu (23/11). Pasti pada hapal kalau saat itu kampus Ganeca lagi ngadain event rutin 4 tahunan Pasar Seni ITB. Namun mungkin enggak banyak yang tahu kalau kampus sebelahnya pun lagi ngadain event juga. Memang gelarannya Unpad ini kalah pamor.

Ya, dalam momen dies natalis ke-57, Unpad kembali menggelar Olimpiade Olahraga Tradisional (OOTrad) di area kampus Dipati Ukur. Kegiatan tahunan yang rutin dilakukan sejak 2008 ini digelar sebagai upaya konsistensi Unpad dalam melestarikan dan menjaga budaya lokal. Ajang ini sekaligus juga buat mempererat silaturahmi antar civitas akademika.

ootrad 7 unpad

Kalau biasanya tiap Minggu saya ngaleut bareng Komunitas Aleut, nah buat yang sekarang ikutan aleut-aleutan bersama kontingen dari semua fakultas, unit kerja, dan mitra di lingkungan Unpad melewati jalur Dago Car Free Day. Arak-arakan yang merupakan rangkaian acara pertama ini disebut juga Pawai Alegoris.

Sama kejadiannya kaya tahun kemarin, saya ngaret datang lagi pas pawai udah dimulai. Tapi beruntung karena kali ini saya bisa nyusul arak-arakan, soalnya mereka ga tau kenapa lama geraknya. Sama-sama ngaret dan keliatannya tiap kontingen fakultas ga ngabring beriringan, terputus-putusnya jauh.

Yang sangat disayangkan dalam gelaran Ootrad kali ini adalah sedikitnya lomba yang dipertandingkan ga seperti tahun kemarin. Harapan saya untuk tahun ini bakal lebih banyak, nyatanya malah berkurang. Padahal saya pengen banget ada lomba ucing sumput (petak umpet), kaleci (gundu), boy-boyan (dodgeball), atau mungking nametag ripping. 😆

Meski banyak kekurangan yang saya rasakan buat Ootrad kali ini, tapi salut karena ajang ini tetap dipertahankan. Soalnya ada kabar kalau event ini akan ditiadakan. Semoga masih ada tahun depan, dan kalau masih ada Ootrad ke-8 semoga pelaksanaannya makin bagus.

Yang paling berkesan dari Ootrad ini sih bisa joget dangdutan. 😎

Share your love
Arif Abdurahman
Arif Abdurahman

Pekerja teks komersial asal Bandung, yang juga mengulik desain visual dan videografi. Pop culture nerd dan otaku yang punya minat pada psikologi, sastra, dan sejarah.

Articles: 1771

11 Comments

  1. Acara ini sngat bagus, mempertahankan budaya. Tp benar, syg kok bareng sih dngn pasar itb -_- semoga acaranya tetap diadakan.

    • Ya kebetulan aja sih.
      Semoga masih ada, tapi kalau pun masih ada tahun depan, sayanya udah jadi alumni sih.

    • Emang Pasar Seni ITB mah udah berpuluh tahun yg lalu, apalagi pas kemarin sampai ada instameet yg katanya terbesar di Asia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *