Tampilkan postingan dengan label magical girl. Tampilkan semua postingan

15 Anime 1990-an Terbaik

anime 1990an

Anime 1990-an begitu campur aduk. Namun tak ada keraguan bahwa penulisan yang menarik dan alur ceritanya yang merintis beragam genre telah membangun fondasi untuk segudang anime yang kita nikmati hari ini.

Bagi yang sepantaran saya, saat bocah mungkin pernah menonton beberapanya dari beragam stasiun televisi swasta. Saat itu, kita menonton anime sederhananya karena itu kartun, yang stereotipnya tontonan buat anak-anak. Kita tak terlalu memikirkan apakah alur ceritanya bagus (apalagi saat itu seringnya oleh stasiun televisinya dihentikan setengah jalan atau episodenya teracak) atau membeda-bedakan soal genrenya, semua anime kita lahap.

Ketika kita sudah beranjak dewasa dan rindu akan masa-masa tersebut, kita menontonnya ulang, dan dengan perspektif yang sudah berbeda, kita malah menemukan kebaruan. Mari kita menyusuri jalur kenangan ini lewat daftar 15 anime dari 1990-an, judul-judul tercinta yang menggerakkan mesin anime.

1. Trigun


vash the stampede trigun anime

  • Episode: 26
  • Genre: Action, Adventure, Comedy, Sci-Fi
  • Studio: Madhouse

Berada di planet antah berantah bernama Gunsmoke, dengan latar yang terinspirasi oleh koboi Amerika, anime ini dipimpin oleh salah satu protagonis paling santai dan konyol yang pernah ada. Meski begitu, Trigun bukannya tanpa kedalaman dan kesedihan.

Vash the Stampede adalah jagoan yang patut dikagumi, dengan tragedi masa lalunya, ia berhasil tak kehilangan selera humornya atau keyakinannya yang teguh untuk tidak pernah mengambil nyawa orang lain.

2. Berserk


berserk 1997 original

  • Episode: 25
  • Genre: Action, Adventure, Fantasy, Seinen
  • Studio: OLM

Mengikuti Guts, alias Pendekar Pedang Hitam, seorang prajurit bayaran dengan kekuatan dan keterampilan yang tak tertandingi, yang bertarung dengan si licik Griffith dan pasukannya.

Meski dengan animasi yang sesekali agak bergelombang, serial Berserk dengan mudah mengatasi hal ini lewat penulisan kisahnya yang sangat bagus, soundtrack indah yang disusun oleh Susumu Hirasawa, dan karakter-karakter yang kuat. Waspadalah saat menjelang akhir serial untuk salah satu klimaks paling brutal dan apokaliptik yang pernah ada.

3. Mobile Suit Gundam Wing


mobile suit gundam wing

  • Episode: 49
  • Genre: Action, Mecha, Sci-Fi
  • Studio: Sunrise

Waralaba mecha ini telah berjalan kuat selama lebih dari satu dekade, dengan banyak adaptasi dan spin-off yang semuanya dimulai dengan rilis judul pertamanya, Mobile Suit Gundam. Ketika dirilis pada tahun 1990-an, Mobile Suit Gundam Wing dapat dikreditkan sejajar dengan judul-judul lain, bersama dengan SEED, yang membantu menyebarkan popularitas anime ini ke luar Jepang.

Lihat: Mecha: Sebuah Sejarah Singkat

Bercerita tentang lima pilot mecha yang berjuang untuk perdamaian dan kemerdekaan koloni di luar Bumi, Mobile Suit Gundam Wing adalah judul yang menonjol dalam daftar anime dari tahun 1990-an ini.

4. Cowboy Bebop


cowboy bebop

  • Episode: 26
  • Genre: Action, Adventure, Sci-Fi
  • Studio: Sunrise

Cowboy Bebop berlatar dalam kenyataan melintasi sci-fi dengan unsur-unsur dari genre koboi Amerika dan mafia, sambil menganalisis kedalaman karakter yang luar biasa mengagumkan dari Spike Spiegel, Jet Black, Faye Valentine dan "Radical" Edward.

Dengan merinci berbagai petualangan para kru pemburu bayaran dari kapal Bebop itu, karya sutradara beken Shinichiro Watanabe ini terkenal karena menetapkan semacam standar. Penulisan Cowboy Bebop membuatnya organik dan menyentuh hati; menawan sekaligus didukung oleh salah satu soundtrack terbaik yang diracik Yoko Kanno.

5. Hana Yori Dango (Boys Before Flower)


hana yori dango anime

  • Episode: 51
  • Genre: Drama, Romance, Shoujo
  • Studio: Toei Animation

Makino Tsukushi membela seorang teman melawan empat pria terkaya dan paling populer di sekolah menengahnya, yang dikenal oleh para penggemar mereka sebagai "F4" ("F" kepanjangan dari Fabulous!). Ia kemudian mendapati dirinya berselisih dengan kuartet pangeran itu, yang lebih parah adalah ketika Tsukushi mulai jatuh hati pada salah satu dari mereka.

Hana Yori Dango adalah manga shoujo yang telah banyak diadaptasi ke banyak medium di banyak negara, dan adaptasi anime ini salah satu yang masih tetap terbaik.

6. Bishoujo Senshi Sailor Moon: Sailor Stars


sailor moon

  • Episode: 34
  • Genre: Romance, Magical Girl, Shoujo, Superpower
  • Studio: Toei Animation

Tak perlu diragukan kalau franchise Sailor Moon adalah bagian lain dari yang mendefinisikan tahun 1990-an untuk masa keemasan anime. Sailor Moon menjadi kekuatan pendorong di balik popularitas genre "magical girl".

Usagi Tsukino berperan sebagai Sailor Moon, putri Kerajaan Bulan dan calon ratu Crystal Tokyo. Serial ini mengikuti Sailor Moon dan perjuangan sesama prajurit Sailor lain melawan berbagai penjahat.

Di sini, di musim terakhirnya, Usagi berevolusi menjadi wujud terakhirnya, Eternal Sailor Moon, dan Sailor Scouts menggabungkan pasukan dengan tim Sailor lain yang dikenal sebagai "Sailor Starlights". Kali ini mereka berhadapan dengan musuh terkuat mereka, Sailor Galaxia, dalam pertempuran terakhir yang akan menentukan nasib pamungkas mereka, dan Semesta.

7. Serial Experiments Lain


serial experiment lain

  • Episode: 13
  • Genre: Drama, Mystery, Psychological, Sci-Fi
  • Studio: Triangle Staff

Thriller cyberpunk yang cerdas ini tak berputar di sekitar konspirasi korporasi atau cyborg seksi dengan kulit sekeras baja, hanya ada seorang gadis muda yang menemukan garis realitas kabur ketika dia menemukan "Wired". Kisah yang sangat filosofis membenamkannya, juga penonton, dalam jaringan komunikasi global, hampir seperti internet yang kita kenal hari ini.

Baca juga: 7 Anime Bertema Alice in Wonderland

8. Neon Genesis Evangelion


neon genesis evangelion

  • Episode: 26 + 1 Film
  • Genre: Action, Drama, Mecha, Psychological, Sci-Fi
  • Studio: Gainax

Berlatar paska-apokaliptik, Bumi dalam masa depan alternatif ini diserang oleh makhluk aneh yang dikenal sebagai "Angel". Satu-satunya cara untuk melawan mereka adalah dengan mecha raksasa yang disebut "Evangelion" yang dikemudikan oleh anak-anak remaja.

Ini adalah judul yang menonjol dalam sejarah panjang dan terkenal studio anime Gainax yang menampilkan dekonstruksi atas genre mecha. Neon Genesis Evangelion masih terus diperbincangkan hari ini.

9. Dragon Ball Z


dragon ball z

  • Episode: 291
  • Genre: Action, Adventure, Comedy, Super Power
  • Studio: Toei Animation

Mengikuti seri Dragonball asli yang dibuat sejak tahun 1980-an, tak dapat disangkal bahwa ketika secara teknis dirilis pada tahun 1989, bahkan penggemar non-anime menyadari "Dragonball Z" eksis pada tahun 1990-an.

Dalam sekuel ini, pertempuran untuk mengumpulkan tujuh bola naga berfungsi sebagai fokus perjuangan Goku dan yang lainnya untuk melindungi bumi dari ancaman makhluk luar angkasa.

10. Ghost in the Shell


ghost in the shell

  • Episode: 1 Film
  • Genre: Action, Crime, Psychological, Sci-Fi, Seinen
  • Studio: Production I.G.

Apa yang Akira lakukan untuk anime di tahun 1980-an, film ini lakukan untuk anime di tahun 1990-an, terutama dalam hal menjangkau penonton yang lebih luas. Ditambah penyusunan skor dari Kenji Kawai, Ghost in the Shell meninggalkan jejaknya di dunia perfilman, bukan hanya anime.

Motoko Kusanagi, komandan timnya dari Sektor Keamanan 9, telah ditugaskan menangkap seorang hacker yang dikenal sebagai "Puppet Master". Film animasi yang indah dari Production I.G. ini merenungkan banyak pertanyaan, yang paling menonjol di antaranya adalah: jika pikiran seseorang ditanamkan dalam tubuh mekanik, apakah orang itu manusia?

11. Rurouni Kenshin (Samurai X)


kenshin samurai x

  • Episode: 94
  • Genre: Action, Adventure, Historical
  • Studio: Gallop Studio Deen

Ketika sebagian besar bagian dunia lainnya, khususnya Barat, telah bergerak menuju "era modern", Jepang tetap hampir sama, bahkan di senjakala struktur feodalistiknya. Kenshin Himura alias Batoshai si Pembantai adalah seorang samurai pembunuh yang hijrah jadi seorang pasifis.

Seperti Vash the Stampede, bisa konyol dalam satu menit dan menjadi serius di menit berikutnya, membuat Samurai X jadi judul yang sangat dicintai di daftar anime dari tahun 1990-an.

12. Slam Dunk


slam dunk

  • Episode: 101
  • Genre: Comedy, School, Sport
  • Studio: Toei Animation

Hanamichi Sakuragi, yang terkenal karena temperamennya, tinggi badannya, dan rambutnya yang merah menyala, masuk di SMA Shohoku, berharap akhirnya mendapatkan pacar dan memecahkan rekor ditolak sebanyak 50 kali berturut-turut. Suatu hari, seorang gadis bernama Haruko Akagi mendekatinya untuk merekrutnya jadi anggota tim basket sekolah.

Hanamichi perlahan-lahan mendapati dirinya tertarik pada persahabatan dan kompetisi olahraga yang sebelumnya ia benci ini. Satu anime bergenre sport yang masih menarik ditonton sampai sekarang.

13. Yu Yu Hakusho

yu yu hakusho

  • Episode: 112
  • Genre: Action, Comedy, Supranatural
  • Studio: Studio Pierrot

Dengan segudang anime shounen yang bisa berakhir di daftar ini, yang satu ini pastinya perlu disebut.

Alih-alih protagonis yang berani, hiper, dan terlalu bersemangat, penonton mendapatkan Yuusuke Urameshi, seorang remaja nakal yang dipaksa untuk dewasa dan tumbuh ketika didorong ke peran jagoan. Setelah jatuh ke dalam semacam campuran kehidupan setelah mati, dia dianugerahkan dengan tanggung jawab "detektif roh", berjuang untuk menjaga keseimbangan antara yang baik dan yang jahat di antara dunia roh, dunia manusia, dan dunia iblis.

14. Seihou Bukyou Outlaw Star


outlaw star

  • Episode: 24
  • Genre: Action, Adventure, Comedy, Sci-Fi
  • Studio: Sunrise

Bersanding dengan Trigun dan Cowboy Bebop, petualangan lompat antar galaksi ini menampilkan awak ruang angkasa yang berandalan di kapal Outlaw Star, yang dikepalai sang bandit Gene Starwind.

Anime perburuan harta karun intergalaksi penuh aksi untuk mendapatkan cawan suci universal. Outlaw Star juga menampilkan salah satu senjata paling keren di alam semesta, senjata kastor Gene.

15. Cardcaptor Sakura


cardcaptor sakura

  • Episode: 70
  • Genre: Adventure, Fantasy, Magical Girl, School, Shoujo
  • Studio: Madhouse

Dari semua karya CLAMP yang diadaptasi jadi anime pada tahun 1990-an, mungkin yang paling terkenal adalah seri magical girl tentang Sakura Kinomoto ini.

Setelah secara tak sengaja melepaskan Kartu Clow yang kuat dari buku yang memenjarakan kekuatan mereka, Sakura diberi tugas untuk mengumpulkan kembali mereka semua. Dengan genre yang unik dan populer yang diambil dari genre magical girl, Cardcaptor Sakura pantas mendapat tempat dalam daftar top anime tahun 1990-an ini.

Kill la Kill: Hiroyuki Imaishi Tanpa Filter

kill la kill ryuko matoi

Kill la Kill adalah apa yang terjadi jika imajinasi dibiarkan berjalan sangat liar. Ia menciptakan dunia yang bahkan hukum fisika tidak dapat mengikutinya. Meski dalam beberapa hal, kekuatan dan kecepatan tampaknya tunduk pada kehendak dan determinasi diri, di sini Kill la Kill benar-benar merayakan klise shounen.

Disutradarai oleh Hiroyuki Imaishi dan ditulis oleh Kazuki Nakashima, yang sebelumnya bekerja bersama di Studio Gainax dalam anime hit Tengen Toppa Gurren Lagann pada tahun 2007. Setelah keluar dari Gainax, Imaishi dan rekan lainnya membangun Studio Trigger, dan Kill la Kill menjadi anime pertama mereka.

Kill la Kill mengikuti Ryuko Matoi, seorang siswi dalam pencariannya untuk menemukan pembunuh ayahnya, yang membawanya ke dalam konflik kekerasan dalam lingkungan sekolah dengan Satsuki Kiryuin, presiden dewan siswa Akademi Honnouji, dan selanjutnya dengan kerajaan mode ibunya.

Magical Girl Melawan Rezim Totaliter


kill la kill ryuko matoi

Seperti Gurren Lagann bagi anime mecha, Kill la Kill hadir untuk merayakan anime magical girl. Dengan kata lain, keduanya membawa kiasan yang sama dengan genre mereka, menumbangkannya, dan kemudian membawa mereka ke ekstrim terjauh.

Di sebagian besar anime magical girl, para jagoan mendapat kostum yang dapat mengaktifkan kekuatan super mereka. Dalam Kill la Kill, kostum itu secara harfiah merupakan sumber kekuatan Ryuko. Sebagai contoh lain, anime magical girl sering memiliki pakaian yang minim atau ketat, namun mereka yang mengenakannya tidak pernah tampak malu dengannya. Di dunia Kill la Kill, merasa malu dengan pakaian minim memang bakal mengurangi kekuatan. Bahkan adegan transformasi magical girl klasik dibawa ke tingkat fanservice yang sama sekali baru dengan sejumlah besar syut pada selangkangan dan payudara yang betul-betul eksibisionis.

Selain mencatut genre anime magical girl, Kill la Kill mengeksplorasi rezim totaliter yang tersembunyi dalam kedok meritokrasi, yang semuanya kita lihat berbasis di sekitar lingkungan sekolah. Menjadi siswa biasa membuat keluargamu miskin dan berada di daerah kumuh. Dengan menjadi siswa di atas rata-rata, kamu diberikan seragam super dan keluargamu pindah ke bagian kota kelas menengah. Menjadi kapten klub menjadikan semakin kuat dan memberi keluargamu sebuah rumah mewah dan kehidupan mewah.

Namun untuk mendapatkan lebih banyak kekuatan, kamu harus membuktikan diri lebih baik ketimbang orang-orang yang sudah memiliki kekuatan. Tentu saja, karena orang-orang di atas sudah punya kekuatan, hanya seseorang yang bandel seperti Ryuko yang dapat maju dalam sistem — meskipun dia jelas lebih suka menghancurkannya.

Mungkin hal yang paling menarik dari latar ini adalah bagaimana Kill la Kill mengembangkan karakter antagonis utama — presiden dewan siswa Kiryuin Satsuki. Dia dengan jelas percaya bahwa sistemnya adil, bahwa yang terkuat — dan dengan demikian yang paling berguna — akan naik ke puncak. Keyakinannya inilah yang membuat premis anime menjadi mungkin — itulah alasan mengapa dia memungkinkan Ryuko untuk naik ke tangga teratas dan berduel satu lawan satu dengan setara. Kiryuin benar-benar ingin tahu sampai tingkat tertentu apakah selama ini dia salah.

Kill la Kill dan Permainan Kata


kill la kill

Kisah Kill la Kill berkisar pada serangkaian permainan kata-kata. Misalnya, dalam bahasa Jepang, kata untuk seragam sekolah (制服 seifuku) dan penaklukan (征服 seifuku) identik secara fonetis — meskipun keduanya menggunakan huruf berbeda.

Dengan demikian, rencana jahat antagonis adalah menaklukkan dunia dengan seragam sekolah dan pakaian lainnya. Pun yang serupa lainnya adalah "fashion" (フ ァ ッ シ ョ fasshon) dan "fasisme" (フ ァ シ ズ ム fashizumu) yang terdengar sangat mirip dalam bahasa Jepang. Memang, dalam cerita itu, Kiryuin Satsuki menggunakan fashion untuk mengubah sekolah menjadi kediktatoran fasis.

Tapi mungkin permainan kata terbaik dalam seri ini adalah judulnya sendiri: “Kill la Kill” (キ ル ラ キ ル kiru ra kiru). Dalam bahasa Jepang "kiru" punya beberapa arti yang berbeda: "membunuh" (キ ル), "memotong" (切 る), dan "memakai" (着 る). Jadi itu membuat judul yang sempurna untuk anime tentang seorang gadis yang mengenakan seragam magis (dan bertarung dengan orang lain yang memakai seragam serupa yang membangkitkan kekuatan super), menggunakan setengah dari sepasang gunting pemotong sebagai senjata, dan sedang dalam misi pembalasan mencari pembunuh ayahnya.

Aksi, Komedi dan Fanservice Gila-gilaan


kill la kill

Tidak ada yang lebih jelas dari adegan aksi anime ini. Setiap pertempuran benar-benar sinting dan gila-gilaan. Musuh bertarung dengan segala sesuatu, mulai dari raket tenis bertenaga super dan pedang kendo, hingga pisau bedah pelajaran biologi dan alat musik. Tubuh yang terbanting, beragam ledakan, serta sudah tak dapat dihitung berapa infrastruktur yang rusak.

Komedi dalam Kill la Kill sama luar biasanya dengan aksinya, dan beberapa episode berputar di sekitar adegan komedi alih-alih aksi. Komedi sering datang dalam dua bentuk: slapstick atau humor seksual. Slapstick bekerja dengan sangat baik, mengandalkan lelucon visual dan permainan kata yang cerdas. Humor seksual cenderung bekerja dengan baik, meski kadang-kadang agak terlalu berlebihan.

Seperti semua hal lain dalam Kill la Kill, bahkan fanservice ditampilkan secara ekstrem — kostum Ryuko menjadi contoh utama. Sungguh, itu lebih vulgar daripada bikini, dengan hanya suspender dan rok super mini. Ini sebenarnya ide subversif bahwa rasa malu memengaruhi kekuatan, dan ini sepertinya lebih merupakan alasan untuk menghadirkan fanservice yang lebih banyak sebagai bagian integral dari plot.

Ketelanjangan dalam anime ini merajalela, tetapi jarang seksual, dan sering menjadi bagian dari lelucon. Secara anatomis memang agak disensor, tidak ada puting atau rambut kemaluan atau penis, tetapi tidak dapat disangkal bahwa pada akhirnya, semua orang benar-benar telanjang. Secara harfiah.

kill la kill ryuko matoi fanservice

Kill la Kill adalah salah satu dari beberapa seri yang pernah saya lihat dengan pacing sempurna. Kill la Kill tidak memiliki episode filler. Sesuatu yang penting terjadi di setiap episode, baik itu memajukan plot utama atau mendefinisikan dunianya dengan lebih baik. Bahkan, Kill la Kill mengolok-olok langkahnya yang cepat dan tidak normal: Episode ke-16 dimulai dengan menyatakan bahwa ini adalah episode rekap — episode rekap yang ternyata cuma selama satu menit dan dua puluh lima detik sebelum opening.

Terlepas dari hamparan kegilaan dalam Kill la Kill, namun ia masih konsisten secara internal; tidak ada yang bertentangan dengan apa pun yang telah ditetapkan sebelumnya. Seragam memberimu kekuatan super, seorang gadis remaja menguasai sebuah pulau, dan pakaian bisa menjadi makhluk hidup yang berbicara kepadamu. Ini adalah kehidupan normal bagi dunia Kill la Kill.

kill la kill nudity

Pada akhirnya, yang membuat Kill la Kill sangat menyenangkan adalah cara ia menyentuh beragam hal yang tak umum — yaitu, dengan cara yang gila-gilaan. Adegan aksinya gila-gilaan; humornya gila-gilaan; fanservice gila-gilaan; semuanya gila-gilaan. Namun di balik kesenangan yang merajalela dalam anime ini adalah tentang bagaimana menumbangkan kiasan anime, serta menyajikan komentar sosial terselubung.

Saya suka menonton Kill la Kill. Anime yang membuat saya bersemangat menonton tiap episodenya dan tidak pernah membuat saya kecewa. Jika kamu mencari perjalanan yang menyenangkan, penuh aksi gila-gilaan dengan banyak humor dan premis yang bermain-main dengan genre anime magical girl, ini adalah anime yang menyenangkan.

7 Anime Tentang Menjelajahi Waktu

time machine steins gate

Dalam anime perjalanan waktu, terlepas dari keberadaan putaran waktu, linimasa yang stabil serta dimensi paralel, sebenarnya hanya ada dua jenis perjalanan yang dapat dicapai: dari masa kini ke masa lalu atau masa depan, dan dari masa lalu atau masa depan ke masa kini.

Dari segi plot, kedua jenis anime perjalanan waktu tadi dapat dibagi lagi menjadi dua subkelompok: yang pertama ketika setiap tindakan memiliki konsekuensi besar, dan yang lainnya ketika perjalanan waktu hanya merupakan alat untuk mengomentari era yang sedang ditelusuri sang protagonis, yang tak akan memengaruhi alur waktu.

Sebagai aturan praktis, yang kedua cenderung tak rumit dan tak meninggalkan kita dengan rasa pahit yang menyakitkan. Namun anime perjalanan waktu, apa pun konsepnya, cocok ditonton bagi yang menyukai mekanisme narasi yang rumit. Daftar ini berisi keduanya.

1. Steins;Gate


steins gate anime

  • Episode: 24
  • Tayang: 2011

Mengklaim dirinya sebagai ilmuwan gila, Rintarou Okabe, menyewa kamar di lantai dua bangunan di Akihabara sebagai laboraturium, tempat ia menekuri hobinya menciptakan "gadget masa depan" bersama anggota lab lain: Mayuri Shiina, teman cewek masa kecilnya, dan Hashida Itaru, seorang hacker mesum yang dijuluki "Daru". Ketiganya menghabiskan waktu dengan mengutak-atik alat mereka yang paling menjanjikan, sebuah mesin yang dijuluki "Telepon Microwave", yang menyulap pisang jadi tumpukan gel hijau.

Meski fenomena itu tidak memberikan sesuatu yang konkret dalam pencarian Okabe untuk terobosan ilmiah; yaitu, sampai anggota lab didorong untuk beraksi oleh serangkaian kejadian misterius sebelum akhirnya mengarah pada kesuksesan yang tak terduga: Telepon Microwave dapat mengirim pesan teks ke masa lalu, dan mengubah aliran sejarah.

Diadaptasi dari novel visual karya 5pb dan Nitroplus yang diakui kritis, Steins; Gate membawa Okabe melintasi alur yang berbeda dari masa lalu dan sekarang, Okabe harus memikul beban karena memegang kunci ke dunia waktu.

Episode awal-awal memang terkesan lambat dan agak bercanda, tapi ketika sampai pertengahan kita akan tahu alasan kenapa Steins; Gate sering disebut sebagai anime unggulan.

2. The Girl Who Leapt Through Time


The-Girl-Who-Leapt-Through-Time anime

  • Episode: 1 Film
  • Tayang: 2006

Makoto Konno berada di tahun terakhir sekolah menengahnya, tetapi mengalami kesulitan memutuskan apa yang harus dilakukan dengan masa depannya. Kehidupan Makoto tiba-tiba berubah ketika dia secara tak sengaja menemukan dirinya mampu melompati waktu.

Baca juga: Kenapa Sekolah Menengah Sering Jadi Latar Anime?

Toki wo Kakeru Shoujo atau The Girl Who Leapt Through Time mengikuti Makoto saat dia bermain-main dengan kekuatan barunya. Namun, dia segera belajar dengan cara yang sulit bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi, dan waktu jauh lebih rumit daripada yang terlihat.

3. Mirai Nikki


mirai nikki Future-Diary anime

  • Episode: 26
  • Tayang: 2011

Siswa sekolah menengah yang kesepian, Yukiteru Amano, menghabiskan hari-harinya menulis buku harian di ponselnya, sambil bercakap-cakap dengan dua teman yang tampaknya imajiner Deus Ex Machina, yang adalah dewa waktu dan ruang, dan Murmur, pelayannya.

Mengungkap dirinya sebagai entitas yang sebenarnya, Deus memberi Yukiteru sebuah buku harian, yang menunjukkan entri yang sangat deskriptif berdasarkan masa depan dan memaksanya masuk ke pertempuran berdarah dengan 11 pemegang buku harian masa depan yang sama kuatnya.

Dengan orang terakhir yang berdiri ditunjuk sebagai dewa waktu dan ruang baru, Yukiteru harus menemukan dan membunuh 11 lainnya untuk bertahan hidup. Dia enggan bekerja sama dengan penguntitnya yang obsesif, Yuno Gasai. Namun ada yang lebih dari gadis itu, karena dia mungkin punya rencana lain untuk cintanya yang tak terbalas.

4. Erased


Erased Boku dake ga Inai Machi

  • Episode: 12
  • Tayang: 2016

Ketika tragedi akan terjadi, Satoru Fujinuma menemukan dirinya dikirim kembali beberapa menit sebelum kecelakaan itu terjadi. Mangaka berusia 29 tahun yang terpisah telah memanfaatkan fenomena kuat namun misterius ini, yang ia sebut "Revival," untuk menyelamatkan banyak nyawa.

Namun, ketika ia secara salah dituduh membunuh seseorang yang dekat dengannya, Satoru dikirim kembali ke masa lalu sekali lagi, tetapi kali ini ke tahun 1988, 18 tahun di masa lalu. Segera, ia menyadari bahwa pembunuhan itu mungkin terkait dengan penculikan dan pembunuhan salah satu teman sekelasnya, Kayo Hinazuki yang penyendiri dan misterius. Ini adalah kesempatannya untuk memperbaikinya.

Boku dake ga Inai Machi mengikuti Satoru dalam misinya untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi 18 tahun yang lalu dan mencegah kematian teman sekelasnya sekaligus melindungi mereka yang dia pedulikan di masa sekarang.

5. Occult Academy


occult academy anime

  • Episode: 13
  • Tayang: 2010

Ceritanya berkisar pada Maya, putri mantan Kepala Sekolah Akademi Waldstein, dan agen perjalanan waktu Fumiaki Uchida. Pada tahun 2012, dunia telah diserbu oleh alien dan penjelajah waktu dikirim kembali ke tahun 1999 untuk menemukan dan menghancurkan Kunci Nostradamus, yang dinubuatkan oleh Ramalan Nostradamus sebagai apa yang akan menyebabkan kiamat.

Serial ini kemudian beralih ke tahun 1999, ketika Maya kembali ke Akademi dengan maksud menghancurkan Akademi dengan menggantikan posisi mendiang ayahnya sebagai kepala sekolah. Rencananya terputus ketika dia bertemu Fumiaki dan mengetahui kehancuran yang akan datang. Meskipun tidak mempercayai Fumiaki, mereka membentuk perjanjian untuk mencari Kunci Nostradamus.

Untuk menemukan Kunci Nostradamus, agen waktu diberikan ponsel yang dibuat khusus. Ketika seorang pengguna menemukan objek yang menarik, dengan berpikir untuk menghancurkannya dan mengambil foto, dan jika gambar yang dihasilkan adalah dunia yang damai, maka subjeknya adalah Kunci Nostradamus. Sebaliknya, jika subjeknya bukan Kunci Nostradamus, maka foto tersebut menampilkan kehancuran. Dengan menggunakan telepon, Maya dan Fumiaki menyelidiki kejadian gaib ini.

6. Puella Magi Madoka Magica


Puella Magi Madoka Magica

  • Episode: 12
  • Tayang: 2011

Tampak seperti magical girl lucu-lucuan, tapi anime ini menawarkan kisah yang benar-benar tragis.

Madoka Kaname dan Sayaka Miki adalah gadis sekolah menengah biasa dengan kehidupan biasa, tetapi semua itu berubah ketika mereka bertemu Kyuubey, makhluk ajaib seperti kucing, dan Homura Akemi, siswa pindahan baru.

Kyuubey menawarkan mereka untuk mengabulkan salah satu dari keinginan mereka dan sebagai gantinya, mereka akan menjadi magical girl, mendapatkan kekuatan yang cukup untuk memenuhi impian mereka. Namun, Homura Akemi, seorang gadis penyihir, mendesak mereka untuk menolak tawaran itu, menyatakan bahwa semuanya tak seperti yang terlihat.

Sebuah kisah tentang harapan, keputusasaan, dan persahabatan, Mahou Shoujo Madoka ★ Magica berurusan dengan kesulitan menjadi magical girl dan harga yang harus dibayar untuk membuat mimpi menjadi kenyataan.

7. Orange


orange anime

  • Episode: 13
  • Tayang: 2016

Hari pertama Naho Takamiya dari tahun keduanya di sekolah menengah adalah awal yang tak menyenangkan. Setelah bangun terlambat, dia menerima surat aneh yang ditujukan padanya. Namun, surat itu dari dirinya sendiri, 10 tahun di masa depan!

Pada awalnya, Naho skeptis terhadap catatan tersebut. Namun, setelah menyaksikan beberapa peristiwa yang digambarkan terjadi, dia menyadari bahwa surat itu sebenarnya berasal dari dirinya yang berusia 26 tahun.

Catatan itu merinci bahwa kehidupan masa depan Naho dipenuhi dengan penyesalan, dan dia berharap bahwa dirinya yang lebih muda dapat memperbaiki kesalahan yang dibuat di masa lalu. Surat itu juga memperingatkan dia untuk mengawasi murid pindahan yang baru, Kakeru Naruse.

Naho harus sangat berhati-hati dalam membuat keputusan yang melibatkannya, karena Kakeru tidak ada di masa depan. Dengan surat itu sebagai panduannya, Naho sekarang memiliki kekuatan untuk melindungi Kakeru sebelum dia menyesal sekali lagi.