Tampilkan postingan dengan label sword art online. Tampilkan semua postingan

Lirik Eir Aoi - I will...

eir aoi i will sword art online

Penyanyi kelahiran 30 November 1988 ini membuat debut utamanya di bawah SME Records dengan merilis single "Memoria", yang digunakan sebagai lagu tema penutup pertama untuk Fate/Zero. "Innocence" adalah single ketiga Eir Aoi, yang dirilis pada 21 November 2012, dan digunakan sebagai lagu opening Sword Art Online. Sejak itu, ia telah sering mengisi lagu untuk anime ini.

Sword Art Online sendiri adalah anime yang berfokus pada protagonis Kazuto "Kirito" Kirigaya dan Asuna Yuuki yang terjebak dalam beragam semesta virtual. Untuk Sword Art Online Alicization: War of Underworld, Eir Aoi kembali dengan suara indahnya untuk lagu penutup.


Terjemahan Lirik Lagu Ending Sword Art Online Alicization: War of Underworld


Jepang


長い眠りは どれほどの思いを作ったのだろう
溢れ出す悲しみを 抱きしめ生きる人

夜を乗り越える度に
ひどく怯えてしまう君
この優しい世界で
いつかまた逢えたなら

泣かないで誰より優しい人よ
捨てないで何より光る明日を
どれだけ遠く離れてしまっても
変わることなく ずっと心は繋がってく
繋がってる

Romanji


Nagai nemuri wa dore hodo no omoi wo tsukutta no darou
Afuredasu kanashimi wo dakishime ikiru hito

Yoru wo norikoeru tabi ni
Hidoku obiete shimau kimi
Kono yasashii sekai de
Itsuka mata aeta nara

Nakanaide dare yori yasashii hito yo
Sutenaide nani yori hikaru ashita wo
Dore dake tooku hanarete shimattemo
Kawaru koto naku zutto kokoro wa tsunagatteku
Tsunagatteru

Indonesia


Aku bertanya-tanya seberapa banyak pikiran-pikiran yang telah dicipta sang tidur panjang.
Kau yang hidup dengan semua kesedihan yang menghambur keluar dari dirimu

Setiap kali kita melewati malam.
Kau akan sangat ketakutan.
Di dunia yang indah ini.
Jika kita bisa bertemu lagi suatu hari nanti.

Jangan menangis, kau adalah orang paling baik yang pernah kutemui.
Jangan menghindarinya, dan yang terpenting, rebut esok yang lebih cerah.
Tak peduli seberapa jauhnya.
Hati kita akan selalu terhubung.
Kita terhubung.

eir aoi i will single

kirito sao eir aoi i will single

Lirik ReoNa - ANIMA

reona anima sword art online

ReoNa adalah penyanyi di bawah label Sacra Music. Setelah aktif sebagai cosplayer dan musisi independen, ia membuat debut utamanya pada tahun 2018 sebagai suara penyanyi karakter Elsa Kanzaki dalam serial anime Sword Art Online Alternative: Gun Gale Online.

Dalam Sword Art Online Alicization: War of Underworld, ReoNa mengisi lagu opening. Sebelumnya ia pernah mengisi lagu ending SAO berjudul "Forget Me Not".


Lirik Lagu Opening Sword Art Online Alicization: War of Underwold

Jepang


魂の色は 何色ですか

もういっそ 折れたままで
捨てるほど 逃げ出すほど
強くないよ ほら
もう一度鼓動高鳴る
何が正しいかなんて
わからないけど

形のないものばかりが
大切になって行く
(Found them truly)
飾らない言葉だけが
強く結ばれてる

また躓いて転がって
それでも砕けない
魂の色は 何色ですか

ただ 傷ついて 強がって
それでも見つけたいよ
魂のカタチ 確かめてるよ

深い地の底で一人
扉と鍵を探す
おとぎ話は ほら
泡の様に全部消えて
葛藤、残像だけ
次の 頁(ページ)へ

伸びてく枝葉が分かれて
それぞれの道を行く
(Found them truly)
寂しい思い出だけが
強く根を張ってる

まだ貫いて失って
それでも挫けない
心はどこに 器はどこに

ただ残されて抜け落ちて
それでも伝えたいよ
魂の日々を 魂の意志を

ずっと。。。
ずっと。。。

魂の色は 何色ですか
赤色ですか 青色ですか
魂の色は 何色ですか
透明な過去に 不透明な明日に
生きるあなたは 何色ですか

また躓いて転がって
それでも砕けない
魂の色は 何色ですか

ただ 傷ついて 強がって
それでも見つけたいよ
魂のカタチ 確かめてるよ

ずっと。。。
ずっと。。。
ずっと。。。
ずっと。。。

Romanji


Tamashii no iro wa
Nani iro desu ka?

Mou isso oreta mama de
Suteru hodou nigedasu hodou
Tsuyokunai yo hora
Mou ichido kodou takanaru
Nani ga tadashii ka nante
Wakaranai kedo

Katachi no nai mono bakari ga
Taisetsu ni natte yuku
(Found them truly)
Kazaranai kotoba dake ga
Tsuyoku musubareteru

Mata tsumazuite korogatte
Sore demo kudakenai
Tamashii no iro wa
Nani iro desu ka?

Tada kizutsuite tsuyogatte
Sore demo mitsuketai yo
Tamashii no katachi tashikameteru yo

Fukai chi no soko de hitori
Tobira to kagi wo sagasu
Otogibanashi wa hora
Awa no you ni zenbu kiete
Kattou zanzou dake
Tsugi no peeji e

Nobiteiku eda hana wa karete
Sorezore no michi wo yuku
(Found Them Truly)
Sabishii omoi de daki e ga
Tsuyoku mi wo hatteru

Mada tsuranuite ushinatte sore demo fujikinai
Kokoro wa doko ni
Utsu wa ga doko ni

Tada nokosarete nukiochite sore demo tsutaetai yo
Tamashii no hibi wo
Tamashii no ishi wo

Zutto o... o... o...
Zutto o... o... o...

Tamashii no iro wa
Nani iro desu ka?
Aka iro desu ka?
Ao iro desu ka?

Tamashii no iro wa
(Tamashii no iro wa)
Nani iro desu ka?
(Nani iro desu ka?)
Toumei na kako ni
Futoumei na shita ni
Ikiru anata wa
Nani iro desu ka?

Mata tsumazuite korogatte
Sore demo kudakenai
Tamashii no iro wa
Nani iro desu ka?

Tada kizutsuite tsuyogatte
Sore demo mitsuketai yo
Tamashii no katachi tashikameteru yo

Zutto o... o... o...
Zutto o... o... o...
Zutto o... o... o...
Zutto o... o... o...


Indonesia


Aku bertanya-tanya apa warna jiwaku.

Aku sudah memutusnya,
Tetapi aku makin melarikan diri saat aku menolaknya.
Aku tidak cukup kuat, tahu?
Jantungku berdebar sekali lagi,
Namun aku masih belum tahu
Apa hal yang benar untuk dilakukan.

Hanya ada sesuatu tanpa bentuk
Yang begitu penting.
(Found them truly!)
Hanya kata-kata tanpa hiasan
Yang terikat erat olehnya!

Aku kembali tersandung dan jatuh
Tapi aku tidak akan hancur
Berwarnakah apa jiwa itu?
Aku mudah terluka dan memasang wajah yang kuat
Aku masih ingin menemukannya
Aku mencoba mengkonfirmasi bentuk jiwa

Selamanya Selamanya
Selamanya Selamanya...

reona anima sword art online kirito

reona anima sword art online

7 Lagu Opening Sword Art Online

lisa eir aoi sao sacra music 2019
LiSA dan Eir Aoi di Sacra Music Festival 2019. Foto: Sony Music Japan.

Lagu opening anime selalu bikin vitalitas hidup makin meningkat dan efek samping berupa keinginan untuk menonjok monster dan injeksi semangat untuk mengubah dunia ke arah yang lebih baik. Sword Art Online adalah gudang lagu yang mantap, saya sering menjadikannya sebagai pengiring cuci piring dan saat lari di Lapang Saparua.

Baca juga: Lagu Opening Anime Meningkatkan Vitalitas

Sword Art Online sendiri merupakan seri light novel yang ditulis oleh Reki Kawahara dan diilustrasikan oleh abec. Berfokus pada protagonis Kazuto "Kirito" Kirigaya dan Asuna Yuuki saat mereka melalui berbagai realitas virtual MMORPG. Serial ini diadaptasi menjadi anime oleh A-1 Pictures, tayang sejak 2012.

Sebagai anime aksi fantasi, tentu saja butuh lagu bertenaga. Dibawakan para penyanyi perempuan pilih tanding, dengan tarikan suara lebih dari lima harakat, berikut 7 lagu opening dari Sword Art Online.

1. LiSA - Crossing Field



Bernama asli Risa Oribe, penyanyi kelahiran 24 Juni 1987 ini memulai karir musiknya sebagai vokalis band indie Chucky. Menyusul pembubaran Chucky pada tahun 2005, LiSA pindah ke Tokyo untuk mengejar karier solo.

Debut pada tahun 2010 sebagai salah satu vokalis band fiksi Girls Dead Monster dalam anime Angel Beats! LiSA kemudian merilis single solo pertamanya "Oath Sign" pada 23 November 2011, yang digunakan sebagai lagu pembuka Fate/Zero.

Baca juga: Fate/Zero yang Sinis dan Dingin 

Berkat kesuksesan lagu tersebut, LiSA terpilih untuk membawakan lagu pembuka pertama untuk serial anime Sword Art Online pada 2012: "Crossing Field". Lagu opening ini mengiringi arc Aincard ketika Kirito dan Asuna bersama seribu pemain lainnya terjebak dalam dunia virtual Sword Art Online.

2. Eir Aoi - INNOCENCE



Jalurnya hampir sama dengan LiSA, penyanyi kelahiran 30 November 1988 ini membuat debut utamanya di bawah SME Records dengan merilis single "Memoria", yang digunakan sebagai lagu tema penutup pertama untuk Fate/Zero.

"Innocence" adalah single ketiga Eir Aoi, yang dirilis pada 21 November 2012, dan digunakan sebagai lagu tema pembuka kedua untuk serial anime Sword Art Online.

Opening babak kedua dari SAO, atau arc Fairy Dance. Meski dari 6.147 pemain yang selamat telah berhasil log out, 300 di antaranya, termasuk Asuna, belum bangun karena alasan yang tak diketahui. Arc ini berada di dunia virtual ALfheim Online, dan Kirito berusaha menyelematkan Asuna.

3. Eir Aoi - Ignite



Sword Art Online II tayang 2014 dan sekali lagi menjadikan Eir Aoi sebagai pengisi lagu. "Ignite" sendiri merupakan single ketujuhnya, dirilis pada 20 Agustus 2014.

Babak pertama Sword Art Online II mengeksplorasi Opening yang mengisi arc Phantom Bullet. Insiden misterius terjadi pada sebuah game VRMMO yang disebut Gun Gale Online (GGO). Pemain misterius yang menyebut dirinya Death Gun menembak dan menyebabkan kematian sungguhan pemain lain. Kirito diminta untuk menyelidiki rumor ini.

4. Haruka Tomatsu - Courage



Kelahiran 4 Februari 1990 ini adalah seorang aktris, seiyuu dan penyanyi, yang berada di bawah label Music Ray'n. Haruka ini yang mengisi suara Asuna.

"Courage" merupakan single ke-14 dari Haruka, dirilis pada 3 Desember 2014 dan digunakan sebagai lagu pembuka kedua Sword Art Online II. Menjadi single tersuksesnya hingga saat ini, setelah memuncaki nomor 4 di tangga lagu Oricon dan bertahan selama sebelas minggu.

Opening yang mengisi babak kedua Sword Art Online II meliputi arc Calibur dan arc Mother's Rosario.

5. LiSA - ADAMAS



Sebelumnya LiSA merilis single "Catch the Moment" yang menjadi lagu tema untuk Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale (2017).

Tayang 2018, Sword Art Online: Alicization kembali memakai LiSA untuk membawakan lagu opening: "ADAMAS".

Kali ini, Kirigaya Kazuto ditawari pekerjaan di perusahaan swasta, bernama Rath. Tugasnya adalah untuk menguji mesin FullDive eksperimental generasi ke-4, yang disebut Soul Translator (STL), yang berjalan pada prinsip yang sangat berbeda dari mesin FullDive sebelumnya.

Baca juga: 5 Perangkat Teknologi dalam Sword Art Online

6. ASCA - RESISTER



Asuka Ōkura yang lahir 5 September 1996 ini dikenal dengan nama panggung ASCA. Musisi Jepang yang berada di bawah label Sacra Music, yang melakukan debut pada tahun 2013 setelah menjadi finalis di Grand Prix Animax All-Japan ke-5. Setelah fokus pada studinya, ia melanjutkan karir musiknya lagi pada akhir 2016. Lagu-lagunya telah mengisi beragam anime dari The Pet Girl of Sakurasou, Fate/Apocrypha, dan Sword Art Online.

"Resister" merupakan single kelimanya yang dirilis secara digital pada 13 Januari 2019 dan rilis fisik pada 27 Februari 2019; lagu ini digunakan sebagai pembuka babak kedua Sword Art Online: Alicization.

Mengiringi perjalanan Kirito dan Eugeo bertarung dengan para Integrity Knight untuk mencapai lantai atas Central Cathedral, menyelamatkan Alice sekaligus menghentikan kezaliman Quinella.

Lihat: Alice di Sword Art Online

7. Haruka Tomatsu - Resolution



Single ke-19 "Resolution" dirilis secara digital pada 13 Oktober 2019 dan menerima rilis fisik pada 20 November 2019; judul lagu digunakan sebagai lagu pembuka Sword Art Online Alicization: War of Underworld.

Kali ini jagoan kita, Kirito, mengalami semacam koma karena gangguan listrik yang disebabkan serangan teroris ke markas Rath. Fokus berpindah ke Alice, yang harus melindungi Kirito sekaligus terlibat dalam peperangan dengan Dark Teritory.

Siapa Penyanyi Lagu Opening Sword Art Online Alicization: War of Underworld?



Dari trailer terbaru diketahui kalau yang mengisi opening babak pamungkas Sword Art Online adalah ReoNa dengan lagu berjudul "ANIMA". Akan tayang pada 11 Juli nanti, sebagai fans anime ini, saya sangat menantikannya.

5 Anime Aksi Fantasi Mirip Tower of God

tower of god anime

Tower of God, sebagai anime di musim semi 2020, adalah hasil kolaborasi bersejarah antara platform webcomic Korea Selatan Webtoon dengan studio anime Jepang, dan diongkosi distributor anime Amerika Crunchyroll.

Bukan hanya produksi yang tidak biasa yang membuat penonton tertarik, Tower of God memang menawarkan kisah memikat. Mengikuti seorang bocah bernama Bam (di anime namanya dijepangkan jadi Yoru) yang mendaftar dalam turnamen penuh maut untuk naik ke puncak sebuah menara agar ia bisa bertemu kembali dengan Rachel.

Menara yang dimaksud ini adalah struktur misterius yang sepenuhnya tertutup dan menampung banyak lingkungan unik. Dihuni oleh banyak spesies cerdas yang berbeda, yang tinggal di lantai atas dikaitkan dengan status yang lebih tinggi dan kondisi kehidupan yang lebih baik. Kenaikan dari satu lantai ke lantai berikutnya hanya diizinkan dengan melewati ujian yang semakin sulit, dari kekuatan, ketangkasan dan kecerdasan.

tower of god anime

Semesta Tower of God diisi dengan dongeng yang unik, karakter yang ditulis dengan baik dan memiliki agenda mereka sendiri, serta aksi dan momen komedi yang mengesankan. Jika tersedot ke dalam dunia Tower of God, kamu mungkin ingin mencari serial anime yang sama untuk menenggelamkan diri lagi, jadi berikut 5 anime untuk dijajal saat kamu menunggu episode berikutnya keluar.

1. Hunter x Hunter


hunter x hunter 2011

  • Episode: 148
  • Rilis: 2011-2014

Ketika pertama menonton Tower of God, saya langsung teringat Hunter x Hunter - adaptasi anime versi 1999 salah satu favorit yang mengisi masa kecil saya. Konsep ujian Hunter kemungkinan menjadi inspirasi penulis Tower of God.

Hunter x Hunter merupakan shounen skala epik tentang seorang bocah lelaki penuh semangat bernama Gon yang ingin jadi Hunter sehingga ia dapat menemukan ayahnya yang telah lama hilang. Dengan karakter-karakternya yang sangat besar, sistem kekuatan yang terperinci, dan plot yang kompleks secara emosional, Hunter x Hunter selalu maju jadi rekomendasi tontonan.

2. Made in Abyss


made in abyss anime

  • Episode: 13
  • Rilis: 2017

Made in Abyss mengguncang formula menara dan turnamen dengan memulai Riko dan teman barunya Reg di mulut jurang besar. Anime ini mengikuti mereka berdua masuk lebih dalam, menantang setiap tingkat yang menakutkan dalam pencarian untuk temukan jawaban tentang ibunya dan ingatannya yang hilang. Mereka bertemu dengan beberapa wajah ramah dan sejumlah makhluk haus darah yang secara eksponensial lebih besar yang mendorong mereka ke batas kemampuan mereka.

Namun seperti halnya Bam dan timnya di Tower of God, mereka tumbuh lebih dekat dan belajar lebih banyak tentang satu sama lain melalui beragam kesulitan. Jika bagian favoritmu dari Tower of God adalah perjuangan emosional para karakter di sepanjang perjalanannya, maka Made in Abyss patut dicoba.

3. Satsuriku no Tenshi (Angels of Death)


angels of death anime

  • Episode: 16
  • Rilis: 2018

Jika kamu ingin yang lebih gelap ketimbang Made in Abyss, maka Angels of Death akan bikin kamu diselimuti dengan eksplorasi suram jiwa manusia seperti yang terlihat melalui mata seorang gadis kecil yang hanya ingin mati. Seorang pembunuh bernama Zack menemukan seorang gadis suicidal di ruang bawah tanah sebuah bangunan yang penuh dengan para psikopat yang semuanya entah bagaimana mengenalnya.

Ketika mereka berdua menaklukkan setiap lantai, mereka belajar lebih banyak tentang siapa sebenarnya gadis itu dan bagaimana dia masuk ke dalam situasi yang begitu menyedihkan. Bukan hanya formula menara saja, seperti karakter utama di Tower of God, gadis berambut pirang itu bernama Rachel.

4. Sword Art Online


sword art online

  • Episode: 25
  • Rilis: 2012

Sword Art Online memang jauh lebih cocok sebagai genre isekai video game, tetapi strukturnya sebagai permainan menantang maut ketika pemain harus menyelesaikan 100 level agar bisa kembali ke kehidupan nyata mereka menggemakan rasa klaustrofobik, bahaya yang menjulang dalam Tower of God. Kirito dan Asuna, juga para pemain yang terperangkap harus bertarung di dunia virtual Aincrad, menghadapi segala macam ancaman di sepanjang jalan.

Lihat: Rekomendasi 15 Anime Adaptasi Dari Novel

5. Reikenzan: Hoshikuzu-tachi no Utage


raikenzan anime

  • Episode: 12
  • Rilis: 2016

Raikenzan merupakan produksi bareng Cina-Jepang, mengadaptasi manhwa Cina dengan struktur cerita dan elemen tematik yang lebih khas dari negara asalnya sehingga agak berbeda dari yang biasa dilihat oleh penonton anime. Meskipun ada kejutan budaya, anime ini pada dasarnya adalah kisah sederhana tentang seorang bocah yang hanya ingin membuktikan bahwa ia bukan pecundang.

Dia memasuki ujian untuk memilih orang bijak baru, yang diketuai oleh seorang organis yang cantik namun berubah-ubah yang datang dengan cobaan yang tak terduga yang akan menguji keberanian dan kesabaran dari semua orang yang terlibat. Semacam Tower of God versi ringan dan lebih komedi yang juga mendalami budaya negara Asia Timur lainnya.

Light Novel: Sastra, Anime dan Bisnis Media

erika karisawa sword art online durarara
Erika Karisawa dan Walker Yumasaki di Durarara!!

Light novel telah jadi sumber adaptasi anime paling umum saat ini. Sementara light novel telah menjadi dasar anime selama bertahun-tahun, novel-novel itu telah dilembagakan selama sekitar dekade terakhir.

Munculnya adaptasi light novel mencerminkan tren yang lebih luas di dunia anime untuk mempromosikan waralaba lintas berbagai platform media. Ini dikenal sebagai strategi "media mix", dan sangat penting untuk memahami sisi bisnis ini.

Lihat: 15 Anime Adaptasi dari Light Novel

Apa Beda Light Novel dan Novel Reguler?


Sangat penting untuk mengatasi kesalahpahaman yang mungkin ada soal light novel sejak awal. Definisi light novel penuh dengan komplikasi, bahkan pembaca Jepang sendiri bingung oleh pertanyaan ini.

Light novel, secara umum, adalah subkultur sastra Jepang untuk dewasa muda. Namun, definisi spesifik belum ditegaskan karena setiap definisi mengandung banyak properti yang berbeda. Misalnya, kritikus sastra Jepang Aki Enomoto mendefinisikan light novel sebagai “karya sastra yang menghibur untuk para pembaca di sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas”, sedangkan Nikkei Business Publications, sebuah penerbit, mendefinisikannya sebagai “Buku-buku yang menggunakan gambar-gambar anime sebagai sampul dan ditujukan untuk pembaca muda."

Bagi kebanyakan publik, hanya ada pengertian yang samar-samar untuk istilah itu, menganggap light novel sebagai buku tipis dan ringan dengan sampul anime. Ciri khas light novel adalah novelnya pendek, biasanya sekitar 300 halaman per volume, dan berisi ilustrasi gaya manga.

Namun, banyak novel biasa memiliki ilustrasi gaya manga, sementara beberapa light novel tidak memiliki ilustrasi sama sekali. Selain itu, beberapa light novel bahkan punya ukuran dan ketebalan super, misalnya Horizon in the Middle of Nowhere. Akan selalu ada pengecualian untuk setiap aturan.

Jadi bagaimana kita mengetahui kapan light novel disebut light novel?

Indikator utamanya adalah "label" di toko buku. Kadokawa dan Kodansha menerbitkan buku-buku dari semua deskripsi, tetapi mereka juga memiliki sejumlah label light novel yang menargetkan selera dan demografi yang berbeda. Sebagai contoh, MF Bunko J memiliki reputasi untuk romansa harem, sementara judul Kadokawa Beans Bunko ditujukan untuk anak perempuan — kedua label ini dimiliki oleh Kadokawa.

Dengan kata lain, light novel tak terlalu didefinisikan oleh gaya atau genre sastra yang berbeda dan lebih banyak karena merek dan pemasarannya. Ini menjadi jelas ketika kita melihat sejarah mediumnya.

Istilah "light novel" tampaknya diciptakan oleh Keita Kamikita sekitar tahun 1990. Kamikita adalah operator sistem dari forum online sci-fi dan fantasi; ia mengamati bahwa novel fiksi ilmiah dan fantasi yang muncul dari penerbit besar sejak tahun 1980-an juga menarik penggemar anime dan manga karena mereka menampilkan ilustrasi oleh seniman manga terkenal.

Kamikita secara sadar menghindari penggunaan istilah yang sudah mapan seperti "young adult" karena novel-novel ini tidak menarik bagi satu demografis tertentu. Baginya, light novel bukanlah fiksi genre murni; mereka adalah produk dari strategi bisnis media mix.

Perkembangan Light Novel


Dasar dari istilah "light novel" berawal pada tahun 1977 ketika sastra Jepang mulai terdiversifikasi. Pada saat itu, penulis Jepang Motoko Arai menerbitkan novel orang pertama yang ditulis untuk anak muda. Isi novel menarik bagi pembaca muda, dan kata-kata deskriptif ditulis dalam bahasa gaul. Meskipun ada penulis lain, seperti Saeko Himuro, yang memiliki atau mengembangkan gaya penulisan yang serupa, Arai dianggap pencetusnya.

Belakangan, light novel mulai mengembangkan gaya yang berbeda. Misalnya, Record of Lodoss War dan Slayers yang diterbitkan pada tahun 1988, adalah asal-usul light novel fantasi modern. Mereka juga berkontribusi pada pengembangan game fantasi di Jepang seperti seri Final Fantasy. Selama periode ini, sebagian besar light novel berfokus pada tema fantasi, yang mendorong pertumbuhan sastra semacam ini.

Sampai tahun 2000, popularitas light novel terus tumbuh, dan lebih banyak jenis light novel keluar, menjadi lebih relevan dengan light novel yang kita kenal sekarang. Yang paling terkenal selama masa ini adalah Haruhi Suzumiya yang memenangkan 2003 Kadokawa Sneaker Bunko, penghargaan yang diberikan kepada light novel terbaik tahun ini oleh Kadokawa Corporation. Kemasyhuran novel ini berasal dari latar dunia yang kompleks dan karisma para tokohnya. Sebagian besar light novel dengan latar yang rumit membuat pembaca bingung, tetapi Nagaru Tanigawa, penulis Haruhi Suzumiya, berhasil menyampaikan latar belakang dengan cara yang memotivasi keinginan pembaca untuk membaca bukunya. Bahkan sekarang, Haruhi Suzumiya masih dianggap sebagai salah satu light novel terkemuka di industri.

haruhi suzumiya light novel
Koleksi light novel Haruhi Suzumiya. Foto: Reddit.

Ada juga tren judul-judul light novel yang semakin lama semakin panjang. Ada tiga alasan utama mengapa teknik ini berhasil. Pertama, judul tersebut mengedukasi pembaca tentang ciri-ciri karakter utama, yang menarik perhatian pembaca. Kemudian, mirip dengan alasan pertama, judul itu merangkum plot: judul yang bagus bernilai ribuan kata. Akhirnya, ketika judulnya begitu panjang bahkan sampul buku itu tidak bisa menampungnya, pembaca akan penasaran untuk mengetahui apa yang ada di dalamnya.

Praktek ini dapat mengganggu bagi pembaca karena ketika pembaca ingin referensi buku, judul yang panjang membuat proses ini tidak nyaman. Namun, karena ada akronim populer untuk setiap novel, sebagian besar pembaca tidak terganggu karenanya, menyebabkan lebih banyak penulis menggunakan teknik ini.

Saat ini, light novel sebagian besar memiliki pola plot dan judul tertentu. Misalnya, mereka yang menulis tentang fantasi dapat dikategorikan ke dalam dua jenis: satu ketika protagonis meninggal secara tidak sengaja di dunia asli dan bereinkarnasi ke dunia lain dan satu ketika latar didasarkan pada dunia fantasi sejak awal.

Hal ini menyebabkan membanjirnya light novel berdasarkan kisah-kisah serupa, sehingga hanya novel-novel yang paling menonjol dari setiap jenis yang diterbitkan. Pasti akan ada lebih banyak jenis plot di masa depan, tetapi apa yang tersisa untuk ditulis sangat bergantung pada kreativitas penulis.

Kadokawa: Monopoli dan Kapitalisasi Light Novel



Light novel tidak eksis dari ruang hampa. Tidak mungkin mengabaikan manga, anime, game, dan produk media lainnya yang terkait dengannya. Tidak ada satu perusahaan pun yang lebih sukses dalam memasarkan light novel dengan cara ini selain Kadokawa Shoten. Meskipun akan salah untuk mengatakan bahwa mereka menciptakan strategi campuran media light novel modern (seperti beberapa sejarah telah mengklaim), mereka pasti trendsetter sejak awal.

Kadokawa pertama kali didirikan pada 1945 oleh Genyoshi Kadokawa. Di bawah arahannya, penerbit menerbitkan reputasi untuk sastra paperback alis tinggi. Namun, segalanya berubah ketika Genyoshi meninggal pada tahun 1975 dan putranya Haruki mengambil kemudi. Haruki menyusun ulang novel novel perusahaan untuk menyerupai gaya novel Amerika — dengan kata lain, literatur berbasis hiburan sekali pakai. Pada awalnya, ia mencapai ini dengan menerbitkan terjemahan novel-novel Amerika, memanfaatkan publisitas yang dihasilkan oleh versi-versi film, meskipun perusahaan dengan cepat bercabang ke dalam film adaptasi in-house dari jajaran novel mereka sendiri. Tujuannya adalah untuk menggunakan film itu sendiri sebagai iklan untuk novel, dan novel sebagai iklan untuk film.

Serial light novel biasanya mengalami lonjakan penjualan setelah anime mengudara, yang memberikan penerbit insentif untuk berinvestasi dalam adaptasi anime yang mahal bahkan jika anime itu sendiri gagal mengembalikan biaya produksinya. Misalnya, Is It Wrong To Pick Up Girls in a Dungeon? seri (yang diterbitkan oleh SB Creative, cabang penerbitan SoftBank) terjual lebih dari satu juta kopi pada tahun 2015, dengan mudah membenarkan investasi anime. Dalam industri ketika penjualan cetak dan disk berkontraksi secara menyeluruh, strategi bauran media berfungsi sebagai penyokong industri ini.

Siapa Yang Menulis Light Novel Ini?


Light novel memiliki reputasi (tidak sepenuhnya tidak pantas) untuk diproduksi secara massal dan sekali pakai. Para penulis seperti entitas tanpa wajah, mengaduk satu demi satu buku untuk memberi makan mesin. Beberapa penulis membawa ini ke tingkat manusia super. Kazuma Kamachi, penulis A Certain Magical Index, telah menerbitkan novel sebulan selama 24 bulan. Itu membutuhkan dedikasi yang serius.

Mengingat betapa menegangkannya jadwal penerbitan, tidak mengherankan bahwa karier penulis light novel cenderung berumur pendek. Beberapa penulis mungkin beruntung dan menghasilkan hit yang konsisten, tetapi sebagian besar dari mereka tidak mencari nafkah yang berkelanjutan melalui menulis light novel.

Karena tingkat turnover penulis sangat tinggi, industri light novel secara aktif mendorong pengiriman dari penulis baru dalam bentuk kontes light novel. Hadiah Novel Dengeki, yang didirikan pada tahun 1994, adalah kontes yang paling terkenal. Kontes ini diselenggarakan oleh ASCII Media Works, yang dimiliki oleh Kadokawa. Ia menerima ribuan kiriman setiap tahun dan telah mendorong karier banyak penulis populer, termasuk Reki Kawahara dari ketenaran Sword Art Online.

Ini juga menjadi semakin populer akhir-akhir ini untuk label light novel untuk menerbitkan novel web dalam bentuk cetak. Novel-novel web adalah karya-karya amatir yang diposkan secara online, dan walaupun mereka mungkin memiliki reputasi yang malang karena memanjakan diri dan ditulis dengan buruk, mereka mendapat manfaat dari memiliki pembaca yang ada dan banyak teks untuk menarik rilis cetak reguler. Versi light novel sering diedit dan bahkan mungkin menampilkan alur cerita yang berubah, yang mendorong pembaca novel web untuk membeli light novel juga. Ini situasi yang saling menguntungkan. Beberapa contoh novel-web populer-berubah-light novel berubah anime termasuk The irregular at magic school, Log Horizon, dan Re: Zero.

Singkatnya, dukungan akar rumput dari pembaca adalah komponen kunci lain dari strategi campuran media. Sementara penulis mapan menarik banyak penjualan, pemasukan darah baru yang terus-menerus ke dalam industri adalah apa yang membuat jadwal penerbitan padat berkelanjutan. Bahkan setelah menjadi sangat komersial, dapat dikatakan bahwa light novel dan adaptasi anime mereka dibuat oleh para penggemar, untuk para penggemar.

Light Novel dan Media Mix


Light novel telah direvisi menjadi manga dan anime sejak 1980-an karena fakta bahwa mentransformasikannya menjadi bentuk produk lain dalam skala besar meningkatkan ketenaran novel. Seringkali hanya light novel terbaik yang direvisi menjadi komik atau anime karena menghabiskan banyak biaya untuk mengarahkan, menggambar, dan mengedit novel-novel ini. Kadang-kadang ketika light novel yang tidak sepopuler direvisi, tragedi terjadi.

Ambil dua anime dari 2018 ini sebagai contoh. That Time I Got Reincarnated as a Slime adalah light novel terkenal dengan lebih dari 12 juta tampilan di Internet. My Sister, My Writer, di sisi lain, tidak memiliki banyak ketenaran. Kedua novel tersebut dikembangkan menjadi anime pada musim gugur lalu, tetapi dengan dua hasil yang sama sekali berbeda. Yang pertama menjadi salah satu anime paling stabil dalam hal kualitas, sedangkan yang terakhir mengatasi Magical Warfare dan menjadi produksi anime terburuk dalam sejarah anime. Perbedaan ketenaran ini sejak awal menyebabkan dana untuk membuat mereka berbeda, yang kemudian menciptakan kesenjangan dalam kualitasnya.

Sekarang, ada pola dalam industri ketika light novel pertama-tama diubah menjadi manga dan kemudian direvisi menjadi anime. Berbagai bentuk ini menciptakan apa yang disebut ACG, atau Anime, Comic, dan Game. Banyak konvensi, seperti Pameran Komik dan Dunia Komik di Taiwan atau Pasar Komik di Jepang, diadakan di seluruh dunia setiap tahun untuk mempromosikan industri ini. Ini semua berkontribusi pada pengembangan light novel hari ini.

Industri light novel telah sangat berkembang sejak fondasi istilah ini lahir. Karena semakin banyak orang mulai menerima literatur semacam ini, industri ini akan tumbuh setiap tahun. Light novel memiliki masa depan yang unik dan akan dianggap sebagai jenis sastra di masa depan.

15 Anime Adaptasi dari Novel

kanbaru suruga monogatari novel

Beberapa anime merupakan karya asli, seperti serial cult Neon Genesis Evangelion dan Cowboy Bebop. Sisanya kebanyakan merupakan adaptasi dari manga. Namun ada juga anime yang mengambil dari sumber yang mungkin jarang dibahas: novel.

Karena begitu banyaknya anime menggunakan manga sebagai bahan sumbernya, mudah untuk melupakan bahwa ada banyak anime dengan cerita yang benar-benar bagus ternyata hasil adaptasi dari novel. Kebanyakan memang dari light novel, yang pada dasarnya adalah novel tetapi ditulis dalam paragraf pendek atau bahasa yang mudah dimengerti sehingga menyediakan pembacaan cepat.

Lihat: Light Novel: Sastra, Anime dan Bisnis Media

Banyak novel ini diadaptasi menjadi anime, yang bahkan kepopulerannya melebihi novelnya. Ada beberapa keunggulan dari anime adaptasi dari light novel ini, yang terasa berbeda jika dibanding anime adaptasi manga. Berikut rekomendasi anime yang mantap untuk ditonton:


1. Twelve Kingdoms


the twelve kingdoms anime

  • Penulis: Fuyumi Ono | Ilustrator: Akihiro Yamada
  • Episode: 45
  • Tayang: 2002
  • Genre: Action, Adventure, Fantasy, Isekai

Terletak di dunia dengan dua belas kerajaan yang diperintah oleh dua belas orang yang dipilih oleh makhluk yang dikenal sebagai Titan. Twelve Kingdoms lebih tentang dunia itu sendiri ketimbang seorang protagonis. Namun, karakter yang jadi sorotan adalah Youko Nakajima, seorang gadis dari Jepang yang diteleportasi ke dunia ini dan karenanya harus belajar untuk bertahan hidup. Salah satu anime fantasi terbaik yang pernah ada.

2. Howl's Moving Castle


howl's moving castle

  • Penulis: Diana Wynne Jones
  • Episode: 1 Film
  • Tayang: 2004
  • Genre: Fantasy, Romance

Salah satu dari banyak film dari Studio Ghibli dan sutradara legendaris Hayao Miyazaki. Kisah ini memperkenalkan kita kepada seorang gadis bernama Sophie, yang kemudian berubah menjadi seorang wanita tua oleh Sang Penyihir. Dalam pencarian memecahkan kutukan ini, dia bertemu Howl, seorang penyihir yang diminta untuk ikut dalam perang, tapi melakukan yang terbaik untuk menghindarinya. Sementara film anime ini merupakan adaptasi yang agak longgar dari novelnya, Howl's Moving Castle berhasil menjadi salah satu box office terbesar untuk film Jepang yang pernah ada.

3. Baccano!


baccano anime

  • Penulis: Ryohgo Narita | Ilustrator: Katsumi Enami
  • Episode: 16
  • Tayang: 2007
  • Genre: Action, Crime, Thriller, Supranatural

Baccano!, yang merupakan Bahasa Italia yang berarti "keributan", diceritakan dari berbagai sudut pandang, sebagian besar dibuat dalam semesta fiksi Amerika Serikat selama berbagai periode waktu, terutama era Prohibiton. Baccano! berfokus pada berbagai orang, termasuk alkemis, pencuri, penjahat, Mafiosi dan Camorristi, yang tampaknya tidak terhubung satu sama lain. Setelah ramuan keabadian diciptakan kembali pada tahun 1930 di Manhattan, para karakter mulai berpapasan, memicu peristiwa-peristiwa yang semakin lama semakin tak terkendali. 

4. Haruhi Suzumiya

 
haruhi suzumiya kyoto animation

  • Penulis: Nagaru Tanigawa | Ilustrator: Noizi Ito
  • Episode: 28 + 1 Film
  • Tayang: 2006-2009
  • Genre: Comedy, Romance, School, Supranatural

Ini adalah salah satu contoh terbaik anime chuunibyou: sebuah kompleks yang dialami oleh anak-anak sekolah menengah ketika mereka percaya punya kekuatan super atau termasuk makhluk ajaib. Yang dalam Haruhi Suzumiya, semua itu benar.

Baca juga: Kenapa Sekolah Menengah Sering Jadi Latar Anime?

Kyon diseret oleh teman sekelasnya, Haruhi Suzumiya, seorang siswi eksentrik yang mencari fenomena dan makhluk supernatural, seperti alien, penjelajah waktu, dan esper. Haruhi segera merekrut tiga anggota tambahan: Yuki Nagato si kutu buku, Mikuru Asahina yang pemalu, dan murid pindahan Itsuki Koizumi. Ketiganya percaya kalau Haruhi punya kekuatan berbahaya yang dapat menghancurkan dunia. Bersama dengan Kyon, mereka berupaya tetap menyenangkan bagi Haruhi dan mencegahnya mengalami kebosanan.

5. Welcome to NHK


welcome to nhk anime

  • Penulis: Tatsuhiko Takimoto
  • Episode: 24
  • Tayang: 2006
  • Genre: Drama, Psychological, Slice of Life

Kisahnya berpusat di sekitar seorang pria muda bernama Tatsuhiro Sato, seorang dropout yang menjadi pengangguran. Sato bertemu Misaki Nakahara, dan tujuannya adalah untuk membantu Sato keluar dari kamarnya dan kembali ke perguruan tinggi. Pada akhirnya, Welcome to NHK dicintai karena berurusan dengan apa yang pada waktu itu merupakan fenomena yang baru: hikikomori.

Lihat: Welcome to NHK: Candu Hikikomori

6. Toradora


toradora anime

  • Penulis: Yuyuko Takemiya | Ilustrator: Yasu
  • Episode: 25
  • Tayang: 2008
  • Genre: Comedy, Drama, Romance

Berpenampilan garang tapi lembut hatinya, Ryuji Takasu membentuk persahabatan yang tidak biasa dengan Taiga Aisaka, seorang gadis mungil dengan lidah yang tajam dan sikap yang keras. Bersama-sama mereka mencoba untuk membantu masing-masing memuluskan cinta mereka kepada gebetannya, tetapi tak menyadari bahwa satu-satunya orang yang benar-benar mengerti mereka adalah antar keduanya. Terkadang, cinta bekerja secara misterius.

7. Mardock Scramble


mardock scramble

  • Penulis: Tow Ubukata
  • Episode: 3 Film
  • Tayang: 2010, 2011, 2012
  • Genre: Crime, Gore, Sci-fi, Seinen

Berlatar di masa depan yang jauh di Mardock City, dengan seorang gadis muda bernama Rune Ballot yang diurus oleh Shell, yang kemudian berusaha membunuhnya. Ketika Shell gagal, Rune berubah menjadi cyborg, dan dia menerimanya untuk menghentikan permainan Shell. Dari genre ecchi, ke genre horror, ke genre psikologis, anime ini sering disajikan dengan bahasa vulgar yang intens, kekerasan, gore, adegan telanjang, seks, dan tema-tema kontroversial lainnya, dari pemerkosaan, inses, pelacuran, dan pembunuhan. 

8. Hyouka


hyouka anime

  • Penulis: Honobu Yonezawa
  • Episode: 22
  • Tayang: 2012
  • Genre: Mystery, School, Slice of Life

Berpusat di sekitar Hotaro Oreki, yang diminta oleh saudara perempuannya untuk bergabung dengan Klub Sastra Klasik di sekolah menengahnya agar tidak dibubarkan karena kurangnya anggota. Sementara di sana, dia dan beberapa anggota baru lainnya mulai memecahkan misteri.

9. Durarara!!


durarara anime

  • Penulis: Ryohgo Narita | Ilustrator: Suzuhito Yasuda
  • Episode: 26 (S01), 36 (S02)
  • Tayang: 2010-2015
  • Genre: Action, Suspense, Urban Fantasy

Durarara!! atau sering juga disingkat DRRR!! mengikuti seorang pemuda bernama Mikado Ryugamine yang pindah ke sebuah distrik di pusat kota Tokyo: Ikebukuro. Bersatu kembali dengan teman masa kecilnya Masaomi Kida, Mikado diajak berkeliling kota tersebut dan menemukan banyak rahasia gelapnya. Kisah ini diceritakan dari perspektif beragam karakter. Ikebukuro menjadi sebuah kota yang menjadi media untuk sebagian besar pengembangan plot dan kekerasan acak di sepanjang seri.

10. Monogatari


monogatari series anime

  • Penulis: Nissio Isin | Ilustrator: Vofan
  • Episode: 15 (Bakemonogatari), 26 (Monogatari 2nd Season), 10 (Owarimonogatari)
  • Tayang: 2009-2018
  • Genre: Comedy, Harem, Supranatural

Plot berpusat di sekitar Koyomi Araragi, seorang siswa sekolah menengah tahun ketiga yang selamat dari serangan vampir dan kemudian menemukan dirinya membantu gadis-gadis yang terlibat dengan berbagai penampakan, dewa, hantu, binatang buas, roh, dan fenomena supernatural lainnya.

Lihat: Urutan dan Cara Menonton Monogatari


11. Tatami Galaxy


tatami galaxy anime

  • Penulis: Tomihiko Morimi
  • Episode: 11
  • Tayang: 2010
  • Genre: Comedy, Slice of Life

Karakter utama kita, sebut saja Watashi, berharap untuk menemukan kehidupan kampus ideal penuh warna yang selalu ia impikan. Dia adalah sumber dialog, serta monolog berkecepatan peluru. Diadaptasi oleh sutradara Masaaki Yuasa, menjadikan anime ini unik dan asyik, ketika premis yang sederhana bertemu dengan metode mendongeng yang inovatif dan unik.

Lihat: Kronik Mitos Tatami Galaxy

12. Sword Art Online


sword art online

  • Penulis: Reki Kawahara | Ilustrator: abec
  • Episode: 25
  • Tayang: 2012
  • Genre: Action, Adventure, Fantasy, Romance, Sci-fi, Video Game

Pada tahun 2022 hadir sebuah video game multiplayer atau MMORPG berteknologi tinggi yang mampu membuat para pemainnya tenggelam ke dunia virtual. Namun, hal ini menjadi bencana. Sword Art Online berfokus pada protagonis Kazuto "Kirito" Kirigaya dan Asuna Yuuki yang terjebak dalam semesta virtual ini.

Lihat: 10 Anime Fantasi Video Game Mirip Sword Art Online

13. The Devil is A Part-Timer


the devil is a part timer anime

  • Penulis: Satoshi Wagahara | Ilustrator: Oniku (ditulis 029)
  • Episode: 13
  • Tayang: 2013
  • Genre: Comedy, Fantasy

Untuk bertahan hidup, Satan mengambil pekerjaan paruh waktu di sebuah restoran cepat saji bernama MgRonald. Suatu hari, Satan, yang sekarang bernama Sadao Maō, bertemu dengan seorang gadis yang ternyata berasal dari dunianya. Cerita kemudian mengeksplorasi kepribadian masing-masing karakter dan nilai-nilai moral mereka. Lebih banyak karakter muncul dari dunia Ente Isla dan mereka juga menghadapi dilema dunia baru, yang ditampilkan secara komikal.

14. Uchouten Kazoku / The Eccentric Family


uchouten kazoku

  • Penulis: Tomihiko Morimi
  • Episode: 13
  • Tayang: 2013
  • Genre: Drama, Supranatural, Slice of Life

Eccentric Family mengikuti sekeluarga makhluk supranatural yang dapat berubah bentuk yang dikenal sebagai tanuki. Keluarga Shimogamo menikmati kehidupan yang cukup normal, bersekolah dan berteman, sambil melakukan yang terbaik untuk menghindari dimakan oleh kelompok yang dikenal sebagai Friday Fellows.

15. Violet Evergarden

 
violet evergarden

  • Penulis: Kana Akatsuki | Ilustrator: Akiko Takase
  • Episode: 13 + 1 OVA + 1 Film
  • Tayang: 2018 
  • Genre: Drama, Fantasy, Slice of Life

Perang telah usai, dan Violet Evergarden butuh pekerjaan. Terluka dan tanpa emosi, ia terima pekerjaan sebagai penulis surat untuk memahami jati diri dan mengerti apa itu cinta. Violet mulai bekerja sebagai Auto Memory Doll, sebuah pekerjaan yang akan membawanya pada petualangan, yang akan membentuk kembali kehidupan kliennya dan yang mengarahkannya pada pencarian dirinya sendiri.

5 Perangkat Teknologi di Sword Art Online

asuna kirito nervegear sword art online

Memang sudah beredar perangkat Realitas Virtual, tapi terlepas dari grafik yang indah dan memukau, kita masih tahu bahwa dunia itu terasa tak nyata, pengontrol membatasi gerakan fisik kita; kita masih merasakan sofa yang kita duduki.

Yang kita idamkan adalah seperti dalam Sword Art Online. Menyelam sepenuhnya dalam Realitas Virtual seperti dalam lucid dream: kita tahu siapa diri kita, kita tetap benar-benar sadar. Ini terdengar seperti petualangan yang fantastis, tetapi apakah itu mungkin? Meski kemungkinannya lemah, para ilmuwan dan insinyur telah membuat langkah besar menuju pengalaman Realitas Virtual yang mendalam tersebut.

1. NerveGear


nervegear sword art online

Merupakan mesin FullDive generasi ke-2 yang dibuat oleh Argus. Ini adalah teknologi VR pertama yang diproduksi secara massal.

Berbentuk seperti helm, gawai ini sepenuhnya mengontrol kesadaran pemain dengan mengarahkan sinyal yang dikirim otak ke tubuh dan mengirimkan gelombangnya untuk merangsang panca indera. NerveGear memiliki sumber baterai sendiri, serta pemancar gelombang mikro elektromagnetik frekuensi tinggi.

Ketika Sword Art Online dirilis untuk konsol NerveGear ini, tentu saja jadi kegembiraan bagi semua gamer. Sialnya, permainan ini menjebak 10.000 pemain setelah peluncuran resmi Sword Art Online pada November 2022.

2. AmuSphere


amusphere sword art online

Mesin FullDive generasi kedua, yang dikembangkan bersama oleh RECT Progress Inc. Sistem ini telah dimodifikasi agar lebih aman daripada pendahulunya dengan mengubah pemancar gelombang mikro ke frekuensi rendah.

Desain AmuSphere menggabungkan berbagai sensor yang terus-menerus memonitor tekanan darah dan gelombang otak dan menambahkan fitur logout darurat jika status seseorang menjadi tak normal.

Selain itu, AmuSphere tidak sepenuhnya memblokir sinyal dari tubuh, seperti yang dilakukan NerveGear, sehingga pemain dapat merasakan suara dan sensasi dari luar, misalnya ketika ada yang mencoba membangunkan.

3. Medicuboid


medicuboid sword art online

Adalah mesin FullDive generasi ketiga yang dikembangkan untuk digunakan dalam bidang medis, alih-alih industri hiburan. Desain dasar mesin ini disediakan oleh Koujiro Rinko, berdasarkan mesin yang digunakan Kayaba untuk menyalin ingatan dan pikirannya ke dunia maya.

Berbeda dengan perangkat generasi kedua yang hanya terdiri dari helm yang terhubung ke otak pengguna, Medicuboid terintegrasi dengan tempat tidur, dari kepala ke badan bagian atas, bukan hanya helm. Medicuboid menghubungkan tidak hanya ke medula, tetapi ke sumsum tulang belakang juga.

Medicuboid memiliki kekuatan pemrosesan yang lebih besar, memungkinkan interaksi dengan bagian otak yang lebih dalam. Semua peningkatan ini memberi pengguna refleks dan waktu reaksi yang meningkat. Namun, mesin ini hanya dimaksudkan untuk digunakan untuk tujuan medis, dan khusus untuk pasien Terminal Care.

4. Augma


augma sword art online

Adalah perangkat multi-guna yang dikembangkan oleh Profesor Shigemura Tetsuhiro dan didistribusikan oleh perusahaan teknologi informasi dan komunikasi yang baru muncul bernama Kamura.

Tak seperti NerveGear dan AmuSphere, Augma mampu mengirimkan sinyal ke otak ketika pengguna terjaga, dan dengan demikian merupakan perangkat Augmented Reality ketimbang Virtual Reality.

Meski kemudian diketahui kalau Augma juga memiliki kemampuan membenamkan pengguna dalam FullDive karena perangkat ini didasarkan pada NerveGear, tapi fungsi ini dirahasiakan dari publik.

Lihat: Sword Art Online Movie: Ordinal Scale

5. Soul Translator


soul translator sword art online

Mesin FullDive generasi keempat, yang diciptakan oleh Higa Takeru di Rath. Tidak seperti pendahulunya, mesin ini tidak terhubung ke otak pengguna, tetapi Fluctlight, yaitu jiwa atau kesadaran.

Mesin itu dibuat untuk digunakan dalam Project Alicization untuk menciptakan kecerdasan buatan yang sangat adaptif dengan menyalin Fluctlight manusia. Mesin ini juga memiliki fungsi yang disebut Fluctlight Acceleration (FLA), yang memungkinkan mesin untuk mempercepat waktu pengindraan pengguna hingga 5.000 kali lipat dari aliran waktu di dunia nyata.

Lihat: Alice di Sword Art Online

Selain itu, dunia virtual yang dibuat oleh Soul Translator sangat mirip dengan kehidupan, karena mesin membuat dunia lewat ingatan, bukan poligon, yang berarti bahwa setiap objek di dunia virtual berada pada tingkat yang sama dengan hal yang nyata dalam kesadaran pengguna.

Sisi Gelap Industri Anime

anime industry golden boy
Kondisi ruang kerja para animator yang ditampilkan dalam anime Golden Boy.

Petir Pikachu menyambar pada tahun 1998 dan mengubah kehidupan satu generasi.

Kegilaan anime dimulai pada pergantian abad dengan gadis-gadis sekolah menengah Sailor Moon yang muncul untuk menyelamatkan planet yang jauh; Bajak laut, cyborg, dan manusia ikan mencari harta karun legendaris One Piece; dan Ash Ketchum dari Pokémon dalam pencarian luhur untuk “menangkap mereka semua.”

Anime klasik ini dan banyak lagi yang lain memimpin; antara tahun 2002 dan 2017, keuntungan industri animasi Jepang berlipat ganda menjadi lebih dari $ 19 miliar per tahun. Salah satu anime paling berpengaruh dan terkenal, Neon Genesis Evangelion, akhirnya debut di Netflix, menandai akhir tahun penuh antisipasi dan puncak baru dalam jangkauan global anime.


Tetapi kesuksesan anime menyembunyikan realitas ekonomi mengerikan yang mendasarinya: Banyak animator di balik sihir layar ini bokek dan menghadapi kondisi kerja yang dapat menyebabkan kejenuhan bahkan sampai bunuh diri.

Ketegangan antara struktur industri yang kejam dan idealisme artistik anime memaksa animator untuk menderita eksploitasi demi seni, tanpa solusi yang terlihat.

Masalah Perbudakan dalam Industri Anime


Anime hampir seluruhnya digambar dengan tangan. Dibutuhkan keterampilan untuk membuat animasi yang digambar tangan dan pengalaman untuk melakukannya dengan cepat.

Shingo Adachi, seorang animator dan desainer karakter untuk Sword Art Online, serial anime populer, mengatakan bahwa kekurangan bakat adalah masalah serius yang berkelanjutan - dengan hampir 200 serial TV animasi yang dibuat di Jepang setiap tahun, tidak ada cukup animator yang terampil untuk didapatkan. Sebagai gantinya, studio mengandalkan sekumpulan besar pekerja lepas yang pada dasarnya tidak dibayar yang antusias dengan anime.

Di level entri ada para "in-beetwen animator," yang biasanya adalah freelancer. Mereka adalah orang-orang yang membuat semua gambar individu setelah direktur tingkat atas muncul dengan storyboard dan para "key animator" tingkat menengah menggambar frame penting di setiap adegan.

Animator di antaranya memperoleh sekitar 200 yen per gambar - kurang dari $ 2. Itu tidak akan terlalu buruk jika masing-masing artis bisa menghasilkan 200 gambar sehari, tetapi satu gambar bisa memakan waktu lebih dari satu jam. Belum lagi perhatian anime yang teliti terhadap detail yang pada umumnya diabaikan oleh animasi di Barat, seperti makanan, arsitektur, dan lanskap, yang bisa memakan waktu empat atau lima kali lebih lama dari rata-rata untuk menggambarnya.

"Bahkan jika kamu naik jabatan dan menjadi key animator, kamu tidak akan mendapatkan banyak," kata Adachi. "Dan bahkan jika judulmu sangat sukses, seperti Attack on Titan, kamu tidak akan mendapatkannya. ... Ini masalah struktural dalam industri anime. Tidak ada mimpi [pekerjaan sebagai animator]."



Kondisi kerja suram. Animator sering tertidur di meja mereka. Henry Thurlow, seorang animator Amerika yang tinggal dan bekerja di Jepang, mengatakan kepada BuzzFeed News bahwa ia pernah dirawat di rumah sakit beberapa kali karena penyakit yang diakibatkan oleh kelelahan.

Satu studio, Madhouse, baru-baru ini dituduh melanggar kode tenaga kerja: Karyawan bekerja hampir 400 jam per bulan dan selama 37 hari berturut-turut tanpa satu hari libur. Bunuh diri animator laki-laki tahun 2014 digolongkan sebagai insiden terkait pekerjaan setelah penyelidik menemukan bahwa ia telah bekerja lebih dari 600 jam dalam sebulan sebelum kematiannya.

Sebagian alasan studio menggunakan pekerja lepas adalah agar mereka tidak perlu khawatir tentang kode tenaga kerja. Karena pekerja lepas adalah kontraktor independen, perusahaan dapat menerapkan tenggat waktu yang melelahkan sambil menghemat uang dengan tidak memberikan pesangon tambahan.

"Masalah dengan anime adalah pembuatannya terlalu lama," kata Zakoani, seorang animator di Studio Yuraki dan Douga Kobo. “Ini sangat teliti. Satu potongan - satu adegan - akan memiliki tiga hingga empat animator yang mengerjakannya. Saya membuat gambar kasar, dan kemudian dua orang lain akan memeriksanya, animator yang lebih senior dan sutradara. Kemudian akan dikirim kembali kepada saya dan saya bersihkan. Kemudian dikirim ke orang lain, perantara, dan mereka membuat gambar terakhir.”

Menurut Asosiasi Pembuat Animasi Jepang, seorang animator di Jepang menghasilkan rata-rata ¥ 1,1 juta (~ $ 10.000) per tahun dalam usia 20-an, ¥ 2,1 juta (~ $ 19.000) di usia 30-an, dan layak huni, tetapi masih sedikit ¥ 3,5 juta (~ $ 31.000) di usia 40-an dan 50-an. Garis kemiskinan Jepang adalah ¥ 2,2 juta.

Animator memenuhi kebutuhan apa pun yang mereka bisa. Terumi Nishii, seorang animator lepas dan desainer game, mendapatkan sebagian besar penghasilannya dari animasi video game karena dia harus mengurus orang tuanya. Dengan gaji seorang animator, dia akan memiliki sedikit kesempatan untuk memberi makan dirinya sendiri.

"Ketika saya masih muda, saya benar-benar menderita," kata C.K., seorang animator dan desainer karakter yang tidak ingin disebutkan namanya. “Untungnya, keluarga saya berasal dari Tokyo, jadi saya bisa tinggal bersama orang tua saya dan entah bagaimana bisa hidup. Sebagai in-between animator, saya menghasilkan ¥ 70.000 yen (~ $ 650) sebulan. ”

Kesalahan struktural Anime berasal dari Osamu Tezuka, pencipta Astro Boy dan "dewa manga." Tezuka bertanggung jawab atas katalog inovasi dan preseden yang tak ada habisnya dalam manga, komik Jepang, dan anime. Pada awal 1960-an, dengan jaringan yang tidak mau mengambil risiko pada serial animasi, Tezuka secara besar-besaran menurunkan harga acaranya agar bisa mengudara.

"Pada dasarnya, Tezuka dan perusahaannya akan mengambil kerugian untuk pertunjukan yang sebenarnya," kata Michael Crandol, asisten profesor studi Jepang di Universitas Leiden. “Mereka berencana untuk menebus kerugian dengan mainan dan tokoh dan merchandise, permen bermerek Astro Boy.... Tapi karena skenario khusus itu bekerja untuk Tezuka dan para penayang, itu menjadi status quo.”


Perusahaan Tezuka membuat defisit dan pertunjukan itu sukses, tetapi ia tanpa sadar menetapkan preseden berbahaya: menjadikannya mustahil bagi mereka yang mengikuti jejaknya untuk mendapatkan upah layak. Diane Wei Lewis menunjukkan dalam sebuah studi baru-baru ini bahwa perempuan, yang sering mengerjakan animasi dari rumah, sangat rentan terhadap eksploitasi dan dibayar lebih rendah.

Saat ini, ketika komite produksi menetapkan anggaran untuk anime, ada preseden lama untuk menjaga biaya tetap rendah. Pendapatan dibagi antara jaringan televisi, penerbit manga, dan perusahaan mainan. "Perusahaan induk menghasilkan uang dari ikatan merchandising," kata Crandol, "tetapi anggaran untuk animator terpisah."

"Harga ini sangat konyol karena mereka masih didasarkan pada apa yang Tezuka buat," kata Thurlow. "Dan saat itu, gambarnya sangat sederhana ... kamu memiliki kepala lingkaran dan mata dot, dan mungkin kamu bisa menggambar di antara keduanya dalam 10 menit. Saya bisa mendapatkan uang dengan kecepatan itu ... tetapi anime Jepang, [sekarang] satu gambar sangat detail. Kamu sudah bekerja selama satu jam dengan dua dolar."

Thurlow menambahkan bahwa ada harapan bahwa kamu berhenti ketika kamu menikah. "Karena jika kamu sudah menikah, kamu perlu menghabiskan waktu bersama pasanganmu. Kamu tidak dapat bekerja sepanjang waktu dan tidak menghasilkan apa-apa."

Harga Sebuah Seni


Hasil artistiknya tidak mengecewakan. Film anime 2016 Your Name, romansa pertukaran tubuh yang menawan yang menjadi sukses box office terbesar di anime, menampilkan katalog pemandangan indah yang layak untuk sebuah galeri seni.

Penggambaran makanan saja layak jadi listicle "Sepuluh Makanan di Tokyo": ramen berminyak dengan daging babi dan telur rebus; Pancake halus yang dilumuri sirup dan dengan murah hati diberi nanas dan buah persik; kotak bento buatan tangan yang penuh dengan telur dadar Jepang yang digulung rapi, sosis, tomat cherry yang matang, dan acar prem.


Crandol menunjukkan bahwa Anda dapat mengidentifikasi setiap latar belakang Your Name sebagai bangunan atau tempat aktual di Tokyo.

Seni adalah salah satu daya tarik anime. Ian Condry mengidentifikasi beberapa orang lain dalam bukunya The Soul of Anime: tema dewasa, konten grafis, perpaduan genre inovatif seperti remix samurai-hip-hop Samurai Champloo, dan semangat demokrasi anime, ketika penggemar berpartisipasi dalam membuat karya seni melalui subtitle penggemar, fanart, dan fanfiksi.

Secara historis, merchandising menciptakan lebih banyak pendapatan daripada TV atau film, tetapi karena popularitas anime telah meroket di luar negeri, anime sendiri merupakan bagian yang jauh lebih besar dari pendapatan. Video di luar negeri sendiri menyumbang sekitar setengah dari pendapatan global pada 2017. Namun, anggaran pelit dan upah tidak tetap masih eksis.

Ketika perusahaan-perusahaan Barat seperti Netflix memasuki pasar, mereka harus membayar harga-harga Jepang yang murah dan sudah lama ada. Stasiun TV, perusahaan barang dagangan, dan layanan streaming asing berjalan pergi dengan keuntungan, meninggalkan tidak hanya animator individu yang susah payah tetapi juga seluruh studio dengan anggaran seret.

Solusinya tidak sesederhana animator menuntut gaji yang lebih tinggi. Laporan Teikoku Databank 2016 mengungkapkan bahwa pendapatan turun 40 persen selama 10 tahun untuk 230 studio animasi Jepang andalan. "Untuk mencapai pengembangan lebih lanjut dari industri animasi, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan basis ekonomi animator dan secara radikal mereformasi struktur laba dari seluruh industri," kata laporan itu.

Sebagai pendiri sebuah studio kecil, D’art Shtajio, Thurlow menjelaskan bahwa mengamanatkan gaji yang lebih tinggi tanpa perubahan yang lebih besar dalam struktur industri akan menyebabkan studio miliknya dan sebagian besar lainnya bangkrut karena keterbatasan anggaran. Industri ini akan berkonsolidasi menjadi "Big Anime," sebuah dunia ketika beberapa studio besar menghasilkan hit bergaya Hollywood, dengan pemasaran massal dan konten generik yang disesuaikan dengan denominator umum terendah.

Dengan animator tingkat rendah yang terdesak keluar dari pekerjaan, semangat anime yang kreatif dan bersemangat akan membusuk. Lagipula, tidak ada alasan untuk menjadi animator selain karena kamu menyukainya.

"Ini gairah," kata Zakoani. “Karena tidak ada pengembalian [dari] yang berfungsi. Itu hanya karena saya sangat menikmati melakukannya. Saya hanya merasa perlu melakukannya. Karena ketika kamu melihat animemu disiarkan, dan kamu tahu kamu mengerjakannya, itu adalah perasaan terbesar yang pernah ada."

Thurlow meninggalkan segalanya untuk datang ke Jepang untuk menggambar anime yang ia sukai. Pengalaman itu terbukti sangat berbeda dari kehidupannya sebagai animator Amerika, tempat ia mengerjakan berbagai pertunjukan yang tidak memiliki kompleksitas yang sama dalam seni, cerita, dan tema: Dora the Explorer dan Beavis and Butt-Head jika ia beruntung. "Artis menghantam impian mereka," katanya.

Nishii berbicara di Twitter dengan rekomendasi tegas:

Adachi setuju. "Sejujurnya, saya tidak akan merekomendasikan itu ... itu adalah struktur piramida, ketika banyak di bagian bawah bekerja untuk mendukung beberapa di atas. Saya tidak melihat masa depan yang cerah."

Perdebatan tentang ekonomi industri berkecamuk, sering di Twitter. Sebuah solusi parsial mungkin untuk studio internasional untuk melawan norma budaya yang telah ada dan memberikan studio anime anggaran yang sama dengan studio Barat. Model lain dapat memungkinkan animator untuk mempertahankan hak atas gambar mereka dan mendapatkan royalti.

Satu organisasi, New Anime Making System Project, mengumpulkan uang untuk menyediakan jaring pengaman dan mengurangi kelelahan bagi animator yang akan datang. Proyek ini telah menyediakan perumahan yang terjangkau untuk animator yang telah mengerjakan Naruto, Attack on Titan, dan anime papan atas lainnya.

Jun Sugawara, pendiri proyek, mengatakan ia memulai proyek ini sebagai desainer grafis yang ingin mendukung sesama seniman. “Dibutuhkan kejeniusan untuk membuat animasi gambar tangan yang indah, dan keterampilan animator tidak dihargai,” katanya. Organisasi ini memperluas dengan "Anime Grand Prix," sebuah kontes untuk film pendek anime crowdfunded dan video musik yang ditugaskan dengan upah layak.

Animator menanggung beban yang hampir tak tertahankan demi televisi yang digambar tangan dengan indah. Demi panekuk yang empuk, pemandangan matahari terbenam yang indah, dan petualangan melintasi waktu, ruang, genre, dan budaya. Untuk semua yang kamu tonton dan cintai, animator membayar harganya.

Namun mereka tetap menggambar.


C.K. menghabiskan beberapa tahun tumbuh di Inggris karena pekerjaan ayahnya. Tanpa bahasa Inggris untuk berbicara, ia menghabiskan hari-harinya menggambar manga, membalik-balik halaman di buku catatannya di antara jari telunjuk dan jempolnya, menonton gambar yang menjadi hidup.

"Saya tidak pernah bisa melupakan perasaan itu," katanya. "Ketika kamu menghidupkan karakter diam di halaman, kamu dapat melihat mereka bergerak, tertawa, menangis, marah ... itulah pesona animasi. Ketika saya melihat pekerjaan tangan saya dibagikan dan dilihat tidak hanya di negara saya tetapi di seluruh dunia, saya merasakan kebahagiaan.”

*
Diterjemahkan dari artikel Vox berjudul Anime 2019: The Dark Side of Japan's Anime Industry.

10 Anime Fantasi Video Game Mirip Sword Art Online

sword art online

Terjebak di semesta video game mungkin bukan sesuatu yang buruk-buruk amat, seperti Kirito dan Asuna yang malah bisa nikah online.

Pada tahun 2022, realitas virtual telah berkembang pesat, dan MMORPG yang disebut Sword Art Online diluncurkan. Dengan bantuan konsol teknologi NerveGear, para pemain dapat mengontrol avatar mereka di dalam game menggunakan pikiran mereka sendiri.

Lihat: 5 Perangkat Teknologi Canggih dalam Sword Art Online

Kazuto Kirigaya, dengan julukan Kirito, adalah di antara beberapa pemain beruntung yang mendapatkan pengetesan beta dari permainan. Dia masuk untuk menemukan dirinya, bersama sepuluh ribu lainnya, di dunia Aincrad yang indah dan rumit, yang penuh dengan senjata abad pertengahan yang fantastis dan monster-monster mengerikan. Namun, surga itu beralih jadi neraka; pembuat game telah menjebak mereka di dunianya yang baru, tidak bisa log off dari permainan sampai mereka menyelesaikan seratus level game.

sword art online

Kirito sekarang harus berinteraksi dan bekerja sama dengan sesama pemainnya. Beberapa adalah sekutu, sementara yang lain adalah musuh, seperti Asuna Yuuki, yang memimpin guild terkemuka. Yang membuat keadaan menjadi lebih buruk, jika mereka mati di Aincrad, mereka mati dalam kehidupan nyata. Kirito harus beradaptasi dengan realitas barunya, berjuang untuk bertahan hidup, dan berusaha agar terbebas dari neraka virtualnya.

Sebagai anime adaptasi light novel, Sword Art Online jadi salah satu anime paling sering dibicarakan. Berikut 5 rekomendasi anime yang serupa:

1. .hack//SIGN


hack sign anime

  • Episode: 26
  • Genre: Adventure, Mistery, Sci-Fi, Fantasy

Banyak yang mengatakan bahwa SAO didasarkan pada anime klasik ini. Cerita ini berputar secara bertahap mengungkapkan rahasia permainan sampai protagonis utama akhirnya menemukan alasan dia tidak bisa keluar.

Tsukasa terbangun di dalam gim yang disebut The World. Dia tidak dapat mengingat apa pun yang terjadi. Diduga sebagai peretas, ia menyadari bahwa ia tidak bisa keluar dari permainan. Tsukasa berkeliaran dan menemukan item yang melindunginya dari segala bahaya. Pemain lain mengetahui tentang situasinya termasuk pemimpin Crimson Knights, Subaru. Mereka mencoba mencari jawaban untuk masalah Tsuakasa sebelum terlambat.

2. Accel World


accel world sao anime

  • Episode: 24
  • Genre: Sci-fi, Adventure, Action, Romance, Game

Banyak teori seputar keterkaitan antara SAO dan Accel World. Kedua anime itu berlatar di semesta yang sama, hanya garis waktu yang berbeda. Dipercaya kalau NerveGear adalah generasi pertama dari teknologi yang digunakan di Accel World.

Haruyuki Arita adalah seorang siswa sekolah menengah yang bantet dan karenanya sering diejek. Ia menemukan hiburan dalam bermain game online. Tapi hidupnya berubah drastis suatu hari, ketika dia menemukan bahwa semua nilainya yang tinggi telah diraih oleh Kuroyukihime, wakil presiden Dewan Siswa yang populer. Haru kemudian diundang ke ruang siswa dan diperkenalkan dengan Brain Burst.

Kuroyukihime menjelaskan bahwa dia memilih untuk menunjukkan program ini pada Haru karena membutuhkan bantuannya. Kuroyukihime ingin bertemu dengan pencipta Brain Burst dan mengungkap alasan mengapa program ini dibuat. Setelah gadis itu membantu Haru mengatasi para pengganggu yang menyiksanya, ia bersumpah untuk membantunya mewujudkan tujuannya, dan dimulai perjuangan duo sejoli ini untuk mencapai puncak.

Baca juga: 15 Anime Adaptasi Light Novel

3. Grimgar of Fantasy and Ash


Grimgar of Fantasy and Ash

  • Episode: 12
  • Genre: Action, Adventure, Drama, Fantasy

Kirito yang terlalu kuat adalah salah satu kritik utama tentang Sword Art Online. Banyak penggemar juga tidak menyukai elemen harem, yang bisa terbukti terlalu banyak pada titik-titik tertentu. Kedua masalah ini tidak ada dalam Grimgar of Fantasy and Ash. Ini adalah anime yang harus ditonton jika lebih menyukai pertarungan berorientasi tim alih-alih satu karakter yang mendominasi segalanya.

4. Btooom!


btoom anime

  • Episode: 12
  • Genre: Action, Survival

Ryouta Sakamoto merupakan pengangguran dan tinggal bersama ibunya, satu-satunya pencapaiannya adalah menjadi pemain top Jepang dalam video game online populer Btooom! Namun, kehidupannya yang damai berubah ketika dia menemukan dirinya terdampar di sebuah pulau di entah di mana, dengan kristal hijau kecil tertanam di tangan kirinya dan tidak ada memori bagaimana dia bisa sampai di sana. Yang mengejutkannya, seseorang telah memutuskan untuk menciptakan kembali permainan yang sangat ia sukai dalam kehidupan nyata, dengan taruhannya adalah hidup atau mati.

Berbekal tas penuh bom unik yang dikenal sebagai "BIM," para pemain ditugaskan untuk membunuh tujuh rekan peserta mereka dan mengambil kristal hijau mereka agar bisa kembali pulang. Awalnya mengutuk segala bentuk kekerasan, Ryouta dipaksa untuk bertarung ketika dia menyadari bahwa banyak dari pemain lain tidak sebaik yang terlihat. Bekerja sama dengan Himiko, sesama pemain Btooom!, mereka berusaha untuk keluar dari pulau itu, semakin dekat dan lebih dekat dengan kebenaran di balik kontes kematian ini.

5. Overlord


overlord anime

  • Episode: 13 (S01), 13 (S02), 13 (S03)
  • Genre: Isekai, Supernatural, Fantasy, Adventure

Jam terakhir dari game realitas virtual populer Yggdrasil telah tiba. Namun, Momonga, seorang penyihir yang kuat dan master dari guild gelap Ainz Ooal Gown, memutuskan untuk menghabiskan beberapa saat terakhirnya dalam permainan saat server mulai ditutup. Yang mengejutkan, meskipun jam telah mencapai tengah malam, Momonga masih sepenuhnya sadar sebagai karakternya dan NPC atau karakter non-pemain tampaknya mengembangkan kepribadian mereka sendiri.

Dihadapkan dengan situasi yang tidak normal ini, Momonga memerintahkan para pelayannya yang setia untuk membantunya menyelidiki dan mengendalikan dunia baru ini, dengan harapan untuk mencari tahu apa yang menyebabkan perkembangan ini dan apakah mungkin ada orang lain dalam kesulitan yang sama.

6. No Game No Life


no game no life anime

  • Episode:13
  • Genre: Ecchi, Game, Comedy, Supernatural, Fantasy
No Game No Life adalah komedi surealis yang mengikuti Sora dan Shiro, adik kakak NEET yang tertutup sekaligus duo gamer online di belakang nama user legendaris "Blank." Mereka memandang dunia nyata hanya sebagai video game buruk lainnya; namun, e-mail aneh yang menantang mereka untuk pertandingan catur mengubah segalanya — adik kakak itu terjerumus ke dunia lain ketika mereka bertemu Tet, Dewa Game.

Dewa misterius menyambut Sora dan Shiro ke Disboard, sebuah dunia ketika semua bentuk konflik — dari pertengkaran kecil hingga nasib seluruh negara — diselesaikan bukan melalui perang, tetapi melalui permainan-permainan besar. Sistem ini bekerja berkat aturan mendasar ketika masing-masing pihak harus bertaruh sesuatu yang mereka anggap bernilai sama dengan taruhan pihak lain. Di negeri yang aneh ini, gagasan kemanusiaan direduksi menjadi permainan anak-anak, duo gamer jenius yang acuh tak acuh ini akhirnya menemukan alasan nyata untuk terus bermain game: untuk menyatukan enam belas ras Disboard, mengalahkan Tet, dan menjadi yang terbaik.

7. Log Horizon


log horizon anime

  • Episode: 25
  • Genre: Aksi, Game, Adventure, Magic, Fantasy

Dalam sekejap mata, tiga puluh ribu gamer Jepang yang kebingungan dibawa dari kehidupan sehari-hari mereka ke dunia MMORPG yang populer, Penatua Tale, setelah pembaruan gim ini, dan mereka tidak dapat keluar. Di antara mereka adalah mahasiswa Shiroe yang canggung secara sosial, yang kebingungan dan keterkejutannya hanya bertahan sesaat, seorang veteran permainan, ia segera berangkat untuk mengeksplorasi batas-batas realitas barunya.

Shiroe harus belajar untuk hidup di dunia baru ini, memimpin orang lain dan bernegosiasi dengan "penduduk asli" NPC untuk membawa stabilitas ke kota virtual Akihabara. Dia bergabung dengan temannya Naotsugu yang malang, setelah login untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun hanya untuk menemukan dirinya terperangkap, dan Akatsuki, seorang pembunuh kecil tapi sengit yang menyebut Shiroe sebagai tuannya. Sebuah kisah fantasi, petualangan, dan politik, Log Horizon mengeksplorasi elemen-elemen video game melalui mata ahli strategi utama yang berusaha memanfaatkan situasi yang membingungkan.

8. And You Thought There Is Never a Girl Online?



  • Episode:12
  • Genre: Comedy, Romance, Ecchi, School

Salah satu alasan mengapa anime ini sangat menarik untuk ditonton adalah kenyataan bahwa para karakter mencoba untuk bertindak sebagai diri mereka yang sebenarnya dalam permainan. Sama seperti Sword Art Online, kita akan menemukan banyak karakter wanita bertarung dengan satu protagonis pria. Meskipun tidak memiliki banyak adegan gelap dan dramatis, ia masih memiliki kesamaan dengan SAO.

9. Death March kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku


Death March kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku

  • Episode: 12
  • Genre: Adventure, Fantasy, Harem

Segera setelah menonton beberapa episode awal Death March, sulit untuk tidak membandingkannya dengan SAO. Mekanika permainan ketika tidak bisa logout, pentingnya menjaga HP untuk menghindari kematian di kehidupan nyata, dan mencari cara untuk melarikan diri dari realitas virtual — elemen-elemen ini dapat dilihat di kedua anime. Karakter utama juga terlalu kuat dan, seperti Kirito, tampaknya memiliki sesuatu untuk menarik perempuan.

10. The King's Avatar 


the king avatar china anime

  • Episode: 12
  • Genre: Action, Adventure, Fantasy

Kedua anime ini menceritakan kisah gamer yang terampil dalam pengaturan MMORPG. Meskipun The King's Avatar berfokus pada eSports alih-alih terjebak dalam video game, animenya dapat dibandingkan dengan SAO terutama soal karakter utama. Plot mengambil arah yang berbeda. Jika menginginkan sesuatu dengan penekanan besar pada adegan aksi, maka berikan kesempatan ini. Belum lagi, karakter utama lebih relatable karena dia kehilangan segalanya di awal dan harus bekerja keras untuk kembali ke atas.