Kategori
Bandung Fotografi

Proyek Foto Gang Sempit

linggawastu ulin sasab

Oh. Di bawah pengelolaan pribumi rupanya Bandung berubah jadi tidak sefotografis era kolonial. Tentu saja, saya ogah kembali jadi bangsa terjajah. Masalahnya timbul rasa bosan untuk mengeksploitasi kesemrawutan, kekumuhan, ketidakdisiplinan, serta kepayahan sebagai obyek foto. Marginalitas memang sudah menjadi keseharian, tapi ada problem etis ketika harus mengabadikannya.

Siapa coba yang tak ingin mencicipi Bandung baheula yang seromantis Paris? Mungkin kita bakal banyak menemukan momen estetiknya Henri Cartier-Bresson saat kota asri ini masih dilabeli Parijs van Java.

Kemudian saya tersadar. Pada akhirnya mengeluh hanya menguras energi. Daido Moriyama saja tak pernah bosan memotret Tokyo selama lebih dari 50 tahun.

Kategori
Celotehanku

#MimpiKawancut Ngantor Ga Harus Indoor

kancut keblenger card

Mau ultah ke-10 Kancut Keblenger, jadi pengen ngebahas pengalaman yg ada hubungannya sama komunitas satu ini.

Entah angin apa yg membuat saya bergabung dengan komunitas blogger yg dibuat tanpa landasan jelas ini. Satu pertanyaan mendasar, kenapa kudu celana dalam?! Sesuatu yg harusnya tertutup dan ditutupi, tabu untuk diekpos. Sangat amoral dan ga etis kalau dipikir. Tapi masa bodo lah. Karena kepincut sama tagline-nya yg berbunyi “Komunitas Blogger Kreatif Indonesia”, saya merasa terpanggil. 

Dan sangat bersyukur, dengan masuknya ke komunitas ini, banyak jalan-jalan kesuksesan yg terbuka. Berawal dari jadi banci lomba blog yg rajin menang, jadi aktivis sosial sok penting, bisa ngibarin kancut di London, berlayar mengarungi samudera luas, jadi penulis best-seller, jadi pengusaha yg kaya mendadak, dan terakhir kemarin baru aja ngebuka kafe baru. 😎

Pasti pada penasaran sama kisah sukses Arif Abdurahman ini? Pengen tau banget kan kenapa kok bisa sesukses ini? Pengen banget atau banget banget kan? Ya udah deh khatamkan aja postingan ini.

Kategori
Cacatnya Harianku

3 Hari Bareng DesignAction.bdg

designaction.bdg 2013

Yg orang Bandung pasti pada inget sama Angkot Day kan? Itu tuh yg angkot Kalapa-Dago jadi tertib, ga ngetem, dan gratis dinaiki sehari pas Jumat, 27 September lalu. Satu eksperimen sosial buat intervensi kemacetan di Kota Bandung tercinta.

Nah, Angkot Day tuh hasil dari sebuah proses kreatif dengan satu metodologi yg sering dipake arsitek dan desainer, yg namanya Design Thinking. Dan Angkot Day ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan, atau pra-event dari DesignAction.bdg. Sebuah konferensi dan wokshop internasional tentang Design Thinking yg digelar komunitas Bandung Creative City Forum (BCCF). Oh ya, untuk Design Thinking-nya saya bahas di post Design Thinking 101: Kreativitas untuk Abad 21.

Saya bukan anak desain. Dan alhamdulillah-nya, karena itulah dapat kesempatan jadi 200 peserta yg terpilih. Soalnya DesignAction.bdg ini menyaring peserta dari beragam latar belakang profesi, ada mahasiswa, akademisi, pelaku usaha, dan para pejabat pemerintah Kota Bandung. Mereka dipilih guna terlibat secara aktif mencari solusi permasalahan pergerakan warga dalam persfektif yang berbeda-beda.

Kategori
Non Fakta

Berbincang Imajiner dengan Kang Emil

Seperti yg diajarkan Kang Haji Pidi Baiq, melakukan wawancara imajiner itu bukan perkara yg mudah, butuh kekuatan khusus yg hanya bisa dilakukan orang-orang yg mau saja. Suatu pengalaman spiritual mengesankan yg perlu sokongan imajinasi dan jalinan kerjasama dengan roh kreativitas.

ridwan kamil persib bandung

Alhamdulillah, di tengah kesibukan saya yg dibuat-buat, akhirnya bisa merancang pertemuan imajiner dengan salah satu tokoh publik terkemuka lagi. Setelah sebelumnya dengan Gubernur Jabar terpilih 2013-2018, kali ini dengan seorang aktivis sosial yg memberanikan diri mencalonkan diri menjadi walikota Bandung periode ini. Ya, beliau adalah Ridwan Kamil, yg sering disapa Kang Emil.

Profesional berkelas internasional, dosen ITB, ahli tata kota, penggiat komunitas kreatif, dan pastinya warga Bandung yg minggu kemarin habis diganjar penghargaan Leadership Award dari Penn Institute for Urban Research di New York ini bercita-cita untuk lebih mengharumkan Kota Kembang. Menjadikan Bandung juara Indonesia, bahkan juara dunia. Amin.