Ketika Pembantaian Dipati Ukur Menciptakan Kabupaten Bandung

peta batulayang

Kalau nasib boleh diadu, kisah Dipati Ukur jauh lebih tragis ketimbang Eddard Stark. Pulau Jawa abad ke-17 serupa Westeros, dan kisah di dalamnya lebih bengis dan asyik ketimbang Game of Thrones. Analoginya, Sultan Agung di Mataram sebagai Lannister yang berkuasa di Singgasana Besi, Kumpeni di Batavia sebagai White Walker, dan Dipati Ukur sebagai Stark yang terhimpit di tengah.

Sudah sejak abad ke-17, beberapa puluh tahun setalah Dipati Ukur mati, orang menulis riwayatnya, biasanya sebagai bagian dari babad atau sejarah yang lebih luas. Enggak ada tokoh lain dalam sejarah Sunda yang telah menarik begitu banyak penulis untuk menceritakan riwayatnya, walaupun masing-masing penulis punya motif berlainan.

Baca Selengkapnya