Kategori
Non Fakta

Bandung Lautan Api 2.0

megapolitan bandung

RILIS: 1 JUNI 2016

***

Dengan tatapan sayu dan kantung mata yang makin menghitam, dia fokus menatap monitor superkomputer besar di hadapannya. Layar proyeksi hologram tridimensional itu menayangkan untaian kombinasi huruf angka yang tak kupahami. Jari jemarinya yang keriput lincah menari di atas tuts papan ketik. Serasa hanya dia dan sang komputer hiper cerdas itu yang eksis di dunia ini.

“Apakah tak ada jalan lain prof?”

Menghela nafas. Diam sejenak, namun tak satu kata pun keluar dari mulutnya. Mendengar, namun merasa tak penting untuk sekadar menjawab pertanyaan yang berulang kali kuutarakan.

Entah terlalu jenius atau terlalu bodoh. Asal tahu saja, dia adalah doktor ahli dalam bidang nuklir, kuliah sampai jenjang S3 selalu di luar negeri. Sekarang berusia 55 tahun dan masih membujang. Seorang jenius yang depresi kurasa.