Kategori
Buku

Pencarian Sumire, Perempuan yang Sedang Galau di Usia 22

Usia dua puluh dua, bagi Orhan Pamuk, bisa disebut sebagai fase revolusionernya. Sebelum usia tersebut Pamuk berada dalam ambiguitas pilihan kreativitas ihwal dunia seni, mau jadi pelukis atau penyair? Kemudian, dimulai di usia 22 ini, Pamuk memilih untuk mengisolasi dirinya dalam kesunyian kamar dan buku-buku koleksi ayahnya dengan tekad menjadi penulis. Pamuk ‘memenjarakan diri’ dalam timbunan buku selama 8 tahun sebelum bisa menerbitkan novel perdananya! Dan kita tahu, Orhan Pamuk adalah seorang peraih Nobel.

Kategori
Buku Celotehanku

Maaf, Aku Seorang Melankolis-Plegmatis

“Kenapa sih suka Murakami? Aing mah baca Norwegian Wood langsung ga suka.”

“Nah kenapa maneh ga suka? Ya sama kayak alasan kenapa maneh ga suka Murakami itu.”

Tanpa perlu menjelaskan lebih banyak, pekerja Sampoerna yang doyan penulis Ahmad Tohari itu sudah sangat paham dengan jawaban saya. Bahwa soal suka dan tidak suka itu urusan selera. Berdebat sehebat apapun tak akan ada yang dicapai. Dan kalau ngomongin penulis hipster asal Jepang ini, dari Viny JKT48 sampai Zen RS saja suka sama dia.