Cerpen Terjemahan: “Kodok Super Melindungi Tokyo” Karya Haruki Murakami [2/2]

super frog tokyo haruki murakami

Saat Katagiri tiba di tempat kerja keesokan harinya pukul sembilan, telepon di mejanya berdering.

“Tuan Katagiri,” kata suara seorang pria. Dingin dan lugas. “Nama saya Shiraoka. Saya seorang pengacara dalam kasus Big Bear. Saya menerima telepon dari klien saya pagi ini berkaitan dengan masalah pinjaman tunda. Dia ingin Anda tahu bahwa dia akan mengambil tanggung jawab penuh untuk mengembalikan seluruh jumlah yang diminta pada tanggal jatuh tempo. Dia juga akan memberikan nota yang harus Anda tandatangani. Ada satu permintaannya bahwa Anda jangan mengirim Bangkong ke rumahnya lagi. Saya ulangi: dia ingin Anda untuk meminta Bangkong tidak lagi mengunjungi rumahnya. Saya sendiri tidak sepenuhnya mengerti maksudnya, tapi saya percaya ini jelas bagi Anda, Tuan Katagiri. Saya benar, kan?”

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Kodok Super Melindungi Tokyo” Karya Haruki Murakami [1/2]

super frog tokyo haruki murakami

Katagiri mendapati seekor katak raksasa menunggu dia di apartemennya. Katak yang kekar, berdiri setinggi lebih dari enam kaki dengan tumpuan kaki belakangnya. Hanya seorang laki-laki kecil kurus tidak lebih dari satu setengah meter, Katagiri tentu kalah telak oleh tubuh raksasa sang katak.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Burung Nejimaki dan Wanita-wanita Hari Selasa” Karya Haruki Murakami [2/2]

minami hamabe aimer i beg you

Sebelum pukul dua tepat, aku memanjat dari halaman belakangku melewati dinding batako masuk ke gang. Sebenarnya, ini bukan seperti gang yang kau bayangkan seperti gang pada umumnya; itu hanya penamaan dari kami karena tak punya nama lain yang lebih bagus. Sesungguhnya, itu bukan gang. Sebuah gang punya jalan masuk dan keluar, menghubungkan dari satu tempat ke tempat lain.

Tapi gang ini tak punya jalan masuk atau keluar, mengarah ke tembok batako di satu sisi dan pagar kawat di sisi lainnya. Ini bahkan bukan lorong. Setidaknya, sebuah lorong harus memiliki sebuah jalan masuk. Penduduk sekitar menamainya “gang” hanya demi kemudahan.

Gang berkelok-kelok dihimpit halaman belakang rumah warga kira-kira sepanjang enam ratus kaki. Tiga-kaki-sekian lebarnya, tapi karena sampah yang menumpuk dan tanaman liar yang tumbuh di sisinya, hanya tersisa sedikit ruang sehingga kau harus berdesak-desakan melalui jalur ini.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Burung Nejimaki dan Wanita-wanita Hari Selasa” Karya Haruki Murakami [1/2]

minami hamabe aimer i beg you

Aku sedang di dapur memasak spaghetti saat wanita itu menelepon. Beberapa saat sebelum spaghetti matang; di sanalah aku, menyiulkan awalan dari La Gazza Ladra-nya Rossini yang sedang diputar radio FM. Sungguh sempurna memasak spaghetti diiringi musik yang pas.

Aku mendengar dering telepon tapi membatin, Acuhkan saja. Biarkan spaghetti matang dulu. Hampir beres, dan di samping itu, Claudio Abbado bersama London Symphony Orchestra akan memasuki crescendo. Setelah berpikir sejenak, aku memutuskan untuk mengecilkan api dan pergi menuju ruang tengah, dengan sumpit yang dipakai menggoreng masih di tangan, mengangkat gagang telepon. Mungkin telepon dari teman, terpikir olehku, mengabarkan kalau ada tawaran kerja.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Syahrazad” Karya Haruki Murakami [2/2]

vengeance park chan wook

SEPULUH hari kemudian, Syahrazad bolos sekolah lagi dan berkunjung untuk kedua kalinya ke rumah si lelaki. Saat itu pukul sebelas pagi. Seperti sebelumnya, dia memungut kunci dari bawah keset kemudian membuka pintu. Sekali lagi, kamar lelaki itu masih tampak sempurna. Pertama, Syahrazad memilih pensil yang sudah digunakan dan dengan hati-hati memindahkan ke dalam kotak pensilnya. Kemudian dengan hati-hati dia berbaring di tempat tidur si lelaki, melipat tangannya di dada, dan menatap langit-langit. Ini adalah kasur tempat si lelaki tidur setiap malamnya. Pikiran ini membuat jantungnya berdebar lebih cepat, dan dia merasa sulit untuk bernapas normal. Paru-parunya tidak terisi oleh udara dan tenggorokannya kering seperti tulang, membuat setiap tarikan napas terasa menyakitkan.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Syahrazad” Karya Haruki Murakami [1/2]

vengeance park chan wook

SETIAP kali mereka bersetubuh, dia mendongengi Habara kisah yang aneh dan mencekam sesudahnya. Seperti Ratu Syahrazad dalam “Seribu Satu Malam.” Meskipun, tentu saja, Habara tidak seperti sang raja, dia tidak berniat untuk memenggal kepala sang ratu keesokan harinya. (Yang pasti wanita itu tidak pernah tinggal dengan Habara sampai pagi.) Dia mendongengi Habara karena keinginan Syahrazad sendiri, sebab menurut dugaan Habara, wanita itu menikmati meringkuk di tempat tidur dan ngobrol dengan seorang pria saat mereka berada pada kelesuan, saat-saat intim setelah bercinta. Dan ada kemungkinan juga, karena dia ingin menghibur Habara, yang hanya bisa menghabiskan setiap harinya terkurung dalam ruangan.

Baca Selengkapnya