Kategori
Bandung Fotografi

Suatu Subuh di Pasar Andir

Zarathustra tiba di tempat orang ramai berjual beli dan ia pun berkata: Larilah, kawanku, ke dalam kesendirianmu! Kulihat kau jadi tuli oleh suara riuh orang-orang besar dan tersengat oleh orang-orang kecil…

Di mana kesendirian berhenti, pasar pun mulai; dan di mana pasar mulai, mulai pulalah riuh dan rendah para aktor besar dan desau kerumun lalat beracun.

Nietzsche menulis Also Sprach Zarathustra ini di tahun 1883, dan kita tak tahu persis apa pasar baginya. Bukankah pasar adalah tempatnya kebersamaan yang semu, hubungan antar-manipulatif, perjumpaan yang sementara dan hanya permukaan, pertemuan antara sejumlah penjual dengan sejumlah pembeli, yang masing-masing cuma memikirkan kebutuhannya sendiri agar terpenuhi? Bukankah pasar adalah sebuah tempat di mana kesendirian sebenarnya justru hadir?

Kategori
Fotografi

Early Morning Street Photography

kai wong digitalrev street photography

Katanya, kebanyakan orang sukses adalah mereka yang bangun tidurnya lebih awal. Sangat benar memang, karena ini membuktikan kalau mereka adalah orang-orang yang berani keluar dari zona nyaman – ketika sebagian besar manusia masih tergeletak di ranjangnya. Ya, jika merasa kurang kalau jatah waktu kita sehari cuma 24 jam, maka solusinya cobalah bangun lebih pagi.

Maka, dalam fotografi pun, tanpa perlu pergi dulu ke tempat eksotis, cukup bangun lebih pagi agar bisa dapat jepretan yang ciamik. Seperti yang dilakukan Kai dan tim dari DigitalRev TV, yang rela bangun jam 4 subuh untuk memotret Hongkong.