Cerpen Terjemahan: “Moral” Karya Etgar Keret

tali tambang bunuh diri

Pria di TV menyebut pengadilan militer memberi hukuman mati buat orang Arab yang bunuh tentara wanita itu, dan banyak orang muncul di TV untuk ngeributinnya, dan karena itu berita berlanjut sampai pukul setengah tiga dan mereka enggak menayangkan acara Moonlighting. Itu bikin Papa begitu marah sehingga dia menyalakan cerutunya di dalam rumah dan itu berbau busuk. Dia seharusnya enggak melakukan itu karena bisa menghambat pertumbuhanku. Papa berteriak pada Mama bahwa karena berkat dia dan orang goblog lainnya yang mencoblos Likud, negara ini jadi kayak Iran. Dan Papa bilang kita harus membayarnya, dan itu mengikis moral apaan lah—aku enggak ingat kata-katanya—apa pun artinya itu, dan bahwa Amerika Serikat juga enggak akan tahan karenanya.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Tanpa Dia” Karya Etgar Keret

jerusalem traffic

Apa yang kalian lakukan di hari saat wanita yang telah mengisi hidupmu meninggal? Aku pergi ke Yerusalem dan kembali pulang. Ada kemacetan lalu lintas yang mengerikan; ada pembukaan festival film. Dari pusat kota ke jalan tol butuh lebih dari satu jam. Aku menumpang berkendara bersama seorang pengacara muda dan jago di salah satu seni bela diri atau semacamnya. “Terima kasih semuanya,” gumamnya pada dirinya sendiri di sepanjang jalan keluar dari kota. “Terima kasih kepada semua orang yang telah memilih saya, dan terutama untuk ibu saya. Tanpa dia … tanpa dia … ” Dia selalu terhenti seperti itu pada “tanpa dia,” sudah tiga ratus kali.

Baca Selengkapnya

7 Film Cinta Pilihan Suka-Suka Aja

film cinta

Jika seorang yang enggak becus menendang bola boleh jadi komentator sepakbola, berarti enggak masalah dong orang yang payah kisah cintanya berbagi soal film cinta kesukaannya.

Tentu, dengan wawasan film seadanya, daftar bikinan saya ini anggap saja kentut tak berbau. Boleh diamini, sangat boleh dilupakan. Dan tentang film cinta, lebih jauh soal cinta sendiri, nampaknya sebutan ini cakupannya luas. Film laga minim cerita pun ada kisah cintanya, meski kacangan. Jadi apa yang saya bicarakan ketika membicarakan film cinta ini? Jenis cinta yang mana? Hehe, mudahnya, anggap saja judulnya hanya sekadar clickbait, atau umpan klik.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Buka Ritsleting” Karya Etgar Keret

masturbation

Ini dimulai dengan ciuman. Hampir selalu dimulai dengan ciuman. Ella dan Tsiki berada di tempat tidur, telanjang, dengan hanya lidah mereka yang saling beradu—kemudian Ella merasakan sesuatu yang menusuknya. “Apakah aku menyakitimu?” Tanya Tsiki, dan ketika Ella menggeleng, ia segera menambahkan, “Kau berdarah.” Dan memang berdarah, dari mulut. “Maafkan aku,” kata Tsiki, dan ia mulai panik mencari-cari di dapur, menarik cetakan es batu dari freezer dan memukul-mukulnya ke meja. “Ini, ambil ini,” kata Tsiki, sambil menyerahkan beberapa es pada Ella dengan tangan menggigil, “letakkan di bibirmu. Ini akan menghentikan pendarahan.” Tsiki selalu cekatan dalam hal-hal begini. Saat di tentara dia seorang paramedis. Dia seorang pemandu wisata terlatih juga. “Maafkan aku,” ia melanjutkan, berubah pucat, “aku pasti menggigitmu. Kau ngerti lah, pas lagi panas-panasnya.””Ga——pa” Ella tersenyum pada Tsiki, es batu menempel di bibir bawahnya. “ja——an kha——tir.” Yang merupakan kebohongan, tentu saja. Karena ses——tu telah te——di. Hal ini tidak lazim bahwa seseorang yang telah lama tinggal bersamamu membuatmu berdarah, dan kemudian membohongimu dan mengatakan ia menggigitmu, ketika kamu dengan jelasnya merasakan sesuatu menusukmu.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Tiba-tiba, Ada yang Mengetuk Pintu” Karya Etgar Keret

realisme

“Beri aku sebuah cerita,” perintah seorang lelaki berjanggut yang duduk di sofa ruang tamuku. Situasinya, bisa kubilang, campur aduk tapi tak menyenangkan. Aku adalah seorang yang menulis kisah-kisah, bukan seseorang yang mendongengkannya. Dan bahkan hal itu bukan sesuatu yang kulakukan karena desakan. Terakhir kali ada yang memintaku untuk menceritakan sebuah cerita, adalah anakku. Itu setahun yang lalu. Aku menceritakannya sesuatu tentang peri dan musang—aku bahkan tidak ingat tentang apa—dan dalam waktu dua menit ia tertidur pulas. Tapi situasinya sangat jauh berbeda. Karena anakku tidak punya janggut, juga pistol. Karena anakku meminta cerita dengan baik-baik, sementara orang ini seperti sedang mencoba untuk merampokku.

Baca Selengkapnya

Cerpen Terjemahan: “Wawancara Ekslusif” Karya Etgar Keret

recorder red velvet dumb dumb

Aku sedang merobohkan sebuah tembok.

Semua reporter perempuan adalah sundal dan aku merobohkan sebuah tembok. Mungkin sudah sekitar empat bulan sejak dia pergi. Awalnya, kupikir semua kuli bangunan itu dapat menenangkanku, tapi justru hanya membuatku makin senewen saja. Dinding yang kurobohkan itu memisahkan antara ruang tengah dan kamar tidur. Jadi aku selalu membelakangi balkon. Tapi aku ingat. Kau tak harus melihat untuk mengingat. Aku ingat bagaimana kami duduk di sana pada malam hari.

Baca Selengkapnya