Kategori
Movie Enthusiast

5 Sutradara New Wave Jepang

Berbeda dengan rekan sezamannya di Eropa seperti nouvelle vague Prancis dan British Free Cinema, New Wave Jepang (nuberu bagu) berasal tanpa bertentangan dengan industri film mapan di negaranya, tetapi di dalam sistem studio itu sendiri.

“Harus ditekankan bahwa sinema avant-garde / politis yang merupakan gerakan New Wave Jepang terjadi dalam konteks arus utama,” kata David Desser dalam Eros plus Massacre, bukunya yang menyoal sejarah New Wave. “Semua film utama dalam momen awal New Wave diproduksi di studio film komersial besar, [yang berarti] bahwa gerakan tersebut muncul dalam batas-batas salah satu sinema komersial paling kaku di dunia.”

Kategori
Movie Enthusiast

7 Film Andrei Tarkovsky

Faktanya, salah satu sutradara terbesar Rusia hanya membuat 7 film, jadi inilah beberapa kata tentang mereka masing-masing, dan mengapa Anda harus menontonnya.

“Bagiku dia adalah Tuhan,” kata Lars von Trier tentang sutradara film Rusia Andrei Tarkovsky. Dalam sebuah wawancara dengan Time Out London, von Trier mengatakan dia telah melihat film The Mirror sebanyak 20 kali. Baru-baru ini, empat film Tarkovsky dimasukkan dalam daftar BBC dari 100 film berbahasa asing terhebat sepanjang masa.

Keindahan dan keheningan filosofis karya Tarkovsky masih menginspirasi sutradara terkenal dari von Trier ke Andrei Zvyagintsev, serta pembuat film generasi baru.

Salah satu pembuat film paling visioner, terkenal, dan berpengaruh di dunia pada saat kematiannya yang tragis pada usia 54, Tarkovsky membuat hanya tujuh film fitur. Semuanya adalah eksplorasi metafisik dan spiritual kemanusiaan dan setiap film diakui di seluruh dunia sebagai mahakarya artistik.

1. Ivan’s Child (1962)

ivan child 1962

Ini adalah film fitur pertama Tarkovsky. Ivan yang berusia dua belas tahun, yatim piatu karena pasukan invasi Hitler, menjadi pengintai bagi Tentara Soviet. Dia mempertaruhkan nyawanya dengan menyelinap di antara garis depan berawa.

Film ini memenangkan pujian Tarkovsky dengan dianugerahi Golden Lion di Venice Film Festival.

2. Andrei Rublev (1966)

andrei rublev andrei tarkovsky

Film Tarkovsky selanjutnya adalah contoh bagaimana tekniknya maju. Film episodik ini menampilkan delapan momen dalam kehidupan Andrei Rublev, seorang pelukis ikon Rusia abad ke-15.

Film ini ditafsirkan oleh banyak orang sebagai sebuah alegori untuk keadaan buruk artis di bawah rezim Soviet dan sebagai akibatnya tak dirilis secara komersial di Rusia selama beberapa tahun.

3. Solaris (1972)

solaris andrei tarkovsky

Tarkovsky mendapat lebih banyak pujian setelah dia beradaptasi untuk menyaring novel fiksi ilmiah Solaris karya penulis Polandia Stanislaw Lem.

Kisah ini adalah tentang seorang ilmuwan yang dikirim untuk menyelidiki peristiwa misterius di stasiun ruang angkasa yang mengorbit planet Solaris. Setibanya di sana, dia menemukan istrinya yang sudah mati, hidup di stasiun dan mencoba membunuh dirinya, tetapi seperti halnya dalam novel fiksi ilmiah yang mengerikan ini, dia terus datang kembali.

4. The Mirror (1975)

the mirror andrei tarkovsky

The Mirror bisa dibilang film kunci dalam kanon Tarkovsky dan film puitik.

Ingatan yang terpecah-pecah dari penyair sekarat Alexei membentuk lamunan otobiografi yang menghantui ini, yang menjalin puisi oleh ayah Tarkovsky, Arseny, seorang ahli sandi era Soviet yang disegani.

Pendekatan kaleidoskopik film ini tidak menawarkan narasi langsung dan menggabungkan insiden, mimpi, dan kenangan bersama dengan cuplikan berita.

5. Stalker (1979)

stalker 1979

Film fiksi ilmiah Tarkovsky lainnya adalah karya terakhirnya yang dibuat di Rusia sebelum ia beremigrasi ke Italia. Ini didasarkan pada novel Roadside picnic karya Strugatsky Brothers. Dalam dunia fiksi protagonis, seorang Stalker menghasilkan uang dengan memimpin tur ilegal di Zona Mati. Ini adalah area bahaya tersembunyi yang berisi ruangan yang memberikan pengunjung keinginan terdalam mereka. Menurut plot Stalker berangkat ke zona dengan Penulis dan Profesor. Jalan setapak melalui area yang sunyi hanya dapat dirasakan, tak terlihat, dalam labirin metafisik ini.

6. Nostalghia (1983)

nosthalgia andrei tarkovsky

Pada awal 1980-an, Tarkovsky meninggalkan Rusia untuk selamanya. Karir pembuatan filmnya dihidupkan kembali di Italia ketika ia membuat film dokumenter TV Tempo di viaggio diikuti oleh Nostalghia, yang ditulis dalam kolaborasi dengan penulis skenario Italia terkenal Tonino Guerra.

Di Nostalghia, seorang penulis Rusia berkeliling Tuscany dengan penerjemahnya, meneliti seorang komposer Rusia abad ke-18 yang bunuh diri. Kerinduan dan keputusasaan membuatnya frustrasi sampai dia bertemu Domenico, seorang gila, yang meyakinkannya untuk menjalani sebuah tugas, berjalan dengan lilin menyala dari satu ujung kolam spa ke ujung lainnya, untuk “menyelamatkan dunia.”

7. The Sacrifice (1986)

The Sacrifice (1986) andrei tarkovsky

Pada saat Tarkovsky mulai mengerjakan film berikutnya dan terakhirnya, dia tahu dia sakit parah karena kanker. Sebuah produksi Swedia, The Sacrifice adalah alegori pengorbanan ketika seorang pria yang diperankan oleh Erland Josephson menyerahkan semua yang ia sayangi untuk menghindari bencana nuklir.

Keterlibatan Josephson dan sinematografer Sven Nykvist, keduanya terkenal karena kerja sama mereka dengan Ingmar Bergman, menunjukkan pengaruh sutradara Swedia itu, salah satu dari sedikit sutradara yang sangat dikagumi Tarkovsky.

Kategori
Movie Enthusiast

LPJ Tontonan Bulan Desember 2012

Untuk bulan penghujung akhir tahun 2012 ini, total ada 18 judul film yang saya tonton. Dari film terbaru sampai yang super lawas saya lahap. Hampir semua merupakan koleksi film yang ditimbun di laptop pribadi.

Okeh, untuk laporan pertanggungjawaban saya cuma akan ngereview 7 film yang menurut pandangan subyektif saya terbaik.

#7 Looper (2012) Action, Crime, Sci-Fi

Looper

Film science fiction yang dibintangi kembaran saya ini berdurasi dua jam. Diliris September lalu dan mendapat berbagai penghargaan sebagai Best Original Screenplay.

Looper merupakan panggilan untuk pembunuh bayaran yang ditugaskan untuk menghabisi orang yg dikirim dari masa depan. Dikisahkan pada 2044, seorang looper bernama Joe (Joseph Gordon-Levitt) mendapati dirinya terjebak dalam situasi yang dilematis. Dia harus membunuh dirinya yang telah tua, yang didatangkan dari masa depan (Bruce Willis).

Wajah JGL di film ini sengaja dimirip-miripkan dengan si aktor laga plontos, tapi kesannya jadi kelihatan aneh buat saya. Tapi tetap seganteng saya kok.

Aripmeter: 80%

#6 Taken (2008) Action, Thriller

Taken

“I don’t know who you are but if you don’t let my daughter go, I will find you, I will kill you”, ucapan Liam Neeson ini menjadi trademark tersendiri bagi film ini.

Kisah berawal dari komplotan perampok apes yang menculik putri dari seorang mantan agen CIA. Nah, Bryan Mills (Liam Neeson), sebagai seorang ayah yang dikenal protektif ini, dengan segenap kemampuan dan pengalaman sebagai mantan agen, harus berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan putri semata wayangnya yang sedang liburan di Paris ini.

Film berdurasi 90 menit ini menampilkan aksi Liam Neeson, yang seorang diri membabat habis komploton perampok Albania demi mendapatkan anaknya kembali.

Aripmeter: 80% 

Kategori
Celotehanku Nasehat Sesat

Tips Nonton Sendirian ke Bioskop

nonton bioskop sendirian

Sensasinya pasti beda dan akan terasa lebih dahsyat jika nonton di bioskop ketimbang nonton film hasil unduhan atau dari DVD bajakan. Dengan dukungan sound system dan layar super lebar, ketegangan menonton film di bioskop akan lebih berasa. Mau nontonnya bareng teman atau sendiri juga ga kalah serunya. Apa, nonton sendiri?! 😯

Banyak alasan kenapa orang lebih memilih untuk menonton sendirian ke bioskop. Ada yang beralasan agar lebih konsen nontonnya, maklum orang Indonesia tuh paling hobi ngobrol. Ada yg bilang, kudu banget nonton pas premiere, atau pas minggu pertama penayangan, namun kebetulan ga ada yang bisa nemenin. Mungkin juga ada yg karena iseng aja, kayak saya. :mrgreen:

Bukan bermaksud sombong sebenernya, tapi saya berbangga diri karena dengan super percaya dirinya bisa nonton bioskop sendiri. Karena banyak orang yang gengsi buat nonton di bioskop sendirian. Nah, berikut beberapa tips untuk membantu juragan agar sama ga tau malunya seperti saya. 😉 

Kategori
Movie Enthusiast

“The Amazing Spiderman” vs “Spiderman versi Raimi”

Awalnya berasa ragu sama Spiderman versi reboot ini, soalnya Toby Maguire udah lengket banget sama sosok Peter Parker, kalau diganti jadi asa gimana gitu. Tapi pandangan miring tersebut sirna setelah nonton The Amazing Spiderman di Jatos malam minggu kemarin. So sweet banget lah, nonton bioskop sendirian pas satnite. 😯

the amazing spiderman
Sumber: geektyrant.com

Kenapa mesti diulang?

Mungkin ini jadi pertanyaan terbesar kita sekalian yang udah nonton franchise Spiderman besutan Sam Raimi. Kenapa mesti diulang? Okeh, jawaban utamanya adalah untuk meluruskan sejarah. Ya, Spiderman yang dibintangi Toby Maguire dan Kirsten Dunst sangat melenceng dari kisah Spiderman versi komik.

Kalau mengacu pada versi komik, Mary Jane Watson, bukanlah pacar pertama Peter Parker. Namun cewek blondie bernama Gwen Stacy-lah yg pertama kali merebut hati Peter. Nah, di The Amazing Spiderman ini, Gwen yg dibintangi oleh Emma Stone ini emang jadi love interest-nya. 

Kategori
Hanya Info Nasehat Sesat

Mengenal Kualitas Film Bajakan

Beruntunglah bisa hidup di era internet dan keterbukaan informasi, patut bersyukur karena bisa dengan mudah mendapatkan berbagai film melalui beragam situs download film yang tersebar di jagat internet. Sebagai penikmat film, tentunya hal ini sangat memanjakan, walaupun tak dapat dipungkiri bahwa filmnya merupakan bajakan.

Mengenal Kualitas Film Bajakan

Ingin menghemat uang, males pergi ke bioskop, film ga diputar di bioskop, atau karena ga terlalu worth juga kalau harus nonton di bioskop, merupakan berbagai alasan ketika memilih film berkategori bajakan.

Bagi yang hobi download film pasti familiar dengan berbagai istilah kualitas film. Nah saya bakal coba membahasnya, karena mungkin banyak yang kenal nama aja, tanpa tau artinya tu apa. Langsung aja, berikut kualitas-kualitas film yang tersebar di internet, saya urutkan dari yang terburuk.