Kategori
Movie Enthusiast Review

Kuliah Psikosa dari Film

lpj tontonan november film psikotik

Menurut bapak Psikoanalis, Sigmund Freud, kepribadian manusia terdiri atas tiga sistem, yakni id, ego, dan super-ego. Susunan teratur, kerjasamanya harmonis. Nah, pada psikosa, susunan tadi ga akur, bahkan antara ego dan super-ego jadi jenuh, sehingga seseorang ga dapat menghayati realita.

Oh ya, psikosa ini kalau bahasa awamnya gangguan jiwa. Arti psikosis sendiri sebenarnya masih bersifat sempit dan bias yang berarti waham (delusi) dan halusinasi, selain itu juga ditemukan gejala lain termasuk di antaranya pembicaraan dan tingkah laku yang kacau, dan gangguan daya nilai realitas yang berat.

Ada beberapa istilah yg harus kita pahami dulu

  • Halusinasi. Yaitu pengalaman persepsi dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsang nyata terhadap indera. Ada halusinasi visual, auditori, phantosmia (penciuman), gustatory (pengecapan), dan perabaan.
  • Waham (delusi). Yaitu keyakinan yang salah dan kuat yg tetap dipertahankan walaupun tidak diyakini oleh orang lain dan bertentangan dengan realitas sosial. Contohnya merasa dirinya seorang nabi (waham agama), menganggap ada penyakit di tubuhnya (waham somatik), atau merasa dirinya sudah mati (waham nihilistik).

Nah, film adalah salah satu sarana untuk lebih memahami yg namanya psikosa ini. Jadilah untuk bulan November ini, karena mata kuliahnya Sistem Neurobehavior II tentang psikosa, ya tontonannya film-film tentang orang gila.

Kategori
Movie Enthusiast

Review Film: The Shawshank Redemption (1994)

shawshank redemption quote

Dua alasan kenapa suka dengan film lawas dengan tagline “Fear can hold you prisoner, hope can set you free” ini, pertama, penasaran karena film ini pemuncak klasemen IMDb Top 250, dan karena judul film ini tertulis di cover serial favorit saya, The Walking Dead. 😀

Film drama besutan Frank Darabont ini merupakan hasil adaptasi dari sebuah cerita pendek karangan Stephen King ini menjadi pemegang rating tertinggi di IMDb dengan skor 9.2/10. 😯