Kategori
Cacatnya Harianku

It’s Fabulous Day!

Woman was God’s second mistake. – Friedrich Nietzsche

Sebuah keniscayaan, semua di dunia ini diciptakan berpasangan. Untuk menghilangkan rasa kesepian pada diri Adam, maka Tuhan menciptakan Hawa dari tulang rusuknya. Tapi benarkah wanita itu suatu penciptaan yang nggak keliru? Bukankah pria malah dapat lebih banyak derita dan bencana berkat adanya makhluk bernama wanita ini? Bukankah setelah ada Hawa, malahan Adam kemudian harus ditendang dari kehidupan surgawinya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, untuk lebih kenal dengan kaum Hawa ini, maka saya memutuskan nyemplung ke kampus yang didominasi kaum ibu-ibu.

Kategori
Cacatnya Harianku

OOTrad Unpad 7

[youtube=https://www.youtube.com/watch?v=0yQ7RqZaU5c]

Gara-gara Unpad dan ITB, jalanan seputaran Dago-Dipatiukur macet parah pas kemarin Minggu (23/11). Pasti pada hapal kalau saat itu kampus Ganeca lagi ngadain event rutin 4 tahunan Pasar Seni ITB. Tapi mungkin ga banyak yang tahu kalau kampus sebelahnya pun lagi ngadain event juga. Memang gelarannya Unpad ini kalah pamor kalau dibandingkan.

Ya, dalam momen dies natalis ke-57, Unpad kembali menggelar Olimpiade Olahraga Tradisional (OOTrad) di area kampus Dipati Ukur. Kegiatan tahunan yang rutin dilakukan sejak 2008 ini digelar sebagai upaya konsistensi Unpad dalam melestarikan dan menjaga budaya lokal. Ajang ini sekaligus juga buat mempererat silaturahmi antar civitas akademika.

Kategori
Kampus

Blitz Edisi 8

Setelah dua tahun jadi redaktur buletin dwibulanan Blitz ini, akhirnya promosi jabatan juga jadi pemimpin redaksinya.

Tapi tetap kerjanya mah capek, soalnya dari kontibutor, redaktur tulisan, sama redaktur pracetaknya saya yang ngurus. Akibat dianggap jago nulis sama jago ngedesain, padahal mah biasa-biasa aja saya mah. Kalau diadu sama mahasiswa DKV pasti saya yang kalah.

Jadi pemred itu berasa kaya jadi tokoh Minke di Tetralogi Buru yang bergulat di jalur jurnalisme pas masih jadi pelajar. Ya meski kalau saya mah lingkupnya cuma kampus doang.

Sampul

cover blitz

Lagi punya kepengenan buat beli sweater motif tribal. Selain itu inspirasinya dari hasil nengok majalah-majalah luar yang dirilis online di Issuu. Konsep sampulnya sih ceritanya dibikin sesimpel dan seimut mungkin. Tulisan Blitz-nya saya pake font Guakala, biar mirip font yang ada di video klip Happy-nya 2NE1.

Kategori
Cacatnya Harianku

Marhaban Ya Semester 6

Setelah selama sebulan hanya jadi bangkai bernyawa, pada hari Senin kemarin (17/02/14), seorang nihilis ini harus kembali ke realitas dan rutinitas. Entah harus senang atau sedih, masa perkuliahan semester 6 di fakultas kekurangan pria dimulai lagi.

Meski The Panasdalam udah wanti-wanti dengan lagu “Sudah Jangan ke Jatinangor”-nya, tapi karena si Unpad tinggalnya nun jauh di sana, ya mau ga mau saya harus jadi anak kos lagi di antah berantah Jatinangor sana. Efek bawaan semasa liburan nih, masih sering ngebuang waktu buat nonton film sama Running Man, berhubung belum masuk masa sibuk juga sih. Dan karena aktivitas ini pula postingan ini ngaret terbit beberapa hari.

Kategori
Cacatnya Harianku

Fakultas Kekurangan Pria

Kenapa sih Rip ga ngambil kuliah di DKV atau tentang informatika gitu? Kok bisa sih kuliah di kampus yang porsi gender mahasiswanya seorang Arif berbanding jumlah personel SNSD? Kenapa milih FKEP Unpad? Salah jurusan kah? Enak ga sih kuliah di sana? Emang cita-citanya jadi apa sih?

Oh ada banyak sekali pertanyaan di semesta ini. Dan saya dengan baik hatinya bakal mencoba mengurai jawaban dari pertanyaan di atas dengan sedikit rada banyak berbelit-belit, berputar-putar dan berbasa-basi ria.

fakultas kekurangan pria snsd

Okey, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi, saya bakal ajak dulu menengok perjalanan spiritual dan psikologis seorang Arif di masa-masa awal SMA.

Kategori
Cacatnya Harianku

Redaktur BLITZ

editor blitz

Hanya otodidak. Ya, belajar soal desain grafis hanya dengan metode trial and error. Seni desain grafis sendiri hanya saya anggap sebatas hobi aja, makanya ga ngambil kuliah di jurusan ini.

Aplikasi yg paling sering dipake tentu saja si Adobe Photoshop. Bajakan udah pasti. Mulai belajar pake Photoshop ini udah sejak SMA dulu. Waktu itu, masih rajin-rajinnya maen di Kaskus, masih seneng yg namanya ngumpulin cendol. Dan ya, salah satu cara buat ngoleksi butiran cendol adalah dengan jadi kuli avatar. 😎

Ketika kuliah, bukannya sombong atau gimana ya, tapi saya rasa kemampuan desain grafis saya makin terasah. Teknik-teknik Photoshop yg saya pelajari pas jadi avatar maker saya praktekan buat bikin poster ini itu. Selain itu, pake jurus ATM juga dari poster-poster bagus. Ya, “Amati, Tiru, Modifikasi”. Karena emang bagus hasil karya-karya yg saya bikin, makin sering aja direkrut jadi divisi pubdok. 😎