Kategori
Curhat Non-Informatif

Duh, Gaya Tulisan Saya Labil

Seorang INFP dianugerahi kreativitas berlebih sebagai bakat alami. Namun masalahnya ga nyaman untuk mengekspresikannya secara verbal. Satu-satunya jalan tentu saja dengan cara menuangkannya ke dalam bentuk kata-kata. Dan memang seorang INFP, secara naluriah, digariskan merupakan penulis berbakat.

Namun ada tapinya. Meski riwayat ngeblog sudah cukup lama, secara matematis sih sudah 4 tahun lamanya, saya merasa belum punya ciri khas menulis tersendiri. Ababil. Inkonsisten. Masih banyak bereksperimen. Dari segi kualitas maupun kuantitas, saya merasa kalah jika dibandingkan dengan para narablog baru.