Kategori
Korea Fever

Mamamoo, Grup Cewek yang Bisa Menyanyi

Saat bukber dengan kawan SMA, ada yang menanyakan apakah saya masih setia ngefans Red Velvet. Masih sama Wendy? tanyanya. Ganti jadi Mamamoo sekarang mah, jawab saya. Saya memang seorang yang gampang jatuh hati dalam segala hal, dengan kata lain gampang teralihkan. Tentu, saya sendiri masih setia mengidolakan Wendy, Seulgi, Irene, Joy dan Yeri. Mamamoo juga sama-sama debut tahun 2014, namun berbeda dengan RV yang diusung SM Entertainment, grup yang digawangi Solar, Moonbyul, Wheein dan Hwasa ini berasal dari agensi yang baru seumur jagung.

Pas pertama mendengar nama grup ini langsung nyinyir, kok aneh banget ya namanya, lalu menonton video musiknya yang 1cm, dan malah bikin pening kepala anjir. Ini bukan girl group buatku, pikir saya. Tapi segalanya berubah ketika menonton penampilan-penampilan mereka di Immortal Song 2. Sebabnya, saya suka lagu ballad Korea dan ada satu penampilan Red Velvet di acara tadi yang sangat saya sukai, cuma satu video, sementara Mamamoo ada banyak. Immortal Song sendiri adalah kontes antar para penyanyi yang beradu mementaskan kembali tembang-tembang lawas dengan aransemen menurut gaya mereka sendiri. Sejauh ini Mamamoo telah dua kali menang, dan jadi grup idol yang paling sering tampil di sini.

Biasanya dalam grup idola cuma ada satu dua yang benar-benar bisa nyanyi, misalnya di Red Velvet itu antara Wendy dan Seulgi. Biasanya, saya sering mencari penampilan langsung duo tadi menyanyi (kadang ada tambahan Joy). Berbeda dengan Mamamoo yang semua membernya bersuara merdu serta mengerti benar teknik vokal, pengecualian buat Moonbyul yang memang berposisi sebagai rapper. Bahkan rap dari seorang Moonbyul pun, saya membayangkan, terasa seperti sedang mendeklamasikan puisi, dan cocok dengan penampilan lagu ballad Mamamoo. Saya jadi terinspirasi untuk membacakan puisi dengan cara ngerap.

Seperti banyak di kolom komentar Youtube pada video-video itu tadi yang menyebutkan kalau bulu kuduk mereka berdiri ketika menontonnya, saya juga sukses dibuat merinding. “Ketika Solar dan Wheein bernyanyi berbarengan sesuatu yang ajaib terjadi… aku pasti salah, ketika MAMAMOO semua bernyanyi bersama, sesuatu yang ajaib terjadi,” tulis seorang komentator.

Girl group yang baru saja ikutan konser KCON 2016 di New York ini emang diakui untuk konsep retro, jazz, dan RnB serta penampilan vokal yang kuat. Setelah sebelumnya tampil dalam gelaran internasional SXSW 2016 di Austin, Texas. Di antara tipikal konsep imut dan seksi, Mamamoo membawa kembali jiwa retro bagi K-Pop, sebut Billboard. Yang paling menarik tentu saja penampilan langsung mereka yang selalu enerjik dan menyenangkan. Paling suka lagu Piano Man yang jazzy itu, dan Woo-Hoo yang notabene cuma iklan hape. Bahkan kata-kata perkenalan mereka sudah sangat terharmonisasi, “I say mama mamamoo~.”

“Aku juga fans Mamamoo,” tegas Seulgi. “Aku pernah bertanya ‘bagaimana kalian bisa memberi energi pada penonton dengan begitu tenang?’ Aku pikir itu hanya bisa dilakukan oleh Mamamoo.”

“Mamamoo dan Red Velvet saling menyemangati satu sama lain,” jelas Wendy. “Kami memang berbeda soal genre musik, tapi kami saling mendukung dan menjaga satu sama lain. Kami lebih seperti fans untuk satu sama lain ketimbang rival. Ketika aku sedang tidak dalam promosi, aku nonton semua kegiatan Mamamoo di televisi.”