Kategori
Fotografi

Martin Parr Mengingat Karya-karya Awalnya

Martin Parr ingat ketika, sebagai seorang pemuda yang tumbuh di Inggris, ia pertama kali menyadari bahwa sudah menjadi takdirnya untuk menjadi seorang fotografer. Itu bermula ketika kakeknya meminjamkannya kamera, dan berkembang ketika dia menemukan majalah Creative Camera di akhir 1960-an, membenamkan dirinya dalam karya Robert Frank dan Garry Winogrand.

Kategori
Fotografi

Socrates dan Street Photography

matt stuart

Suatu hari Socrates berjalan-jalan bersama seorang muridnya, Phaedrus, sampai mereka tiba di batas luar kota Athena. Tiba-tiba Socrates menyatakan kekagumannya terhadap keindahan pemandangan alam yang membentang di hadapannya – kelihatan seperti orang yang kurang piknik. Terheran-heran Phaedrus bertanya, “Apakah sepanjang umurmu tinggal di Athena ini belum pernah menyaksikan pemandangan di pinggir kota ini?”

“Benar, sahabatku…, tetapi ketimbang pepohonan yang tumbuh di padang membentang ini, aku lebih tertarik pada orang-orang yang bisa kuajak bercakap-cakap,” ungkap Socrates, “sebab dari merekalah bisa kugali pengetahuan dan kearifan, tidak pepohonan itu.”

Kategori
Fotografi

Early Morning Street Photography

kai wong digitalrev street photography

Katanya, kebanyakan orang sukses adalah mereka yang bangun tidurnya lebih awal. Sangat benar memang, karena ini membuktikan kalau mereka adalah orang-orang yang berani keluar dari zona nyaman – ketika sebagian besar manusia masih tergeletak di ranjangnya. Ya, jika merasa kurang kalau jatah waktu kita sehari cuma 24 jam, maka solusinya cobalah bangun lebih pagi.

Maka, dalam fotografi pun, tanpa perlu pergi dulu ke tempat eksotis, cukup bangun lebih pagi agar bisa dapat jepretan yang ciamik. Seperti yang dilakukan Kai dan tim dari DigitalRev TV, yang rela bangun jam 4 subuh untuk memotret Hongkong.

Kategori
Fotografi Weekly Photo Challenge

Weekly Photo Challenge: Humanity

wpc humanity

Akhirnya berhasil juga mengabadikan The Decisive Moment-nya Henri Carter-Bresson di foto ini. Emang sebelah mana yang menariknya ya? Katanya sih foto yang bagus bisa dicerna, bisa bercerita sendiri tanpa perlu diterangkan dengan untaian kata-kata. Tapi berhubung ini mah foto ‘biasa aja’, jadi kudu diterangkan.

Pertama, fokuskan perhatian pada model cewek berkemeja putih di tengah dalam baliho. Kalau dilihat, si model cewek itu seakan-akan tengah menatap ke atas ke arah pemuda yang lagi duduk di tangga memasang baliho. Si pemuda berbaju hitam itu pun tengah memperhatikan pekerjaan rekannya yang sedang menstaples baliho.