knowing bros varshow korea

Knowing Bros dan Barudak Sekolahan yang Hobi Tubir

Kalau saja Game of Thrones masukin Red Velvet jadi pemainnya, mungkin saja saya bakal rela maraton nonton dari musim pertama. Harus ada alasan, meski konyol, kenapa saya harus nonton itu. Sebab internet menawarkan beragam kesenangan sekaligus kesia-siaan; buku-buku dan status-status sosmed yang selalu terbarukan dan artikel-artikel panjang untuk dibaca, film-film dan video-video Youtube dan serial … Read more

red velvet dumb dumb

Mendengar The Red, Album Red Velvet

Saat menjelajahi toko Bandung Book Center yang ada di barisan paling belakang Pasar Buku Palasari, berkumandang lagu yang sangat saya kenal dari band kesukaan. Oh bukan band sih, lebih tepatnya girlband. Yang pasti pegawai toko buku itu, yang kebanyakan perempuan, emang pada terinfeksi demam Korea. Jadi wajar kalau lagu ‘Dumb Dumb’-nya Red Velvet diputar.

Read more

kinal jkt48

Kinal dan Bahaya Laten Idolisme

Dilematis sih. Saya banyak setuju sama asas pemikiran Karl Marx, sehingga rada benci terhadap sistem kapitalisme.  Tapi ya gimana, industri hiburan sungguh setan yang menjerat kaum kekinian. Saya masih teracuni dunia k-pop, masih jadi Sone (fans Girls’ Generation), dan sekarang mulai jatuh cinta sama JKT48, beberapa personilnya aja sih, belum jadi wota atau apalah namanya.

Read more

Mojang Bandung Cantik di Khazanah JKT48

bandung dan jkt48

Pada akhir abad ke-19, tepatnya tahun 1896, Meneer Jules Schenk, seorang Preangerplanter, pengusaha perkebunan di Priangan yang royal, memboyong segudang noni-noni Indo-Belanda yang cantik-cantik untuk ‘menghibur’ peserta kongres. Saat itu Bandung mendapat kehormatan sebagai tempat penyelenggaraan kongres pertama Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula, kongres yang kemudian dapat dikatakan berakhir dengan sukses besar. Lewat bisik-bisik peserta kongres, Bandung disebut sebagai “bunganya” Kota Pegunungan di Hindia Belanda. Nah, julukan Bandung sebagai “Kota Kembang” sangat mungkin muncul akibat selentingan ini.

Adanya cap Parijs van Java pun karena memang Bandung layaknya Paris, khususnya soal dunia malamnya. Bisnis prostitusi gemerlapan karena selalu menyalurkan stok-stok cantik layaknya di pusat mode dunia itu.

Read more