Kategori
Celotehanku Inspirasi

Tips Menulis Bagi Saya dan Kawan INFP Lainnya

Para penulis adalah orang yang depresi, tegas penyair cabul Charles Bukowski, dan ketika mereka berhenti jadi depresi mereka berhenti jadi penulis. Kau tak bisa jadi pengarang fiksi serius yang hebat, sebut pengarang fiksi ilmiah Kurt Vonnegut, jika kau enggak depresi. Nah, bukannya berbangga diri atau apa, tapi jika menyetujui kutipan dua penulis Amerika Serikat tadi, nampaknya saya punya kans untuk bisa jadi seorang penulis prosa yang baik–meski penulis skripsi yang celaka.

Memang, setiap manusia punya entitas unik dan kompleks, tiap individu berbeda. Setelah manusia lahir, lalu dibeda-bedakan berdasar suku bangsanya, agamanya, pandangan politiknya, serta embel-embel lainnya, saya enggak hendak berlaku diskriminatif, atau rasial. Tapi penggolongan kepribadian ini, untuk beberapa hal, saya pikir sesuatu yang berguna. Seenggaknya, lebih ilmiah ketimbang astrologi.

Kategori
Buku Celotehanku

Maaf, Aku Seorang Melankolis-Plegmatis

“Kenapa sih suka Murakami? Aing mah baca Norwegian Wood langsung ga suka.”

“Nah kenapa maneh ga suka? Ya sama kayak alasan kenapa maneh ga suka Murakami itu.”

Tanpa perlu menjelaskan lebih banyak, pekerja Sampoerna yang doyan penulis Ahmad Tohari itu sudah sangat paham dengan jawaban saya. Bahwa soal suka dan tidak suka itu urusan selera. Berdebat sehebat apapun tak akan ada yang dicapai. Dan kalau ngomongin penulis hipster asal Jepang ini, dari Viny JKT48 sampai Zen RS saja suka sama dia.

Kategori
Celotehanku

Kawin

kawinan komunitas aleut

Boleh dibilang lagu ‘Creep’-nya Radiohead dan ‘Laki-Laki Pemalu’-nya Efek Rumah Kaca sangat mewakili diri saya. Oh ya ‘Terlalu Lama Sendiri’-nya Kunto Aji juga masuk. Intinya orang yang pandai memendam perasaan, jadinya sudah terlalu lama sabunan.¬†Sebagai lelaki tak bertanggung jawab, malas juga untuk mengikatkan sebuah komitmen.

Sesungguhnya coretan ini berawal dari obrolan malam Minggu di @KedaiPreanger, markasnya Komunitas Aleut!, setelah acara silaturahmi ke kondangan kawinan. Karena didominasi mereka yang tuna asmara maka diskusi diawali dengan bahasan nelangsanya nasib kami. Jomblo itu nasib atau pilihan? Kalau saya sih jawabnya ya dua-duanya. Selanjutnya beralih ke tema yang lebih berat dan abstrak, apa itu cinta?

Kategori
Celotehanku

Dia Bernama Humaniora

Satu hal yang paling saya inginkan adalah agar otak ini berhenti bersuara barang sejenak. Dunia di luaran terlalu berisik, begitu pun dalam isi kepala ini. Andai saja bisa berhenti berpikir akan segala hal. Ah tapi bukankah Allah dalam kitab suci-Nya memberi kedudukan tinggi bagi mereka yang berpikir? Sungguh memang amanah itu suatu beban.

Mempertanyakan ulang beragam hal adalah suatu kenikmatan, sekaligus siksaan. Ya karena katanya seks paling nikmat adalah pergulatan dalam pikiran.

Saya berusaha membaca beragam hal. Namun yang dapat saya simpulkan, bacaan paling bikin kepincut adalah si cantik bernama Humaniora. 

Kategori
Psikologi

Kampretnya Seorang INFP

we are infp

Banyak penelitian yang menjelaskan kalau ada korelasi antara kreativitas dan gangguan mental. Proses berpikir seorang yang memiliki kreativitas tinggi dipercaya memiliki kesamaan dengan skizofrenia. Memang, seorang INFP yang dianggap dianugerahi kreativitas tinggi adalah manusia delusional yang depresif.

Oh ya, INFP itu adalah satu tipe dari 16 tipe kepribadian lainnya dalam instrumen MBTI (Myers-Brigg Type Indicator), tes psikologis kepribadiaan paling sering digunakan. Dan penemu invetori ini adalah seorang INFP, sehingga membuat para INFP merasa sangat tergantung dan menjungjung tinggi hasil tes yang keluar. Mungkin kesalahan terbesar seorang INFP adalah ketika menemukan kalau dirinya INFP, dia jadi bajingan pembenci diri yang justru kagum pada dirinya sendirinya.

Kategori
Celotehanku

Kenapa Ngeblog?

Saat itu 2009, saat nama Facebook saya masih super panjang, tapi untungnya istilah alay belum ada. Arif Abdurahman yang masih berseragam putih abu dan belum doyan Britpop dan K-Pop itu tengah asyik mengurusi blognya. sokocon.dagdigdug.com alamatnya.

kenapa ngeblog

Adakah yang pernah dengar Dagdigdug? Oh, sekarang layanan blog gratis bertagline “Rumah Blogger Indonesia” ini emang telah pupus.

Untungnya, sebelum Dagdigdug tutup usia, saya telah hijrah ke hostingan sendiri. Memakai layanan hosting Indonesia dan domain yang Indonesia banget juga. sokocon.web.id namanya. Dan lebih Indonesia, karena CMS WordPress yang dipakai berbahasa Sunda. Namun blog ini hanya berumur setahun, karena ketika harus perpanjangan hosting dan domain, pas itu masa-masanya lagi jenuh ngeblog.