Cerita Terjemahan: “Perbedaan Antara Cinta dan Siksaan Menunggu” Karya Orhan Pamuk

cinta dan siksaan menunggu orhan pamuk

Tetapi, Ipek tidak segera naik. Dan menunggu adalah sebuah siksaan – yang terburuk sepengetahuan Ka. Sekarang Ka teringat bahwa kepedihan inilah, siksaan saat menanti inilah, yang membuatnya takut jatuh cinta. Sesampainya di kamar, dia membaringkan diri di ranjang, hanya untuk berdiri kembali dan merapikan bajunya. Dia mencuci tangan, merasakan darahnya mengalir meninggalkan lengan, jemari, dan bibirnya. Dengan tangan gemetar, dia menyisir rambut; kemudian, melihat bayangannya sendiri di jendela, dia mengacak-acak rambutnya lagi. Semua ini hanya memakan sangat sedikit waktu, dan akhirnya dia mengarahkan perhatian dan kecemasannya pada pemandangan di luar jendela.

Baca Selengkapnya