Kategori
Cacatnya Harianku

Kenangan Yang Sulit Menguap dari Kereta Ambarawa

Bulan sedang pengakhiran November 1945, seorang bekas guru sekolah yang kalau boleh dibilang pengalaman militernya baru kemarin sore, memberi perintah buat Tentara Keamanan Rakyat Divisi V untuk menyerang pasukan Sekutu di Ambarawa. Adalah dia yang kemudian dikenal sejarah sebagai Jenderal Besar Raden Sudirman, yang kiprahnya melejit berkat Pertempuran Ambarawa ini.

Sosok pahlawan nasional ini yang terbersit dalam ingatan saat dibawa melaju dalam gerbong yang ditarik lokomotif uap B5112 buatan Hanomag (Hannoversche Maschinenbau AG), pabrik asal Hanover, Jerman. Deru roda terus bersahutan, cerobong sesekali berteriak, dan imaji akan heroiknya Kolonel Sudirman dan para TKR menghampiri – bahwa rakyat pun bisa melakukan perlawanan.

Kategori
Cacatnya Harianku

Nikmatnya Bermalam di Kereta Api Wisata Priority

“OY OY OY! GO KINAL GO!”

Salah banget nih Akbari Madjid (@madjidakbari) sama Gigi Cherrybelle (@gigigicht) malah karaokean pakai lagu Fortune Cookies-nya JKT48, ya otomatis saya yang meski berjaket Efek Rumah Kaca ini teriak chant lah kayak para wota yang kesurupan. Nggak peduli meski lagi di atas kereta api, dan banyak penumpang lain yang sudah bobo manis.

Hah karaokean di atas kereta api? Yes, bisa banget! Ini nih enaknya naek gerbong wisata.

“Woy berisik!” gertak tante Trinity (@trinitytraveler) yang posisi kursinya paling depan.

Dan Devi Kinal Putri kembali nongol di layar, saya pun sontak kegirangan setengah mampus, “I LOVE U KINAL!”

*****

Dalam rangka ultah ke-70 PT. KAI, banyak kejutan menarik yang dibagi-bagi. Salah satunya kegiatan Traveling by Train edisi ke-VI, yang kali ini mengundang teman-teman dari beragam komunitas blog, khususnya travel blogger. Saya sendiri sih datang sebagai perwakilan Komunitas Aleut!

Kereta Api Indonesia bekerja sama dengan @altourtravel_id mengajak kami untuk mencicipi gerbong kereta wisata tipe Priority jurusan Bandung-Semarang, plus bonus piknik sehari di ibukotanya Jawa Tengah itu. Kami berangkat dari Stasiun Bandung sekitar jam setengah sepuluh malam, dan tiba subut hari di Stasiun Tawang, kurang lebih 8 jam perjalanan.

kereta api wisata gerbong priority pramugari

Pada tahun 2009, PT Kereta Api Indonesia mendirikan PT KA Pariwisata dengan brand name Indorailtour. Kereta Api Indonesia mengoperasikan dua kereta wisata baru sejak 2014: Imperial dan Priority. Dua armada baru ini melengkapi kereta wisata yang telah ada dan beroperasi yaitu Nusantara, Bali, Toraja, Jawa, dan Sumatera. Kedua tipe tadi sama-sama menyediakan tempat karaoke, toilet, mini bar, dan bagasi. Bedanya, Imperial setingkat lebih mewah ketimbang Priority.

Kereta Imperial memiliki kapasitas 20 tempat duduk, sementara Priority sendiri menyediakan seat untuk 28 orang. Tipe Priority ini adalah kereta pertama di Indonesia yang memiliki audio/video on demand (AVOD) seperti pesawat terbang.

Keberadaan kereta wisata di Indonesia sebenarnya nggak lepas dari sejarah penamaan Kereta Luar Biasa (KLB). Istilah KLB pada awalnya merujuk kepada KLB Presiden Ir. Soekarno saat hijrah ke Yogyakarta tanggal 3 Januari 1946 karena saat itu Jakarta jatuh ke tangan Netherland Indie Civil Administratie (NICA).

Kemudian, KLB di era Orde Baru tumbuh lewat perjalanan yang dilakukan Presiden H.M. Soeharto saat pemerintah membuatkan kereta perjalanan presiden khusus dengan nama Nusantara, Bali, dan Toraja. Kereta tersebut dimodifikasi dari kereta SAGW, kereta tidur kelas I. Selain itu, KLB ini sering dipakai oleh para menteri dan pejabat negara.

Dan sekarang, masyarakat umum pun bisa menikmati kemewahan ini. Namun untuk saat ini, kereta wisata hanya bisa disewa per rombongan. Kereta wisata Priority dengan rute Bandung-Semarang yang saya jajal kemarin dipatok dengan harga yang sudah termasuk pajak adalah Rp 25 juta!

Tapi jangan salah loh, meski mahal banyak peminatnya. Bahkan kudu waiting list dulu saking padatnya. Karena kereta wisata ini bisa disewa untuk kegiatan reuni, gathering, launching produk, bahkan pernikahan.

*****

Untuk koleksi film dan lagu AVOD-nya sendiri masih sedikit, tapi kita bisa menikmati beberapa film bertema kereta api, seperti The Taking of Pelham 123 (2009) dan Source Code (2011), juga beragam video dokumenter soal perkeretaapian di Indonesia. Kabarnya sih nanti bakal ditambahkan film-film terbaru lewat jaringan berbayar.

[tweet https://twitter.com/TrinityTraveler/status/644157088898220032 align=’center’]

Fitur lain yang belum dipasang di Kereta Wisata Priority ini adalah wifi. Namun tentunya sudah ada rencana untuk menambahkan kebutuhan pokok manusia modern semacam ini.

Info lebih lanjut:

Tulisan lainnya:

  1. Atrasina Adlina – #travelingbytrain Menapak Sejarah Kereta Api Indonesia
  2. Fahmi Anhar – Jelajah Museum Kereta Api Ambarawa Bersama Traveling by Train 2015
  3. Lenny Lim – Kereta Wisata Indonesia
  4. Putri Normalita – Pengalaman Naik Kereta Wisata Bersama TBT 2015
  5. Rembulan Ubermoon – Nostalgia Kereta Uap Ambarawa
  6. Albert Ghana –
  7. Taufan Gio – #travelingbytrain Bandung-Semarang with Priority
  8. Muhamad Huumam Al Hasyir – Traveling By Train
  9. Ghera Nugraha – Bandung (BD) ke Semarang Tawang (SMT) dengan Kereta Wisata Priority