Kasmaran

parasite kissing scene

Alih-alih sedikit-sedikit mengecek ponsel, saya bisa kembali masyuk membaca buku, setelah selama sekitar dua bulan otak saya dibanjiri dopamin dan testosteron – hormon-hormon yang punya peran mendatangkan “kebodohan yang diprogram secara biologis” pada otak yang sedang kasmaran. Berbarengan dengan semakin menurunnya mereka, How the World Works-nya Noam Chomsky makin menyadarkan saya, dunia ini sedang enggak baik-baik saja: hancurnya beragam gerakan kerakyatan, letusan kudeta-kudeta yang polanya seragam, kacaunya berbagai negara, genosida ini itu, naiknya para diktaktor, dan busuknya media dalam memberitakan, serta bahwa semua itu berakar pada kebijakan Amerika Serikat dan korporasi multinasional. Dapat mengolah bacotan Chomsky ini membuktikan bahwa fungsi otak saya, setidaknya, sudah kembali normal.

Baca Selengkapnya

Hong Sang Soo: “Keajaiban itu Ada”

hong sang soo

Hong Sang-soo memiliki reputasi sulit dalam wawancara, dan dia tahu itu. Di Claire’s Camera, salah satu dari tiga filmnya yang diputar perdana pada tahun 2017, seorang sutradara Korea yang berada di Cannes untuk mempromosikan film terbarunya mencoba membatalkan dua janji pers dalam jadwalnya. “Anda perlu melakukan sebanyak itu,” agen penjualnya membujuknya. “Tak banyak-banyak amat.”

Baca Selengkapnya