Camus dan Sartre yang Tercerai karena Pertanyaan Soal Kebebasan

    Mereka berdua sejoli yang aneh. Albert Camus adalah orang Aljazair Prancis, seorang pied-noir yang dilahirkan dalam kemiskinan yang tanpa usaha keras bisa mempesona dengan gaya khasnya yang Bogart-esque. Jean-Paul Sartre, dari kalangan atas masyarakat Prancis, tidak bakal silap dari seorang lelaki tampan. Mereka bertemu di Paris selama Pendudukan dan semakin dekat setelah Perang Dunia … Read more

La La Land: Sebuah Tafsiran Leninis

Di antara kecaman political correctness terhadap La La Land-nya Damien Chazelle, yang paling menonjol karena ketololannya adalah tidak adanya pasangan gay dalam film yang berlokasi di LA, sebuah kota dengan populasi gay yang tinggi… Kenapa pula orang-orang Kiri yang mengeluh soal political correctness tentang sub-representasi minoritas seksual dan etnis di film-film Hollywood tidak pernah mengeluh … Read more

arif goenawan mohamad

Goenawan Mohamad dan Catatan Pinggirnya

Menulis memang bisa menyenangkan. Tetapi seperti halnya membentuk sebuah cawan yang tidak sekadar praktis untuk dipakai, menulis pada dasarnya adalah pekerjaan yang resah.

Goenawan Mohamad, Setelah Tempo Tidak Ada Lagi

Bagi saya, menulis adalah hal yang sulit, sampai hari ini. Saya masih kurang ekspresif dan nggak punya stok kosakata yang melimpah untuk mendeskripsikan sesuatu. Menulis memang benar sebuah pekerjaan yang resah: saya akan gelisah ketika saya kesulitan mencari kata, sebal dengan otak bebal yang gampang mogok. Katanya menulis adalah katarsis, ah bukannya meredakan kegelisahan, menulis malah bikin kadar gelisah saya bertambah.

Read more

legend of korra avatar

Avatar Legend of Korra dan Ideologi Politik

Setelah manga Naruto dan kisah Doraemon, tahun 2014 diakhiri dengan berakhirnya Avatar: The Legend of Korra.

Di saat long weekend namun jalanan banjir dan macet dimana-mana, satu opsi mengisi liburan yang pas ya maraton nonton. Dan menamatkan kisah Korra sang Avatar setelah Aang ini adalah pilihan tepat.

Jika di Avatar The Last Airbender, seluruh kisah dari book 1 sampai terakhir Aang harus memadamkan kolonialisme yang dilakukan Negara Api. Maka untuk Avatar Korra, tiap book punya musuh yang berbeda-beda. Semua antagonis punya pandangan politis yang berbeda-beda, memang niatnya untuk menciptakan perubahan, namun sayang terlalu ekstrim dan radikal.

Read more