Kategori
Buku Review

Saya dan 10+ Buku Favorit di 2013

10 buku favorit 2013

Membaca kelihatannya jadi hobi paling pasaran. Di biodata diri, banyak saya temukan teman yang mencantumkan membaca sebagai hobinya.

Namun ternyata fakta berkata lain. Nah, jika menilik hasil survei UNESCO, disebutkan kalau Indonesia tuh punya indeks minat baca terendah di lingkup ASEAN, cuma 0,001. Angka yang mengindikasikan kalau dalam setiap seribu orang Indonesia hanya ada seorang yang benar-benar punya minat baca. Berarti aslinya orang yang hobi membaca tuh minoritas dong. 😕

Minat membaca sendiri artinya kegiatan membaca yang bersifat fakultif, artinya dilakukan secara sukarela. Adapun kegiatan membaca yang sifatnya imperatif, misalnya seorang mahasiswa yang harus membaca materi kuliah atau bagi seorang Muslim yang diwajibkan untuk membaca Al-Quran, ini ga masuk hitungan sebagai minat membaca. Pantas memang minat baca orang Indonesia rendah, untuk yang masuk kategori kewajiban aja jarang dilakukan. Oh sungguh super ironis. 🙁

Kategori
Cacatnya Harianku Celotehanku

Rakus Membaca

missionSekarang mungkin pantas untuk menambahkan aktivitas mulia ini ke dalam daftar hobi saya. Membaca memang hobi pasaran. Namun baru jadi hobi saya tahun ini.

Tercerahkan untuk terobsesi pada buku gara-gara mengetahui kalau CEO di Amerika Serikat sana rata-rata baca 35 buku per tahunnya. Nah, sebagai calon CEO wajib dong mencontoh mereka. Memang salah satu indikator mencapai kesuksesan itu adalah membaca.

Banyak manfaat dari kegiatan membaca ini, tapi saya ga akan bahas. Malas. Cari aja sendiri, da sudah pada dewasa kan.

Yang pasti, manfaat terbesar buat saya dari kegiatan membaca ini sebagai terapi. Sebagai sarana untuk membenamkan diri. Sekarang Alhamdulillah jadi ga terlalu rentan galau. Sebab, mengutip dari buku legendaris La Tahzan, diantara sebab kebahagiaan adalah meluangkan waktu untuk mengkaji, menyempatkan diri untuk membaca, dan mengembangkan otak dengan hikmah-hikmah. Sebab sebaik-baik teman duduk adalah buku.