Kategori
Catutan Pinggir

Cara Membedakan Film Porno

hani sexy exid ah yeah

Saya tak tahu apakah kamu pernah menonton film porno. Maksud saya bukan film-film dengan beberapa adegan erotis, contohnya film seperti Last Tango in Paris, meski memang, saya menyadari bahwa bagi kebanyakan orang ini sudah termasuk ofensif. Tidak, apa yang saya maksud adalah film porno sungguhan, yang tujuan asli dan satu-satunya adalah untuk merangsang gairah penontonnya, dari awal hingga akhir, dan terus berjalan, sementara gairah tadi dirangsang oleh beragam adegan ke adegan persetubuhan, tak ada cerita sama sekali.

Para hakim diharuskan memutuskan apakah sebuah film benar-benar porno atau itu sebagai unsur artistik. Saya bukan orang yang bersikeras bahwa unsur artistik bisa menghalalkan segalanya; terkadang karya seni sejati akan lebih berbahaya, bagi keyakinan, bagi perilaku, bagi pendapat umum, meski dengan unsur artistik seadanya. Tapi saya yakin bahwa orang dewasa punya hak untuk mengonsumsi materi porno, setidaknya untuk sesuatu yang lebih baik.