Kategori
Buku Celotehanku

Ajip dan Kehidupan Tanpa Ijazah

hidup tanpa ijazah

Salah satu cara paling mudah mendalami sejarah adalah dengan membaca sebuah biografi, sebut A. L. Rowse dalam buku ‘The Use of History’. Dan dengan membaca otobiografi Ajip Rosidi ini, bukan hanya sejarah kebudayaan dan kesusastraan Indonesia saja yang bakal kita ketahui, tapi juga soal sejarah perpolitikan nasional dari medio kemerdekaan, Orde Lama, sampai paska tumbangnya Orde Baru.

Saat pertama disodorkan otobiografi setebal 1300 halaman ini, timbul rasa pesimis untuk mengkhatamkan buku ini. Tapi berhubung sudah sejak lama kepincut Ajip lewat tulisannya di ‘Stilistika’, satu kolom dalam Pikiran Rakyat yang muncul tiap Sabtu, maka tentunya tertarik untuk lebih kenal dekat dengan sosok budayawan dan sastrawan yang memilih keluar dari Taman Siswa meski hanya tinggal mengikuti ujian akhir.