Kategori
Catutan Pinggir

Lokalisme

a footpath to rembang henri cartier bresson
@ Henri Cartier-Bresson, A Footpath to Rembang (LIFE Magazine)

oleh Goenawan Mohamad dalam Catatan Pinggir 2 November 1985

Tuhan hanya menciptakan satu bumi, tapi kemudian lahirlah bangsa-bangsa. Bangsa-bangsa itu pun membentuk negara masing-masing. Tembok-tembok pun tegak, dan sejak itu manusia tak tahu persis hendak bagaimana lagi.

Sebab, yang terjadi adalah semacam kekacauan, meskipun kadang-kadang tanpa darah. “Jelaslah,” kata Voltaire di abad ke-18, “bahwa sebuah negeri hanya bisa mendapat apabila sebuah negeri lain merugi.”

Pada mulanya, yang disebut mendapat terbatas pada pengertian memperoleh logam mulia. Yang disebut negeri tentu saja, kurang-lebih, sang penguasa. Kepentingan nasional berarti kepentingan raja, atau kalangan yang menentukan di atas. Kata-kata seorang bangsawan Castilia yang mengingatkan Raja Filipe III dari Spanyol tentang realitas itu agaknya berlaku buat siapa saja, setidaknya di abad ke-17 itu: “Kekuatan Paduka terdiri atas perak; pada hari perak habis, perang tak akan dapat dimenangkan.”