Kategori
Celotehanku

Enaknya Tinggal di Desa

“Enak tinggal di desa,” tegas Ishak, “apalagi bagi pengarang. Itu rupanya maka Tolstoy tinggal di desa.” Sebuah bacotan dalam ‘Kejahatan Membalas Dendam’, naskah sandiwara karya Idrus yang bercerita tentang kegalauan penulis muda yang dihantam kritik dari ayah kekasihnya yang notabene penulis senior, kemudian memutuskan untuk bersemedi sementara di pedesaan. Awalnya hanya sebagai eskapisme, tempat sementara pelarian diri, tapi justru malah kerasan dan enggak mau balik lagi ke kota halamannya. “Kota-kota besar penuh dengan kejahatan. Beratus-ratus musuh dalam selimut,” keluh Ishak menolak untuk kembali ke Jakarta, tetap melanjutkan pekerjaan menulis sampai larut malam, dan ketika pagi sampai siang membantu petani mengurus sawah.