Kategori
Celotehanku

Ketika Berharap Lebih, Ingat Spurs

Sebagai pendukung Tottenham Hotspur, saya gagal belajar dari pengalaman, bahwa harapan hanya akan memperpanjang penderitaan. Jika saja gugur setelah berhadapan dengan City atau Ajax, mungkin rasa sakitnya enggak terlalu terasa. Tapi mereka bisa melangkah jauh sampai final, meninggikan harapan, dan makin sakit pula kalau jatuh. Harapan adalah sumber kemurungan. Menonton Spurs bisa terus melaju, menyingkirkan City dan Ajax, dengan begitu dramatisnya, menciptakan harapan, bahwa tim medioker ini bisa jawara. Final yang entah bakal kapan lagi. Harapan sudah tinggi, dan berakhir jadi kekecewaan. Mungkin, memang ada kesalahan taktikal, kenapa pula Harry Kane harus jadi starter, bukannya Lucas Moura. Kalau saja. Tapi kalau saja dan pengandaian-pengandaian lainnya sesuatu yang mustahil dalam sejarah. Spurs bisa sampai final tentu sebuah pencapaian, yang bakal terlupakan. Sejarah tak mencatat yang menjadi kedua.