Kategori
Blog Celotehanku

Belajar Ngeblog dari Viny JKT48

“Semua harus ditulis. Apa pun!” tegas Pramoedya Ananta Toer, “Jangan takut tidak dibaca atau tidak diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, dan tulis. Suatu saat pasti akan berguna.”

Lantas kenapa kita harus menulis? Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.

Ah ya, kutipan dari ‘Anak Semua Bangsa’ ini mungkin suatu saat akan saya gombalkan buat sang istri—semoga aja sih dapatnya penulis (tapi yang lebih semoga bisa beristri sih). Seperti Eka Kurniawan-Ratih Kumala, Sylvia Plath-Ted Hughes, atau sekadar pasangan yang nggak nikah macam Erik Prasetya-Ayu Utami dan Jean-Paul Sartre-Simone de Beauvoir, rasanya bisa beradu kasih dengan dia yang hobi baca dan tulis jadi salah satu impian terbesar saya.

Kategori
Celotehanku Curhat Non-Informatif

Moonshine Blogger Award

moonshine blogger award

Bagi saya, me-time menjadi semacam kebutuhan primer. Dan seminggu terakhir ini sangat sedikit waktu untuk menyendiri, apalagi untuk tiga hari terakhir kemarin. Ngurus maba bukan hanya bikin lelah fisik, tapi lelah secara psikis.

Menulis menjadi salah satu ritual wajib dalam prosesi semedi saya ini. Ya, menulis merupakan katarsis bagi saya. Melalui menulis, saya ingin berkomunikasi, saya ingin berinteraksi, dan saya ingin berbagi.

Selain itu, sebagai seorang INFP, otak ini bakal gatal kalau nemu masalah keduniawian yang buntu atau sesuatu yang dirasa mengganjal. Oleh sebab itulah menjadi kewajiban bagi saya untuk berbagi ide dengan media tulisan.

Dan Alhamdulillah, ada apresiasi terhadap aktivitas ngeblog saya. Ada satu award dari sahabat narablog, Bang Ilham, yang syukuran dua tahunan blognya. Selain itu, Agan Tama pun dengan baik hatinya yg kecipratan award ini juga ikut meneruskannya ke saya.