Kategori
Blog Celotehanku

Zen dan Ngeblog: Prolog

zen dan ngeblog mesin tik

Salah satu hal menarik ketika membaca adalah menemukan kalau ternyata ada orang lain yang punya pandangan, prinsip, dan emosi yang sama dengan kita. Ya, kadang kita bisa dapati si penulis bisa dengan sukses meramu ke bentuk tulisan tentang hal-hal yang ada di benak kita namun susah untuk mengungkapkannya.

Nah, untuk menjawab pertanyaan dari Bu Dokter Nita, kayaknya udah bisa dijawab lewat postingan yang berjudul “How Many “Favorites” Or “Likes” Are Enough?”. Satu tulisan di blognya Eric Kim, blog seorang street photography internasional yang rajin saya kunjungi.

Kategori
Curhat Non-Informatif

Duh, Gaya Tulisan Saya Labil

Seorang INFP dianugerahi kreativitas berlebih sebagai bakat alami. Namun masalahnya ga nyaman untuk mengekspresikannya secara verbal. Satu-satunya jalan tentu saja dengan cara menuangkannya ke dalam bentuk kata-kata. Dan memang seorang INFP, secara naluriah, digariskan merupakan penulis berbakat.

Namun ada tapinya. Meski riwayat ngeblog sudah cukup lama, secara matematis sih sudah 4 tahun lamanya, saya merasa belum punya ciri khas menulis tersendiri. Ababil. Inkonsisten. Masih banyak bereksperimen. Dari segi kualitas maupun kuantitas, saya merasa kalah jika dibandingkan dengan para narablog baru.