Kategori
Anime

[UPDATED] Daftar Harga Buronan di One Piece

Bounty atau harga buronan diedarkan oleh Marine dan World Government. Bagi yang berhasil menangkap buronan akan diberi imbalan sesuai bounty buronan tersebut, baik hidup atau mati. Imbalannya berbentuk materi dalam mata uang Belli, spesial untuk anggota Marine atau WG ditambah dengan bonus kenaikan pangkat.

Bagi para buronan yg berhasil ditangkap dan masih hidup, selanjutnya akan menjalani proses hukum di pengadilan untuk menentukan nasib mereka. Apakah akan masuk bui Impel Down atau langsung hukum pancung. šŸ˜Æ

Kategori
Cacatnya Harianku

Hama-Hama Penggerutu

1

Situasinya seperti dalam Perjamuan Terakhir. Belalang sembah, kecoa, walang sangit, kepinding dan beberapa serangga duduk melingkar, mencicipi roti dan anggur dan aneka hidangan yang tersedia di atas meja panjang, sambil memperbincangkan beragam soal; bagaimana mengatasi bencana kelaparan di Afrika sana? kenapa sih ada orang yang harus menderita? kenapa harus hidup, lalu dibuat menderita? apakah Tuhan itu seorang sadis? Hey, sahut si kecoa, ngapain kita ngomong ginian segala? Dasar pandir, gertak belalang sembah, sudah berkali-kali kujelaskan, kau memang enggak nyata, aku enggak nyata, kita enggak nyata, kita semua adalah arus kesadaran, tugas utama kita cuma untuk terus mengoceh. Hmm, gitu ya, timpal kecoa dengan mulut penuh remah roti, rasanya pernah dengar, tapi lupa lagi euy. Memang kau bajingan dungu, balas belalang, sampai masyarakat tanpa kelas tercipta di dunia pun kau akan selalu lupa. Ngomong-ngomong soal masyarakat tanpa kelas, walang sangit bersuara, rasanya lebih mudah membayangkan gagasan soal kiamat ketimbang ide bahwa kapitalisme akan runtuh. Apa yang salah dengan kapitalisme coba? tanya kepinding menantang, bisa ada yang namanya Indomie, beragam produk Nestle, dan yang terbaik: video porno. Jangan lupa Bigo Live, kecoa cengengesan. Kepinding terbahak, memuntahkan anggur yang baru diminumnya. Mesum, desah ulat bulu. Pernahkah kalian membayangkan kalau kita seperti dalam adegan cerpen What We Talk About When We Talk About Love-nya Raymond Carver, si kutu buku ikut bicara dengan terbata-bata. Dia memang kutu buku, dalam arti harfiah. Kecoa bersendawa. Kita ini Gorosei dalam manga One Piece, sergah kepinding, para tua bangka yang enggak mau lepas merecoki dunia. Kali ini aku setuju denganmu, wahai bangsat penghisap darah, balas walang sangit pada kepinding, One Piece sebuah karya agung, Eichiro Oda lebih pantas dapat hadiah nobel ketimbang Haruki Murakami. Pemenang nobel sastra tahun ini kemungkinan besar Philip Roth, si kutu buku kembali bersuara, malu-malu. Anggur terus penuh, makanan tak berkurang sedikitpun, meski para serangga itu melahap begitu rakus. Mulut mereka terus berbusa, mendesis. Begitu terus. Enggak mengenalĀ apa-apa kecuali mengoceh, mengoceh, mengoceh, dan mengoceh. Dengan bahasan yang silih berganti. Musyawarah berkepanjangan tanpa kata mufakat. Hari Minggu atau hari libur nasional,Ā siang juga malam, enggak ada dalam kamus para serangga yang hinggap di kepala saya. Para serangga itu terus berpikir, berwacana, berdebat, membuat beragam perhitungan, yang hanya akan berakhir jadi berak, juga beragam kebijakan yang merugikan sang pemilik ruang rapat itu. Jadi, maaf kalau saya jarang bersuara, dalam kepala ini sudah terlalu bising.

2

Saya bolak-balik membuka CorelDraw dan Google, dan memutuskan untuk memakai sebuah kutipan dari Anton Chekov. Bukan ide yang buruk, malah brilian, sebab dia sastrawan besar sekaligus dokter. Cocok dicatutkan dalam banner yang diperuntukkan di RSHS yang sedang saya garap. Terpikir pula untuk memakai puisi dari Walt Whitman, penyair besar dan pembaharu sajak bebas, juga pernah jadi perawat. Tapi Chekov sudah pas. Sebuah kutipan pasaran, yang pasti sudah sering didengar: Pengetahuan tak punya makna jika Anda tidak mempraktikkannya. Saya masyuk di depan laptop di kamar indekos di lantai dua di daerah Sukajadi. Ada Chandra, Bagus, dan Bila. Datang Dila membawa penganan ringan, Bila turun ke kamarnya, meninggalkan pacarnya Bagus yang anteng main Dota 2, dan saya beres mendesain tugas Chandra, untuk kemudian dilanjut membantu Dila. Saya terus menatap layar laptop.Ā Tong serius-serius teuing, Rip, sergah Bagus. Biasa golongan darah A mah perfeksionis, tambah Chandra. Oh pantesan skripsi ga selesai-selesai, ya, timpal Dila. Buruan lulus ih, tambahnya. Nungguan si Eza, sih, jawab saya singkat, membawa-bawa orang Sukabumi itu yang saya enggak tahu sekarang kabarnya gimana. Bukan soal skripsi saja, masalahnya saya punya hobi untuk menunda dan enggak menuntaskan beragam hal. Serangga-serangga itu biang keladinya. Ya, ya, ya, mengambinghitamkan yang lain-lain atas kegagalan kita memang sungguh mudah, dan inilah masalah saya lainnya. Serangga keparat. Menjelaskan bahwa ada semacam dewan pemikir di kepala saya, bahwa ada serangga-serangga penggerutu, bahwa mereka menggunakan semacam algoritma menyesatkan dalam pengambilan keputusannya, dalam arti berpikir enggak seperti orang kebanyakan, bahwa para hama itu terus merongrong dalam tempurung ini, sudah bisa membuat saya dibawa ke RSJ Cisarua dengan diagnosis skizofrenia. Sebenarnya ada solusi untuk mengatasi para hama penggerutu dalam kepala ini, yang dibutuhkan hanya latte yang dicampur pestisida.

3

Sudah lebih dari puluhan kali. Red velvet latte, pesanan yang saya minta racik, belum jadi-jadi. Saya bilang ini akan jadi tren baru, sudah terbukti di Australia. Salah saya juga, sih, cuma modal menyuruh, dan enggak ikut membantu. Red velvet latte, mungkin sama halnya seperti Hama-Hama Penggerutu dan Kisah Menjengkelkan Lainnya, secara gagasan memang seru dan menjual, tapi yang namanya gagasan adalah gagasan. Hamdan,Ā yang enggak pernah kehabisan perilaku antik dan beribu gagasan cemerlang, memang layak diabadikan jadi patung lilin di Museum Madame Tussaud. Saya pernah menerangkan pada Hamdan dan Vecco, soal penelitian yang menunjukkan adanya kesamaan antara orang yang sangat kreatif dan dengan skizofrenia. Hanya orang gila yang dianugerahi beragam delusi dan imaji.Ā Gagasan sebagai suatu yang imajiner enggak salah memang. Jorge LuisĀ Borges pernah menulis ensiklopedia mengenai makhluk-makhluk imajiner, lalu Italo Calvino dengan kota-kota imajinernya, kemudian berangkat dari gagasan ini, Roberto Bolano membuat daftar penulis-penulis dan kesusastraan sayap-kanan imajiner di daratan Amerika. Rasa-rasanya para serangga dalam kepala saya punya banyak ide untuk membikin sebuah buku tentang buku-buku imajiner, danĀ Hama-Hama Penggerutu dan Kisah Menjengkelkan Lainnya sudah tentu ada dalam daftar. Saya pun pernah iseng bikin cover Wendy dan Seribu Satu Kisah Pendek Lain, baru ada satu cerpen, dan jelek, meski ada entah kenapa ada yang tertarik untuk menerbitkannya kalau jadi. Ya, pada akhirnya akan berakhir jadi gagasan.

Kategori
Celotehanku

Mari Membaca Ebook (Bajakan)!

Kau enggak perlu kuasa,Ā kami para perompak punya sebuah mimpi, sebut Monkey D. Luffy. Ketimbang lewat pendidikan formal yang membuang-buang uang dan waktu selama bertahun-tahun, kalau boleh jujur, saya lebih banyak mendapat kearifan hidup justru dari One Piece. Bahkan, boleh dibilang, minat membaca saya lahir akibat berawal dari kegemaran membaca manga ini. Dan saya yang pesimistis-pragmatis-plegmatis ini bisa berani bermimpi karenanya.

Kategori
Inspirasi Manga & Anime

Belajar Bermimpi dari One Piece

quote one piece roger

Mimpi mah cuma haknya anak TK sama yang masih SD, kita mah ga usah buang-buang waktu buat bermimpi. Main aman aja, ga usah lah punya mimpi tinggi melambung yang ga realistis.Ā Hiduplah layaknya air mengalir.

Hah, harus hidup kayak air mengalir?! Monoton dong. Ngalirnya ke laut sih asyik, nah kalau ujung-ujungnya cuma jadi air yang menggenang di comberan gimana? Males banget deh. Makanya, saya merasa harus untuk mengoreksi redaksi kalimatnya jadi,

“Hiduplah layaknya air mengalir yang menuju laut luas tanpa batas”

Darimana pun asal airnya. Mau berapapun kecepatan dan percepatan laju airnya. Setiap kita, harus menjadi seperti air yang sukses meluncur menjadi bagian dari laut. šŸ˜€

Nah, alasan kenapa saya ngalor-ngidul ngomongin soal mimpi dan laut karena saya bakal bahas anime dan manga favorit saya, tentang para bajak laut pemimpi, ya apalagi kalau bukan manga karya Eichiro Oda, One Piece.

Kategori
Manga & Anime Movie Enthusiast

One Piece Movie 10: Strong World

Nih trailer filmnya One Piece yang ke 10 dengan judul “Strong World”.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=Q12wVrM6FLU&hl=en&fs=1&color1=0x234900&color2=0x4e9e00]

Latar ceritanya sebelum Shaobody Arc. Kru topi jerami harus berhadapan dengan Shiki karena menculik Nami untuk dijadikan sebagai navigator agar misi penaklukan East Blue bisa sukses.

Shiki sendiri merupakan bajak laut angkatan Gol D. Roger, bahkan pernah bertarung namun kalah. Shiki juga pernah menyerang Marineford, dan Garp sama Sengoku pun harus bersusah payah untuk mengalahkannya. Shiki juga menjadi orang pertama yang berhasil lolos dari penjara bawah laut Impel Down. Oh ya, cerita tentang masa lalu Shiki ini ga terlalu detail dibahas di filmnya, dulu saya pernah baca di manga.

Ya, Luffy dkk mau tak mau harus mengalahkan si Shiki pemakan buah Fuwa Fuwa yang bisa mengontrol gravitasi benda ini. Pertama, untuk membebaskan Nami. Kedua, agar East Blue selamat dari kehancuran.

Kategori
Manga & Anime

Saya dan One Piece

One Piece adalah sebuah anime dan manga tentang sekelompok bajak laut yang dipimpin oleh Monkey D. Luffy yang pergi mencari harta karun legendaris bernama One Piece.

One Piece diciptakan oleh Eiichiro Oda. Komiknya dimulai pada 1997 di Shonen Jump terbitan Shueisha dan hingga kini masih terus berlanjut. Versi TV nya dimulai pada Oktober 1999. Hingga 2007, lebih dari 524 cerita dan 53 jilid versi manganya telah diterbitkan. Versi TV-nya, yang diproduksi Toei, telah mencapai 312 episode di Jepang.

One Piece sukses berkat ceritanya yang kuat, penuh fantasi, nuansa humor yang khas