Kategori
Catutan Pinggir

Gambaran Si Miskin

kathe kollwitz the survivors

oleh Goenawan Mohamad dalam Catatan Pinggir 17 Desember 1983

Tubuh wanita itu meregang, putih, kaku. Mati. Suaminya memeluknyya dengan kedua tangan – dengan kepala yang ia lekatkan ke dada Almarhumah. Seolah ia ingin menahannya jangan pergi.

Kita tak tahu apakah lelaki itu menangis. Tapi kita tahu -dari genggaman jari-jarinya, dari lekuk matanya yang dalam, dari mulutnya yang sedikit mencong- penderitaan apa yang menghantamnya.

Buruh miskin yang kehilangan teman hidup. Wanita proletar yang putus asa di depan bayinya yang sakit. Pekerja yang kepalanya terjatuh, capek, di meja dekat lampu. Jika Tuan belum pernah menyaksikan kemiskinan, jika Tuan tak pernah menengok buruh-buruh bangunan yang jongkok di tepi jalan Jakarta hingga jauh malam, lihatlah gambar-gambar Kathe Kollwitz.

Kategori
Fotografi

Socrates dan Street Photography

matt stuart

Suatu hari Socrates berjalan-jalan bersama seorang muridnya, Phaedrus, sampai mereka tiba di batas luar kota Athena. Tiba-tiba Socrates menyatakan kekagumannya terhadap keindahan pemandangan alam yang membentang di hadapannya – kelihatan seperti orang yang kurang piknik. Terheran-heran Phaedrus bertanya, “Apakah sepanjang umurmu tinggal di Athena ini belum pernah menyaksikan pemandangan di pinggir kota ini?”

“Benar, sahabatku…, tetapi ketimbang pepohonan yang tumbuh di padang membentang ini, aku lebih tertarik pada orang-orang yang bisa kuajak bercakap-cakap,” ungkap Socrates, “sebab dari merekalah bisa kugali pengetahuan dan kearifan, tidak pepohonan itu.”