Camus dan Sartre yang Tercerai karena Pertanyaan Soal Kebebasan

    Mereka berdua sejoli yang aneh. Albert Camus adalah orang Aljazair Prancis, seorang pied-noir yang dilahirkan dalam kemiskinan yang tanpa usaha keras bisa mempesona dengan gaya khasnya yang Bogart-esque. Jean-Paul Sartre, dari kalangan atas masyarakat Prancis, tidak bakal silap dari seorang lelaki tampan. Mereka bertemu di Paris selama Pendudukan dan semakin dekat setelah Perang Dunia … Read more

Esai Salman Rushdie: Musik Rock

bob

Saya baru saja menanyakan Vaclav Havel soal kekagumannya pada ikon rock Amerika Lou Reed. Dia menjawab bahwa sangat mustahil untuk melebih-lebihkan pentingnya musik rock dalam perlawanan rakyat Ceko pada masa-masa gelap antara Prague Spring sampai tumbangnya Komunisme. Saya hanya menikmati gambaran kejiwaan gerakan bawah tanah rakyat Ceko yang mendengar Velvet Underground memainkan “Waiting for the Man,” “I’ll Be Your Mirror,” atau “All Tomorrow’s Parties” lalu Havel menambahkan, dengan wajah sungguh-sungguh, “Apa kau sempat berpikir kenapa kami menamakan ini Revolusi Velvet?”

Read more

Lokalisme

a footpath to rembang henri cartier bresson
@ Henri Cartier-Bresson, A Footpath to Rembang (LIFE Magazine)

oleh Goenawan Mohamad dalam Catatan Pinggir 2 November 1985

Tuhan hanya menciptakan satu bumi, tapi kemudian lahirlah bangsa-bangsa. Bangsa-bangsa itu pun membentuk negara masing-masing. Tembok-tembok pun tegak, dan sejak itu manusia tak tahu persis hendak bagaimana lagi.

Sebab, yang terjadi adalah semacam kekacauan, meskipun kadang-kadang tanpa darah. “Jelaslah,” kata Voltaire di abad ke-18, “bahwa sebuah negeri hanya bisa mendapat apabila sebuah negeri lain merugi.”

Pada mulanya, yang disebut mendapat terbatas pada pengertian memperoleh logam mulia. Yang disebut negeri tentu saja, kurang-lebih, sang penguasa. Kepentingan nasional berarti kepentingan raja, atau kalangan yang menentukan di atas. Kata-kata seorang bangsawan Castilia yang mengingatkan Raja Filipe III dari Spanyol tentang realitas itu agaknya berlaku buat siapa saja, setidaknya di abad ke-17 itu: “Kekuatan Paduka terdiri atas perak; pada hari perak habis, perang tak akan dapat dimenangkan.”

Read more