Kategori
Cacatnya Harianku

Buku Bekas Tetap Bernas

“Resep buku kiri teu?”

“Oh cik atuh hoyong ngasaan”

buku bekas bandung

Saat tengah asyik mengekskavasi timbunan buku bekas, Om Simon sang penjual dengan setengah berbisik menawarkan kekirian pada saya yang seorang kekinian ini. Trotoar Jalan Cikapundung Barat senja itu disesaki jajaran tumpukan buku dan hilir mudiknya para manusia. Saya sibuk kembali dengan pencarian buku yang pas buat diajak bercinta, dan Om Simon balik kanan menuju gerobak yang berisi koleksi buku tersembunyinya. Lembayung masih setia menggantung di zaman yang serba digital, namun tetap, buku fisik susah buat ditinggal.

Bila Jakarta punya Kwitang untuk mencari buku langka atau buku bekas, maka di Bandung ada Cikapundung. Secara area juga luas memang jauh berbeda, tapi yang pasti sentra buku dekat alun-alun Kota Bandung ini sudah jadi salah satu primadona bagi penikmat literasi buat belanja, khususnya para kolektor buku.