Dilan-Milea Bercinta di 1990-1991

dilan milea pidi baiq

Novel metropop, apalagi teenlit, selalu bikin saya alergi, untuk kemudian menjauhinya. Tapi sialannya, nggak tau kenapa saya menikmati roman picisan bikinan si Pidi Baiq ini. Kuat membacanya sampai habis.

Ya, Dilan ini adalah sebuah novel romansa berlatar SMA, tepatnya kisah cinta-cintaan sepasang siswa dan siswi SMAN 8 Bandung (nama sekolahnya nggak disebut di novelnya), yaitu antara Dilan sang Panglima Tempur XTC (nama geng motornya juga nggak disebut di novelnya) dan si cantik Milea Adnan Hussain. Mereka berdua resmi berpacaran pada 22 Desember 1990, yang dinyatakan sah secara lisan dan tulisan di atas kertas bermeterai.

“Tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena menikah, bisa karena berpisah.” Dan di tahun 1991, duo sejoli tadi mengakhiri hubungan pacaran mereka. Yang menyisakan suatu momen indah, yang hanya layak untuk dikenang.

Baca Selengkapnya

Saya Bertanya, Pidi Baiq Bermain

pidi baiq

“Kalau nanti ditanya malaikat nih, ari Surayah mau jawabnya sebagai orang beriman apa orang bermain?”

“Orang bermain!”

Kemudian Ketua Front Pembela Islam, Kristen, Hindu & Budha ini menjelaskan lebih lanjut pilihan jawaban tadi, ngalor-ngidul emang. Sebenarnya ada beberapa pertanyaan yang saya siapkan, soal filsafat dan fotografi -berhubung ini acara yang diadakan @airfotonetwork. Tapi saya terpaksa milih pertanyaan setengah konyol itu, ya karena mau bertanya apapun, si Pidi Baiq ini pasti bakal jawab semaunya. Yang pasti, berkat pertanyaan tadi saya jadi tahu kalau si Dilan geng motornya XTC!

Baca Selengkapnya

Ngaleut Institut Teknologi Bandung

Masuk ke kampus almamaternya Ir Soekarno, Ridwan Kamil, dan Pidi Baiq ini hanya pernah saya lakukan kalau ada event Pasar Seni. Kalau masuk lewat SNMPTN emang enggak, soalnya kalau ga salah pilihannya dulu ya cuma Unpad tercinta. Ga kepikiran sih kenapa ga milih FSRD dulu.

Ah Sujiwo Tejo yang kuliah di Matematika dan Teknik Sipil malah jadi seniman. Eh tapi beliau juga alumni ITB sih. Oke lah, biar ga kepanjangan langsung saja bakal saya laporkan kegiatan ngaleut di kampus pencipta orang-orang hebat ini.

Baca Selengkapnya

Kenapa Ngeblog?

girl laptop

Saat itu 2009, saat nama Facebook saya masih super panjang, tapi untungnya istilah alay belum ada. Arif Abdurahman yang masih berseragam putih abu dan belum doyan Britpop dan K-Pop itu tengah asyik mengurusi blognya. sokocon.dagdigdug.com alamatnya.

Adakah yang pernah dengar Dagdigdug? Oh, sekarang layanan blog gratis bertagline “Rumah Blogger Indonesia” ini emang telah pupus.

Baca Selengkapnya

Dilan: Bandung, SMA, Cinta, Geng Motor, dan 1990

novel dilan pidi baiq

Pas baca bagian awal-awal, muncul pertanyaan, “Ini beneran yang bikin si ayah?”.

Pertengahan, “Teenlit ieu mah!”

Terakhir, “Keren euy si Dilan”

Setelah khatam, “Ah jadi mau SMA lagi”

xxxxxxxxxxxxxxx

Bandung tahun 1990, saat masih Orde Baru. Bandung yang masih ada tempat nongkrong bernama Palaguna, sementara Bandung Indah Plaza baru muncul. Bandung yang masih sejuk, yang lalu lintasnya masih jarang macet. Di Bandung inilah memori indah Lia tersimpan.

Milea Adnan Husain, biasa dipanggil Lia, mengenang kembali masa-masa SMA-nya yang penuh cinta karena seorang pemuda bernama Dilan.

Baca Selengkapnya