tetralogi buru pramoedya ananta toer

Urutan Baca Tetralogi Buru Pramoedya Ananta Toer

Tahun 1973, sastrawan Pramoedya Ananta Toer ditahan di Pulau Buru, Kepulauan Maluku. Ia diberi keleluasaan, meski hanya sedikit, untuk melanjutkan kerja kreatifnya. Hasrat lama untuk menyusun sejarah Indonesia dalam bentuk cerita pun kembali ditekuninya.

Dengan bahan yang serba terbatas ia mulai menceritakan kisahnya kepada tahanan lain, baik yang sedang di sawah atau ladang atau saat ada di barak penampungan.

Read more

rusia ilustration

Sejarah Terjemahan Fiksi Rusia di Indonesia

Para pembaca Indonesia pertama kali mengenal kesusastraan Rusia dalam terjemahan Belanda. Dalam suatu surat yang ditulisnya pada tahun 1903, Kartini, tokoh pencerahan bangsa yang tersohor pada masa kolonial Hindia Belanda, minta dikirimi novel Kebangkitan karya Leo Tolstoy (Kartini 1987: 343). Beberapa karya sastra klasik Rusia pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu Rendah dan diterbitkan mulai tahun 1920-an (Toergenjew 1922; Tolstoy 1922 dan 192?). Buku-buku itu rupanya disadur dari versi Belandanya.

Read more

Menerjemahkan Cerpen

cyg0ugkumaa1zhv

Selain dengan mengisi TTS, cara membuktikan kalau penguasaan Bahasa Indonesia kita, dalam hal ini kosakata, masih buruk dan seuprit, adalah dengan menerjemahkan suatu karya tulis dari Bahasa Inggris.

Ya, akhir-akhir ini saya punya hobi baru: menerjemahkan cerita fiksi. Dan saya sangat kesulitan. Ternyata saya masih pengguna Bahasa Indonesia yang cupu. Tapi harap maklum, karena boleh dibilang bahasa utama saya Sunda – ini pun saya nggak bener-bener pakainya sih. Parahnya, kemampuan Bahasa Inggris saya masih amburadul. Kesimpulannya, saya masih nggak pandai berbahasa.

Kenapa sih menerjemahkan cerpen? Pertama, karena lagi senggang, pengen aja sih biar ada kegiatan. Kedua, sebagai proses kreatif menulis.

Read more

arif goenawan mohamad

Goenawan Mohamad dan Catatan Pinggirnya

Menulis memang bisa menyenangkan. Tetapi seperti halnya membentuk sebuah cawan yang tidak sekadar praktis untuk dipakai, menulis pada dasarnya adalah pekerjaan yang resah.

Goenawan Mohamad, Setelah Tempo Tidak Ada Lagi

Bagi saya, menulis adalah hal yang sulit, sampai hari ini. Saya masih kurang ekspresif dan nggak punya stok kosakata yang melimpah untuk mendeskripsikan sesuatu. Menulis memang benar sebuah pekerjaan yang resah: saya akan gelisah ketika saya kesulitan mencari kata, sebal dengan otak bebal yang gampang mogok. Katanya menulis adalah katarsis, ah bukannya meredakan kegelisahan, menulis malah bikin kadar gelisah saya bertambah.

Read more

girl read book

Dia Bernama Humaniora

Satu hal yang paling saya inginkan adalah agar otak ini berhenti bersuara barang sejenak. Dunia di luaran terlalu berisik, begitu pun dalam isi kepala ini. Andai saja bisa berhenti berpikir akan segala hal. Ah tapi bukankah Allah dalam kitab suci-Nya memberi kedudukan tinggi bagi mereka yang berpikir? Sungguh memang amanah itu suatu beban.

Mempertanyakan ulang beragam hal adalah suatu kenikmatan, sekaligus siksaan. Ya karena katanya seks paling nikmat adalah pergulatan dalam pikiran.

Read more

Produktivitas di Tengah Gempuran Notifikasi

Saking nggak ingin waktunya terbuang percuma, seorang Pram punya hobi unik: membakar sampah. Kalau ternyata sampah rumah sendiri habis, maka punya tetangga pun disikatnya. Albert Camus-nya Indonesia ini juga gemar dalam hal mengkliping. Pokoknya berbuat, harus produktif dalam menjalani hari.

Dan selamat datang di tanah penuh distraksi! Satu pertanyaan, akankah lahir Pram di zaman ketika perhatian kita tersebar antara beraneka notifikasi?

Read more