Kategori
Cacatnya Harianku

Novel Yang Memprovokasi Pikiran

arif abdurahman

Sebagai blogger, pernah terlintas impian untuk bisa bikin buku berformat personal literature komedi – genre yang marak dan melejit berkat Raditya Dika, Alitt Susanto, Benazio Putra, dan seleblog lainnya. Namun, kelihatannya ini jenis buku yang nggak mungkin saya lahirkan. Pertama, saya bukan blogger populer, siapa pula yang pengen baca kehidupan orang yang membosankan? Kedua, saya nggak jago melucu. Ketiga, ternyata pelit komedi menjadi bacaan yang selalu bikin saya kecewa, nggak menarik hati, orgasmenya nggak dapet. Pengecualian mungkin buat Tetralogi Drunken-nya Pidi Baiq.

Ketika membaca belum saya jadikan hobi, saya nekat bikin blog, mulai mencoba menulis dan langsung bercita-cita ingin jadi seorang penulis populer, terinspirasi Radith. Saat itu 2008, pas masih imut-amit berseragam SMA, dan saya hanya mengenal namanya tanpa pernah coba baca karya penulis metropop itu.

Cita-cita jadi penulis tadi sesungguhnya hanya bual besar doang. Menulis tanpa dibarengi banyak membaca adalah ketololan. Belakangan saya baru menyadari bahwa menulis justru adalah perpanjangan dari membaca. Jadilah pembaca, maka kau pun akan jadi penulis.

Kategori
Celotehanku Contest/Giveaway

Nyunyu vs MBDC: Siapa Lebih Seru?

Indonesia itu dihuni manusia-manusia kreatif yang humoris. Dari bodor slapstick sampai sarkartis, kita jagonya. Rating acara televisi tertinggi ya dipegang sama acara lawak, dan emang humor itu kebutuhan. Makanya ga salah kalau humor udah jadi komoditas bisnis.

Namun, kalau ngeliat bisnis internet di Indonesia, situs konten humor masih belum terlalu banyak, rata-rata masih bermain di ranah berita yang serius. Paling yang besar itu ya Nyunyu sama MBDC.

nyunyu vs mbdc taeyeon snsd

WordPress vs Blogger. Canon vs Nikon. Pepsi vs Coca Cola. Xbox vs Playstation. Nike vs Adidas. Honda vs Yamaha. Rivalitas emang akan selalu ada, dan paling asyik buat ngebahas hal ini. Jadi, yuk ah kita mengadu domba antara Nyunyu dan MBDC. 👿

Info aja, postingan ini dibuat bukan untuk merendahkan salah satu pihak, justru sebagai bahan intropeksi diri dan agar termotivasi untuk terus mengembangkan diri bagi pihak-pihak yang saya divide et impera-kan. Dan besar harapan saya ga ada pelaporan atas Arip Blog dalam hal pencemaran nama baik.

Kategori
Movie Enthusiast Review

Malam Minggu Dalam Kardus

cinta dalam kardus

Ketika Bang Raditya Dika ngumumin bakal ngerilis Cinta Dalam Kardus beberapa bulan lalu, saya langsung meniatkan diri kudu nonton pas premiernya. Nyatanya, film yg “keluar kardus” sejak 13 Juni silam ini baru saya tonton kemarin malam (24/06/13). Alhamdulillah sih ga kaya Cinta Brontosaurus yg gagal ketonton. 😳

Kalau boleh dibilang film ini merupakan Malam Minggu Miko The Movie. Yoi, film ini emang diangkat dari serial tv sukses berformat baru bagi Indonesia, mockumentary, yg diperan utamakan sama si cowo tanggung bernama Miko. Namun di film ini berwujud monolog dan dialog, lebih kaya kita nonton yg lagi stand up comedy. Bang Radit emang jagonya bikin sesuatu yg seger.

Kategori
Curhat Non-Informatif

Duh, Gaya Tulisan Saya Labil

Seorang INFP dianugerahi kreativitas berlebih sebagai bakat alami. Namun masalahnya ga nyaman untuk mengekspresikannya secara verbal. Satu-satunya jalan tentu saja dengan cara menuangkannya ke dalam bentuk kata-kata. Dan memang seorang INFP, secara naluriah, digariskan merupakan penulis berbakat.

Namun ada tapinya. Meski riwayat ngeblog sudah cukup lama, secara matematis sih sudah 4 tahun lamanya, saya merasa belum punya ciri khas menulis tersendiri. Ababil. Inkonsisten. Masih banyak bereksperimen. Dari segi kualitas maupun kuantitas, saya merasa kalah jika dibandingkan dengan para narablog baru.

Kategori
TV Geek!

Malam Minggu Miko

Malam Minggu Miko

Malam minggu pertama di tahun 2013 nih. Apa kabarnya temen-temen jomblo semua, masih pada setia jadi forever alone nih?

Dari pada galau, saya mau bahas tentang salah satu program humor di KompasTV yang berhubungan sama malmingan. Sebuah mockumentary, parodi yang dibawakan dengan gaya dokumentari, yang digagas oleh si kreatif Raditya Dika. Nah, kalau US punya Modern Family, UK punya The Office, kita sekarang punya Malam Minggu Miko.

Sebenernya program mingguan ini udah tayang sejak November lalu, namun saya baru tau belakangan ini. Maklum sibuk ditambah ketiadaan televisi di kosan. :mrgreen: 

Kategori
Lomba Blog

Kenapa Harus Baba?

Mungkin pertanyaan pertama yang mesti diajukan, emang apaan sih baba?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, terlebih dahulu mesti dibahas akan pentingnya memiliki sebuah website. Di era keterbukaan informasi saat ini, bukan hanya sebatas sebagai konsumen dari informasi, berkat adanya website, kita bisa menciptakan dan menyebarkan informasi yang kita punya.