Kategori
Buku

Dilan: Bandung, SMA, Cinta, Geng Motor, dan 1990

novel dilan pidi baiq

Pas baca bagian awal-awal, muncul pertanyaan, “Ini beneran yang bikin si ayah?”.

Pertengahan, “Teenlit ieu mah!”

Terakhir, “Keren euy si Dilan”

Setelah khatam, “Ah jadi mau SMA lagi”

xxxxxxxxxxxxxxx

Bandung tahun 1990, saat masih Orde Baru. Bandung yang masih ada tempat nongkrong bernama Palaguna, sementara Bandung Indah Plaza baru muncul. Bandung yang masih sejuk, yang lalu lintasnya masih jarang macet. Di Bandung inilah memori indah Lia tersimpan.

Milea Adnan Husain, biasa dipanggil Lia, mengenang kembali masa-masa SMA-nya yang penuh cinta karena seorang pemuda bernama Dilan.

Kategori
Buku Celotehanku

Supernova: Ksatria, Putri, Bintang Jatuh, Akar, Petir, dan Partikel

novel supernovaPenulis fenomenal! Sebutan paling pas buat Teh Dewi Lestari. Ya, penulis dengan nama pena Dee, yang awalnya dikenal sebagai musisi ini emang rajin bikin buku-buku laris. Karya-karyanya bikin pembacanya berdecak kagum. Saya salah satunya.

Nah, sukses jadi penulis dimulai ketika pada 2001, yang saat itu saya masih bocah SD, diterbitkan novel perdananya, Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Setelah kemunculan novel tadi, karya-karya tulis fenomenal lainnya pun lahir tanpa bisa dibendung. Jadilah Teh Dee makin dikenal luas sebagai novelis. Pasti ga asing lah sama Perahu Kertas, Madre, Rectoverso, Filosopi Kopi, dan yang pasti serial Supernova.

Okeh, saya bakal buat laporan lapangan setelah berhasil mengkhatamkan 4 seri Supernova di bulan Ramadhan ini. Ya, intinya mah resensi. Langsung empat-empatnya. Mangga!