Kategori
Celotehanku

Resolusi Setahun, Semangatnya Sehari

SNSD Marhaban Ya 2014

Tong huntu! Sebuah frase andalan salah satu teman yang malas banget untuk saya sebut namanya. Kata-kata bernada sinis yang berarti himbauan agar jangan terlalu semangat berwacana. Dan ini pas banget ditujukan buat orang-orang yang bikin resolusi tahunan.

Ya, salah satu aktivitas yang paling lekat dengan momen tahun baru adalah membuat resolusi. Ritual wajib tahun baru bagi masyarakat, setelah pada malam pergantian tahunnya mereka berpesta pora seperti ritual kaum Pagan yang dahulu biasa merayakannya dengan mengitari api unggun, menyalakan kembang api, bernyanyi bersama dan meniup terompet.

Orang-orang pada antusias dan semangat untuk menulis beragam aktivitas, target, dan impian yang ingin dicapai di tahun 2014 ini. Emang ga ada yang salah dengan ritus ini, malahan sesuatu yang positif. Tapi sebagai orang yang masuk dalam golongan pemalas dan pesimistis, saya paling ga sanggup buat bikin resolusi tahunan. Ga sanggup buat mempertanggungjawabkannya di akhir tahun nanti. :mrgreen:

Kategori
Celotehanku

Marhaban Ya Semester 5

marhaban ya semester 5

Setelah melewati libur semester selama sekitar 2 bulan, yg sebagian besar waktunya diwakafkan buat ngurus kaderisasi mahasiswa baru, Senin kemarin harus kembali mencicipi rutinitas dan realitas lagi.

Nah, sejak semester 3 kuliah, udah jadi semacam keharusan untuk bikin resolusi di awal semester. Memang, resolusi semester kalah populer sama yg namanya resolusi awal tahun. Padahal sebenernya resolusi semester ini sebenarnya bakal lebih efektif dan ngena, karena dengan tenggat waktu yg lebih pendek. Ga kaya resolusi awal tahun yg seringnya bakal melempem di pertengahan, bahkan semangatnya cuma kerasa pas minggu-minggu awal. :mrgreen:

Kategori
Cacatnya Harianku Celotehanku

Rakus Membaca

missionSekarang mungkin pantas untuk menambahkan aktivitas mulia ini ke dalam daftar hobi saya. Membaca memang hobi pasaran. Namun baru jadi hobi saya tahun ini.

Tercerahkan untuk terobsesi pada buku gara-gara mengetahui kalau CEO di Amerika Serikat sana rata-rata baca 35 buku per tahunnya. Nah, sebagai calon CEO wajib dong mencontoh mereka. Memang salah satu indikator mencapai kesuksesan itu adalah membaca.

Banyak manfaat dari kegiatan membaca ini, tapi saya ga akan bahas. Malas. Cari aja sendiri, da sudah pada dewasa kan.

Yang pasti, manfaat terbesar buat saya dari kegiatan membaca ini sebagai terapi. Sebagai sarana untuk membenamkan diri. Sekarang Alhamdulillah jadi ga terlalu rentan galau. Sebab, mengutip dari buku legendaris La Tahzan, diantara sebab kebahagiaan adalah meluangkan waktu untuk mengkaji, menyempatkan diri untuk membaca, dan mengembangkan otak dengan hikmah-hikmah. Sebab sebaik-baik teman duduk adalah buku.

Kategori
Kampus

Marhaban Ya Semester 4

resolusi semester 4

Untuk 2013 ini, saya sengaja ga bikin resolusi tahunan. Pasalnya menurut saya resolusi awal tahun sudah terlalu mainstream, dan biasanya ga efektif, jangka waktunya terlalu panjang soalnya. Nah, resolusi semester merupakan sebuah solusi.

Libur sebulan akan mencapai titik akhir. Besok harus menjalani rutinitas sebagai mahasiswa kembali. Agar dalam menjalani keseharian lebih terencana, perlu adanya suatu targetan. Dengan resolusi semester, insya Allah menjadi panduan agar bisa menghidupkan hari kita sehidup-hidupnya.

Kategori
Celotehanku Motivasi

Marhaban Ya Semester 3

Semester baru, saatnya melakukan pembaharuan!

resolusi semester 3

Semester baru. Setelah sekian lama mengurung diri di batcave, saatnya mengimplementasikan beragam teori dari buku Young On Top.

Resolusi, ya, untuk membangun mimpi, inilah pondasinya! Perlu targetan agar lebih terencana dalam menjalani hari. Resolusi awal tahun sudah terlalu mainstream, biasanya masuk pertengahan tahun bakal hilang tajinya. Kenapa tidak membuat resolusi dalam rentang waktu yg lebih singkat?