Kategori
Fiksi

Cerpen Terjemahan: “Seratus Tahun Pengampunan” Karya Clarice Lispector

Seseorang yang tidak pernah mencuri tidak akan mengerti diriku. Dan seseorang yang tidak pernah mencuri mawar tidak akan pernah bisa mengerti diriku. Ketika aku masih kecil, aku mencuri mawar.

Di Recife ada banyak sekali jalan. Di jalan-jalan orang kaya berjajar istana-istana mungil yang dibangun di tengah-tengah taman luas. Temanku dan aku suka bermain mengaku-aku milik siapa istana kecil tadi. “Yang putih itu punyaku.” “Tidak, aku sudah bilang yang putih itu punyaku.” “Tapi yang ini enggak putih semua. Jendelanya hijau.” Kadang kami menghabiskan waktu yang lama seharian dengan wajah menempel di pagar, memandangi.

Kategori
Celotehanku

Fiksimini: Cerita Sangat Pendek

“Generasiku, dan yang lebih muda, mencerap informasi bukan dalam satuan-satuan panjang, utuh, koheren, tapi dalam letupan-letupan singkat, dengan nada yang amat berbeda-beda” ungkap novelis Irlandia Julian Gough, “Itu mengubah cara kita membaca fiksi, dan karenanya pasti mengubah cara kita menuliskannya.”

Ciri manusia modern: melakukan tugas ganda dan terkena gempuran polusi notifikasi. Membuka banyak tab pada browser, membaca sambil ajek mengecek ponsel, tak lupa musik pun dikumandangkan. Maka tak salah jika muncul tren bacaan yang ringkas namun padat, dalam sastra muncul yang namanya fiksimini – sebenarnya bukan barang baru.